Kenangan Kesegaran – Trans Hotel Bdg

Menikmati kenangan…

Photo : Swimming pool Trans Hotel Bdg – siang / Dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Dalam gemericik air dan hempasan lembut di pasir putih, disanalah tersaji ketenangan sore ini. Meskipun sesaat tapi cukup memberi hiburan pada jiwa yang sedang merindu begitu hebat.

Panggilan menyegarkan dari permukaan air kolam terpaksa ditepiskan tanpa alasan yang bisa menjadi pembenar. Tapi terkadang dalam kehidupan, perlu menolak tanpa jelas alasannya. Ya tolak saja. Titik.

Meskipun sejumput analisis selalu membuntuti suatu tindakan. Begitupun kali ini, alasan sedang shaum peringkat pertama. Karena kalau jadi berenang, khawatir menelan air kolam dan membatalkan puasa yang sedang berjalan.

Dahulu, menu berenang di siang bolong pas ramadhan adalah keharusan sekaligus kehausan. Menjadi modus melepas dahaga tanpa terlihat manusia, padahal Tuhan tahu. Tapi itu kenakalan remaja. Sekarang sudah remako atau remaki*), sudah bukan saatnya lagi curi-curi minum air kolam renang hehehehe…. tahan dan tahan, maka tuntaslah puasa hari ini dengan kumandang adzan mahrib yang begitu dinanti.

Photo : Swimming pool Trans Hotel Bdg – malam / Dokpri.

Alasan kedua bisa saja bentuk badan yang sudah custom, “Tahu khan ukuran custom?”

Ukuran custom itu adalah ukuran tubuh yang hanya diketahui oleh Tuhan, pasangan dan tukang jahit. Biasanya kombinasi ukuran. Leher, bahu dan dada itu ukuran XL tetapi pas perut dan pinggang jadi 4XL. Turun ke Paha dan betis jadi XL lagiiii… wkwkwkwkw…..

Sebagai pelepas rindu bergejebur dan bercengkerama bersama kesegaranmu, maka dokumentasi photo dan video yang mewakili. Minimal meskipun tidak bersentuhan dalam keintiman alami, tetap punya arsip dan dokumentasi bahwa daku pernah kembali kesini.

Tidak lupa dikala senja berganti warna, menggelap dalam malam yang merona. Maka mengabadikan suasana kolam renang lantai tiga Trans Hotel Bandung ini menjadi fitur wajib, sebelum meninggalkannya dengan sejuta kenangan yang tak lekang oleh harapan.

Selamat malam kawan, mari menunda kesegaran tetapi kembali ke halaman mesjid untuk melengkapi ibadah di malam-malam terakhir ramadhan. Wassalam (AKW)

***

*)remako : remaja kolot dan remaki adalah remaja aki-aki.