Kopi Korpri.

Ngopay sambil berseragam..

Photo : Sajian kopi Gununghalu berlatar seragam korpri / dokpri.

CIMAHI, akwnulis.com. Selamat jam seginih saudaraku pembaca blog ini, jangan merasa terganggu dengan kiriman link ini. Dijamin Ori tanpa Hoax… heuheuheu, dan sesuai tuntunan agama, maka ‘Iqra‘ atau bacalah…. Klo moo komen… itu lebih bagus, semoga nambah pahala.. Amiin.

Jangan terjebak dengan judul serta gambar dan langsung berpersepsi berbeda, maksud judul disinipun bukan mengkotak-kotakkan kopi menjadi milik ASN/PNS yang berseragam korpri di tanggal 17 setiap bulan ataupun tanggal lain yang menjadi hari besar nasional. Tapi momen kebetulan dikala memasuki sebuah cafe, berniat meng-kopay, ternyata banyak juga para pegawai berseragam korpri yang datang ke kafe ini karena baru saja bubar dari acara yang dihadiri Gubernur Jabar, Kang Emil.

Ceritanya….Gubernur Jabar dalam pengarahannya kepada pada Pejabat Eselon II dan III atau sekarang lebih panjang sebutannya yaitu Pejabat Jabatan Tinggi Pratama dan Pejabat Admintrator di lingkungan Pemprov Jabar menekankan bahwa :

Pertama, Jabatan itu sementara, jadi harus siap berpindah, bermutasi… eh bukan mutan ya.. tapi berpindah ke jabatan lain dengan berbagai instrumen penilaian yang ada… atau malah lepas jabatan karena sesuatu hal.

Kedua, Penilaian bagi ASN (aparatur sipil negara) ditentukan berdasarkan 3K, yaitu Kualifikasi, Kompetensi, dan Kinerja.

Ketiga, ASN yang diharapkan adalah memegang 3 hal penting yaitu Integritas, Melayani dengan hati dan Profesionalisme.

Photo : ASN lagi antri pesen kopi / dokpri.

Penekanan yang lebih penting adalah bagaimana seluruh ASN di Jawa barat bisa mengawal dan mewujudkan janji kampanye Gubernur-Wagub Jabar periode 2018-2023 dalam bentuk kegiatan kongkrit implementatif (…….tentu tetap harus berpegang pada regulasi)…. Jangan sampai.. awalnya desainnya kuda… eh di akhir jadi Kuya (kura-kura).. jauh bangeet khaan?..😜😜😜

Halah eung jadi serius beginih… tapi itulah beberapa penekanan dari pak bos, Kang Emil… yuk ah ngopay dulu
.. srupuuuut… sruputtttt.. eh srupuuuttt… puttt.

Kok tahu siih tentang arahan gubernur, nguping yach?”

Sebuah pertanyaan yang tidak usah dijawab ah, senyumin ajaaa….

Srupuuut…..

Sajian kopi arabica Gununghalu dengan manual brew v60 rasa lengkap after taste berry-nya… nikmat penuh sensasi, body mediumnya membuat familiar di lidah… nikmaat. Perbandingan 1:15 dan panas 90° celcius (kata sang barista), cukup berhasil mengekstraksi bean gununghalu ini sehingga tersaji rasa khas kopi arabica java preanger…. yummy.

Gitu ceritanya kopi korpri hari ini, oh iya lokasi ngopaynya di dekat tempat acara yaitu di Kabuci 372 Coffee, Jl. Kolonel Masturi, Cimahi Utara Kota Cimahi. Wassalam (AKW).

ÉsKaPé

Saripati Sosialisasi SKP 2018, semoga bisa menambah pemahaman dan kurangi kebingungan.

Assalamualaikum Wr Wbr, Selamat wayah kieu….

Photo : Ilustrasi kesibukan ASN Pemprov Jabar dalam salah satu rapat di Gd Sate/ Dokpri.

Jangan terjebak dengan judul guys. Ini bukan jenis minuman dingin dengan bahan dasar es, tapi sebuah aplikasi unik hasil karya pemikiran dan kontemplasi anak manusia yang di inisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebuah langkah maju untuk menjembatani regulasi yang terbit yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Dimana merevolusi tata cara penilaian kinerja PNs versi DP3 yang harus terus naik setiap tahunnya. Dengan regulasi ini secara garis besar terdapat 2 hal besar yang berubah, pertama dari sisi format dan kedua dari sisi mindset.

Format penilaian terbagi menjadi 60% Sasaran Kinerja Pegawai termasuk Tugas Tambahan dan Kreatifitas lalu 40%nya adalah perilaku kerja diantaranya absensi kehadiran apel pagi, Pengajian dan shubuh bersama (khusus pejabat struktural) dari sisi kriteria Disiplin, kriteria Kerjasama, Kriteria Kepemimpinan, Kriteria Orientasi Pelayanan, Kriteria Integritas dan Kriteria Komitmen.

