Kenalan sama KakTus.

Mencoba mengenal yang lain…

LANGIT, akwnulis.com. Dikala sang mentari masih berselimut awan pagi, raga ini telah mencoba menggapai langit diatas pesawat Wings Air IW-1876 yang sedang menanjak menuju ketinggian 15ribu kaki…. nggak kebayang kakinya ada 15ribu kawan, berarti sebanding dengan 15 ekor kaki seribu, khan 15 ekor x 1 kaki seribu jadi 15 ribu kaki…. tuh kan mulai ngaco ah.. ayo sarapan dulu ah.

Lanjut yaaa..

Tulisan kali ini ingin berbagi tentang sebuah rasa syukur melihat salah satu ciptaan Allah SWT dari jenis tumbuh-tumbuhan.

Nama latinnya ‘Cactaceae‘ atau kita kenal dengan nama pohon kaktus. Sebuah jenis tanaman yang memiliki keunikan tersendiri dan masuk ke jenis tanaman sukulen, yaitu tanaman yang berkemampuan menyimpan air di batang dan daun.

Kenapa tertarik dengan kaktus?

Sebuah tanya yang tentu miliki variasi jawaban, tapi itulah indahnya momentum. Bisa hadir kapanpun tanpa perlu dilarang atau dipaksakan. Sudah sejak lama senang dengan pohon kaktus terutama yang tidak berduri, bukan apa-apa karena tertusuk duri kaktus itu sakit kawan. Nggak percaya?… yaa cobain aja.

Lalu seiring waktu semakin tahu bahwa selain kaktus berduri, terdapat juga varian kaktus yang tanpa duri serta beraneka rupa dan warna… makin menarik nich.

Puncak ketertarikan ini muncul setelah diskusi dengan istri yang ternyata.. sudah lama menyukai tanaman yang kuat ini dan sangat mudah perawatannya…. apalagi pas berbincang tentang bunga kaktus yang sangat spesial….

Makin penasaran…. segera searchinglah di laman dunia maya dan semakin banyak pengetahuan tentang kaktus-kaktus ini beraneka rupa, warna dan tentunya harga. Termasuk tentang bunga kaktus yang indah dan mekar secara misterius dengan waktu terbatas dan menebarkan wangi khasnya…

Apalagi di rumah sudah ada beberapa pot kecil kaktus, souvenir mengunjungi grace rose farm di Cisarua Lembang. Makin segera ingin hunting berbagai kaktus yang mungkin menarik hati.

Minggu pagi dikala sang istri harus berdinas pagi, maka mengantar jemput adalah kesempatan strategis untuk saling mendukung dan menguatkan ikatan kebersamaan ini..

Kaktus yang pertama berwarna merah berkarakter, ukurannya kecil tetapi memberikan bakalan calon pesona di masa depan. Dilengkapi duri-duri halusnya. Ada juga merah tua berbentuk lingkaran munu’u dan sudah muncul kemungkinan bunga.

Agak sulit melukiskan keindahannya, karena ukiran tuhan tidak dapat terbantahkan. Tinggal bagaimana kita memaknai seluruh keindahan ini dalam bentuk tasyakur dan rasa tiada daya dari seorang hamba terhadap Tuhan.

Semua tertata dalam pot kecil yang berisi kaktus berbagai warna, rupa dan harga. Warna hijau menjadi dominan selanjutnya merah tua dan merah cerah, juga putih bersaput lembaran duri atau oranye dan sedikit biru….

Semua keindahan ini didukung suasana pagi yang cerah dan segarnya udara pegunungan dibandung utara, melengkapi kebahagian dan rasa syukur ini.

Peminangan kaktus ini tentu akan berproses setelah nanti menjemput istri di tempat kerjanya dan balik lagi ke tempat jualan kaktus ini.

Selamat menjalani hari disenin pagi ini, Wassalam (AKW)

****

Catatan : please jangan dulu tanya nama-nama kaktusnya ya….

