AURORA & MINTY ZSTY

Bukan cerita ngopay dulu….

Bandung B, akwnulis.com. Terkadang berusaha memposisikan diri sebagai orang lain yang rutin menerima broadcast tentang tulisan – tulisan di blogku http://www.akwnulis.com yang isinya nggak jelas dan nggak penting.

Trus dibombardir dengan tulisan tentang kopi lagi kopi lagi kopi lagi, padahal belum tentu sang penerima broadcast whatsapps tersebut berkenan dengan tulisan tentang kopi. Apalagi kopinya tanpa gula, jelas akan hadir getir dan kepahitan rasa yang mungkin tidak suka.

Jadi sebuah permohonan maaf secara tulus dari lubuk hati yang paling dasar kepada bapak ibu teman teman dan saudaraku se-broadcast WA link blogku, bukan niatan mengganggu dengan kiriman WAnya tetapi sebagai sarana silaturahmi dan sekaligus pengecekan, apakah nomor whatsapp tersebut masih dimiliki dan dikuasai atau sudah berpindah tangan dan malah telah musnah ditelan eh hangus karena nggak pernah di isi pulsanya. Halah kok malah ngurusin pulsa orang, sekali lagi maafkan.

Untuk mengurangi kebosanan tentang tulisan kopi dan kopay, maka kali ini berhenti dulu menulia kopi tapi mencoba menjajal minuman yang nampak indah dan menyegarkan. Mari berkenalan dengan AURORA dan MINTY ZSTY.

AURORA adalah nama sebuah sajian minuman segar yang menampilkan keindahan. Warna ungunya menarik perhatian ditaburi daun ungu yang disebut butterfly pea dilengkapi daun mint dan segelas kecil peresan lime plus triple sec… ini soda ternyata. Semoga nggak kenapa-kenapa nich perut, soalnya udah lama pamit dengan minuman bersoda. Ih tapi lucu… srupuuut ah.

Yang kedua adalah MINTY ZSTY, sajian minuman menyegarkan yang juga warna warni milik pelangi. Tapi lupa nanya bahan -bahannya apa saja. Udah sruput aja, menyegarkan dan manieez…. aduh jadi tabrakan rasa di mulut nich. Antara minuman bergula dan diri yang sudah manies dari sonohnyah…. awww.

Minuman kedua juga ada daun mint alias daun keresmen kata urang saguling mah juga irisan jeruk yang menjanjikan rasa segar asam.

Over all keduanya menyegarkan, dan harganyapun menyegarkan mata serta sedikit mengurangi dahaga. Untuk yang penasaran dimana tempatnya japri aja ya, siapa tahu mau ngajak hehehehe… tinggak sesuaikan jadwalnya.

Selamat menikmati ceritaku yang bukan cerita kopi, sruput segerr. Wassalam (AKW).

Jamu Herbal Rempah dkk.

Minuman tradisional penjaga imun tubuh, imun kuat tapi imin dan iman harus lebih kuat.

Photo : Jamu berlima sedang bersama / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Nah siang kemarin sudah hadir dihadapanku 5 botol minuman kesehatan alami yang terdiri dari 3 botol jamu rempah herbal dan 2 botol jamu kunyit asam. Packing yang rapih serta terlihat segar di siang hari, ternyata menggoda juga di siang hari bulan ramadhan ini….

Dari dua jenis minuman sehat alami yang tersaji ini di klaim oleh sang pembuat betul-betul menggunakan bahan-bahan alami terbaik… insyaalloh percaya apalagi ini bulan puasa, berbohong khan merusak pahala.

Jadi klo nggak bulan puasa boleh bo’ong?”

Ah dasar kamu mah, tetep aja nggak boleh, cuman di bulan puasa lebih dahsyat akibatnya karena merusak nilai pahala”

“Iyaa A ustad hehehehe”

Photo : 3 sekawan jamu / dokpri.

Jamu rempah herbalnya memang kumplit dengan bahan-bahan yang terdiri dari kunyit, gula aren, temulawak, jahe, sereh, kayu manis dan air.

Sementara Jamu kunyit asem udah jelas bahannya kunyit dan asam kandis.. bukan bahan lain yang mengandung rasa asem. Nah dua-duanya punya bahan yang sama yaitu air…. lhaaa iya atuh, masa nggak pake air, gimana minumnya?.. ntar seret di tenggorokan atuh kang.

Tidak lupa ditambah gula aren kualitas tinggi agar rasa yang dihasilkan tidak getir dan pahit seperti ditinggal menikah oleh mantan gebetan…. halaah apalagi nich, maksudnya supaya segmentasi penikmat jamu ini tidak hanya kalangan penggila jamu saja tetapi juga bisa buat anak-anak, remaja dan mudamudi yang tertarik menikmati minuman tradisional alami ini.

Kenapa jadi suka jamu kang, kopinya berhenti?”

Photo : Wedang jahe, ini mah bonus / dokpri.

Ih kepo amat, ya suka-suka aku aja, mau seneng kopi, mau seneng jamu ya bebas-bebas aja…. eh tapi ingat diriku ya, nggak boleh menggerutu. Sang penanya pasti pihak yang penasaran karena selama ini objek tulisannya adalah #ngopay alias sruput kopi manual dan selanjutnya dituangkan dalam bentuk tulisan ala-ala.

Itulah kehidupan, sebuah tema blog yang telah dipublikasikan harus dipertanggungjawabkan. Yaa memang taglinenya ‘ngopay dan ngojay‘, tetapi di moment shaum ini ada sedikit geser variasi konten tulisan dengan hal lain diluar tema kopi kopi kohitala kotala dan sebagainya, insyaalloh pasca idul fitri besok akan kembali menulis artikel bertema kopi.

Kali ini kosentrasi dulu untuk menuntaskan tulisan ini, yaitu jamu rempah dan jamu kunyit asam yang memiliki fungsi guna sebagai penambah stamina dan imun tubuh. Sebuah kegunaan minuman alami yang begitu penting di masa pandemi covid19 ini.

Harganya 20ribu/botol dan variannya adalah Jamu Rempah herbal, Jamu Kunyit Asam, Jamu Jahe dan bisa juga request jamu lain, seperti jamu buyung upik… ahaay serasa masa kecil… kecuali jamu cepat kaya untuk sementara belum diproduksi. Pembuatnya seorang ibu tangguh yang di support anaknya seorang pemuda kreatif dan brilian yang membantu ibunya disela-sela usahanya yang spesifik berkaitan dengan printer 3D (halah sotoy, ini hasil cerita dari ibunya....)

Photo : Jamu Kunyit Asam / dokpri.

Jadi cekidot, minum jamu yuk guys… Srupuuut… suegerrr… insyaalloh sehat bugar dan imun terjaga sehingga bisa melawan atau menangkal penyakit khususnya Covid19….Alhamdulillah, Selamat berpuasa di hari terakhir bulan ramadhan tahun ini, semoga masih diberi kesempatan jumpa di tahun depan, Wassalam (AKW).

***