Penjabaran PP 46/2011 adalah Peraturan Kepala BKN No. 1 Tahun 2013 yang ditindaklanjuti oleh Gubernur Jabar dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Jabar mengatur hal serupa…

Mengapa si Eskapé menjadi sangat penting?.. penting bingit untuk PNS atau ASN Pemprov Jabar dan ASN lainnya karena berhubungan sangat erat dengan tunjangan daerah yang diterima di luar gaji. Hitungan SKP ini yang menjadi dasar perhitungan berapa tunjangan daerah yang diterima, atau yang dikenal dengan TPP, Tunjangan Perbaikan Penghasilan.. brarti penghasilan belum baik ya hehehehe. Tapi istilah lain disebut dengan Tukin atau tunjangan kinerja.

Nah…. klo sadar tentang hajat hidup pribadi maka adanya aplikasi SKP online ini adalah tools bagi pada ASN Pemprov Jabar untuk melaporkan kinerjanya sesuai dengan konsep selp.. eh self assesment, alias isi dan nilai kinerja sendiri oleh diri sendiri, ajuin ke atasan. Klo ACC atasan maka meluncur otomatis ke Admin di Badan Kepegawaian Daerah untuk di verifikasi dan di proses hingga keluaranya adalah rekap per orang ya ng disampaikan ke BPKAD terkait persiapan pencairan tunjangan. Gampang Khan?…..

Ngomong-ngomong ACC, tau nggak singKatannya?….

Kami mah taunya klo di kertas disposisi atawa memo dunungan/bos ditulisnya ‘Acc‘ berarti oke dan setuju, pasti hepi tuh bawaannya. Tapi dari penerawangan ilmu cocokologi regional wilayah priangan, maka ACC itu singkatan dari ‘Aing Cepakatt Cepakaaat!!”

Hampura maksa lur….

Sebenernya itu terjemahan dari bahasa belanda dan bahasa inggris. Bahasa belandanya ‘accord‘ atau akur atau sepakat, dan bahasa inggris dari kata ‘Accepted‘ yang artinya diterima. Versi bahasa latin juga ada, yaitu dari kata “accedere‘ yang berarti juga menyetujui*).

Kembali ke cerita awal tentang aplikasi SKP, maka nasehat buat diri sendiri dan saudara saudari ASN Pemprov Jabar :

Yuk mulai sekarang belajar melaporkan secara rutin sesuai jadwal yang tertera di Website dan yang lebih penting adalah melaporkan sendiri, sekali lagi MELAPORKAN SENDIRI terutama pejabat struktural ya punya kewajiban menilai bawahannya. Untuk sekarang, dua waktu pengisian SKp via onlen yang wajib di ketahui dan dipedomani, yakni :
1. Tgl 1 – 10 jadwal pengisian SKP Online.
2. Tgl 1 -12 jadwal penilaian atasan

Jadwal selanjutnya proses, ada jg mekanisme banding dan keberatan serta revisi hingga akhirnya tuntas sesuai harapan.

Mengapa menjadi penting untuk mengisi olangan?

Karena dengan pola SKP ini kita secara objektif dapat melakukan pelaporan aktivitas kita apa adanya.

Karena secara objektif dapat menilai kinerja anak buah dari berbagai sisi, baik berupa prestasi kerja juga perilakunya, seperti disiplin, kepemimpinan untuk kaderisasi, dedikasi, integritas yang dapat dituangkan secara angka serta berakibat langsung terhadap nominal tunjangan yang akan diterima. Akan dapat dibedakan mana staf yang rajin dan mana yang malas, mana yang berjiwa kepemimpinan dan mana yang jiwa bawahan wae.

Serta sebagai pejabat struktural bisa menolak ajuan pelaporan online jika dirasa tidak sesuai dengan kenyataan. Otomatis anak buah harus memperbaiki ajuan tersebut.

Karena satu hal yang prinsip, bahwa bekerja itu bagian dari ibadah kita. Termasuk melaporkan kinerja pribadi plus menilai bawahan secara objektif. Sehingga tunjangan yang kita terima setiap bulan adalah rejeki yang penuh keberkahan. Amiiin Yaa Robbal Alamiin.

Buat yang pengen tau aplikasi pelaporan kinerja secara online atau yang mudah lupa tinggal ketik aja skp.jabarprov.go.id dan ikuti petunjuknya.

Cara masuknya tinggal ketik NIP dan password kita, klik… beres dech.

Gampang atau susah?

Itu kembali ke niat kita, jikalau mau belajar dan mau mengikuti petunjuk, sangat mudah menggunakan aplikasi SKP ini hanya saja perlu punya modem internet khusus supaya tidak terganggu pada saat input data.