Lokasi :
Grace Rose Farm Garden
Jl. Kol. Masturi No. 305 Kertawangi Kec Cisarua KBB.

Libur & Syukur.

Mari berlibur dan bersyukurr…

Photo : Libur & Syukur / dokpri.

DUNIA, akwnulis.com. Menikmati kesegaran pagi sambil bercengkerama dengan suasana berbeda itu bisa membuat jiwa tenang dan hati lebih adem tertata. Begitupun dengan urusan pekerjaan rutin, sementara ‘lupakan‘ atau pura-pura dilupakan hehehehe…
karena super susah, apalagi jaman sekarang yang disupport dengan berbagai aplikasi canggih… jarak jauh tidak masalah yang penting ada jaringan internet dan smartphone yang senantiasa menyala.

Jadi, bijaklah membagi hati dan pikiran, membagi porsi liburan serta urusan rutinitas kantoran. Karena saling berhubungan erat, liburan butuh dana dan dana hadir karena bekerja. Bekerjapun butuh rehat liburan, jangan sampai terjebak rutinitas tiada akhir. Liburnya juga musti dengan keluarga, karena keseimbangan sejati kehidupan dunia salah satunya adalah keseimbangan antara hubungan pekerjaan dengan hubungan keluarga. Jangan tanya proporsinya karena masing-masing berbeda, tanya saja, “Rutin liburan tiap tahun sama keluarga nggak?”...

Photo : Mentari bersiap sembunyi / dokpri.

Liburan bukan berarti harus jauh dan berbudget besar, tetapi yang minimalispun bisa seperti berkemah di kebun sekitar rumah bersama keluarga akan menjadi pengalaman indah.

“Wahhh rumah dan halamannya luas dong, bisa dipake tempat berkemah”

“Alhamdulillah itu doa, maksudnya cari perkemahan dekat rumah hehehehe”

***

Kembali ke topik kesegaran pagi, maka dimanapun liburan usahakan kurangi leyeh-leyeh atau tidur di kamar hotel. Meskipun raga lelah, tetapi kesempatan eksplorasi sekitar area hotel atau penginapan bisa menghasilkan momen penting dan menggugah rasa tasyakurbinnikmah atas kesempatan rejeki yang ada.

Paling gampang adalah cek fasilitas hotel dari mulai jogging track, taman, kids corner, toko souvenir, kolam renang, tempat gym, rooftop, mushola, toilet umum dan tangga darurat.

Wuih kayak tugas bodyguard ya”…

Ih bukan, itu adalah tahapan identifikasi spot photo yang mungkin masuk kategori intagramable dan facebookable. Klo sekiranya udah ada titik-titiknya maka diesplorasilah pada saat yang tepat.

Sebagai contoh adalah jangan sampai salah waktu, mau ambil photo sunrise tapi bada ashar…. yaaa nggak ada donk, kecuali piknik liburannya ke pantai, maka sore hari adalah saat tepat untuk abadikan sang mentari yang berlabuh di pangkuan malam… itulah sunset.

Photo : Mengintip mentari dibalik pucuk pagi / dokpri.

Selamat berburu gambar liburan yang menyenangkan hati, jangan tertekan jikalau unggahan photo hasil liburan kita ternyata tidak atau kurang diapresiasi dalam bentuk like dan jempol ataupun komentar di medsos kita, lha wong kita mah bukan artis atau influenser…. eh bener ya nulisnya?… kita mah cuman sebutir debu diantara kecamuk badai informasi yang memenuhi ruang sosial di dunia maya kita.

Jadi photo dan video momen liburan adalah penting, tetapi yang paling penting memaknai bahwa kesempatan memotret dan memvideo pengalaman momen liburan bersama keluarga adalah atas ijin kuasa Allah SWT. Urusan viral dan tidak di medsos, itu mah anggap hiburan semata saja.

Posting dan biarkan, sesekali buka jikalau ada yang komentar, selanjutnya… biarkan mengalir dalam ritme kehidupan.

Selamat menikmati dan memaknai liburan bersama keluarga tersayang, Wassalam (AKW).