Udah ah, gitu dulu ya. Selamat beristirahat. Wassalam. (AKW).

*)gustaafkusno dlm kompasiana.com

M.Si vs MSI

M.Si adalah sesuatu yang menarik untuk di bedah dan dipelajari. Apalagi MSI ternyata miliki arti dan makna berbeda. berbeda itu biasa, tapi bersama-sama memahaminya, itu luar biasa.

Weekend time…. saatnya kutrat kotret nulis sesuatu yang terlintas di otak dan gerak bergerilya di kepala. Mengajak untuk menyusun kata menjalin kalimat untuk selanjutnya dicurahkan menjadi cerita singkat setelah tuntas bercengkerama dengan keluarga tercinta….

Tret.
Tret.. kotret..

Pikiran melayang ke hari kerja di selasa pagi…..

Langit sedikit berawan disaat beranjak menjemput harap. Melangkahkan kaki menuju tempat berbakti, sebagai seorang pegawai negeri. Seragam telah melekat rapih di badan dilengkapi papan nama, pin Korpri dan tanda pengenal yang menampilkan pasphoto 3×4, dengan pose terbaik pada masanya. Sebuah gelar di belakang nama lengkap menemani keseharian terutama urusan kedinasan.

Mau tau gelarnya?….

Mau tau atau mau bangeet?..

Ya udah, gelarku itu ada M.Si.-nya.

Udah itu aja….

Eit belum atuh. Klo cuman gitu, berarti somse kata om Doel Sumbang mah, sombong sekali. Padahal gelar itu banyak banget yang punya. Termasuk di lingkungan pegawai negeri.

M.Si itu adalah gelar yang disematkan kepada lulusan pasca sarjana (Magister/master)atau S2 yang tuntas melaksanakan pendidikan di Universitas Dalam Negeri di bidang ilmu terapan. Tidak hanya yang terkait itung-itungan tetapi juga keilmuan lain seperti ekonomi dan pemerintahan. Nah klo di luar negeri untuk Magister Science itu M.Sc, klo lulusan S2 Universitas di dalam negeri dapetnya M.Si.

Gelar ini klo bicara kepangkatan maka bisa mempermudah alias memuluskan mencapai golongan IV/a atau klo di POLRI selevel sebagai Pamen yaitu AKBP dan Letkol klo di TNI… meskipun di POLRI dan TNI ada syarat lain untuk kenaikan pangkat tersebut (klo salah mohon koreksi).

Tapi… ada juga yang mlesetin singkatan M.Si ini yaitu Master Segala Ilmu hehehehe…. meskipun itu ada benernya juga. Menguasai aneka ilmu?…. nggak juga sih. Karena ilmu itu sangaaaaat banyak ragam rupa dan bentuknya. Klo beberapa tetes ilmu itu mungkin, itupun hanya kulit-kulitnya saja atau istilahnya generalis bukan spesialis.

Lalu balik ke M.Si lagi, ada arti yang lain lho. Nggak percaya?.. googling geura. Klo tanpa ada titik, maka diyakini para penggila Game di komputer atau laptop akan sangat kenal. Yup MSi, merk komputer, laptop, notebook, motherboard dan berbagai kelengkapan wajib gamer yang merupakan merk produk dari Micro Star International, Co.Ltd. perusahaan yang berbasis di Taiwan dan berdiri sejak 1986 (kata wikipedia ini juga).

Daan… trakhir untuk MSI ini sebuah singkatan yang hanya melekat kepada beberapa individu aja. Berarti tidak bersifat umum. Yakni gelar yang melekat kepada pegawai yang paling rajin pindah jabatan. Setiap kali ada upacara seremonial pelantikan maka selalu dia diundang dan dipindahkan. Sehingga gelar MSI tersebut adalah ‘Mutasi Selalu Ikut’.

Pernah juga itu melekat pada diri ini, sehingga dalam kurun waktu 8 tahun, 7 kali ikutan pelantikan untuk jabatan yang berlainan. Semoga MSI yg ini nggak berkelanjutan, soalnya lumayan juga musti penyesuaian tiap tahun, khan butuh kesiapan phisik dan mental serta kesiapan aspek lainnya.

Udah ah…. jadi itulah beberapa istilah tentang M.Si-MSi-MSI.

Maaf jikalau dipaksa membaca celoteh malam yang mungkin nggak penting-penting amat. Tapi mungkin saja tulisan ringan dan ringkas ini bisa membagi sedikit rasa ceria di weekend ini.

Sambil tak lupa nyobain baju PSH yang telah setahun lebih tersimpan rapi di lemari sejak upacara pelantikan tahun yang lampau. Wassalam. (AKW).