Welcome Nagami

Anggota Squad baru sudah datang.

CIMAHI, akwnulis.com. Skuad sumber vitamin C alami kembali menambah anggotanya. Jika di postingan terdahulu sudah bercerita tentang jeruk kumquat sang jeruk mini aseeem tapi manis dan dimakan tanpa kupas kulitnya. Maka sekarang telah hadir dua anggota baru yang dikirim langsung dari higara agro di kota yogyakarta, menembus perjalanan panjang serta berbagai posko pemeriksaan karena pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah Bandung raya.

Anggota baru ini masih rumpun jeruk mini tanpa kupas dengan jenis ‘Nagami‘. Katanya sih buahnya lebih manis… tapi musti sabar karena ternyata 6 bulan lagi batu bisa berbuah… ooh tidaaaak… ternyata masih lama hiks hiks hiks.

Tapi tidak apa, karena semuanya harus berproses. Lagian masih ada pohon jeruk kumquat yang sudah mulai berbuah lagi, nanti bisa berlanjut dengan panen jeruk nagami ini, Insyaalloh.

Tanpa banyak basa-basi, paket kiriman dari yogya segera dibuka dan langsung siapkan peralatan kerja. Ember bekas langsung disiapkan dan di beri lubang- lubang kecil dengan obeng panjang yang sudah dipanaskan dengan api biru kompor dapur. Tanah sudah siap begitupun seongok sekam, maka proses pemindahan tanaman dimulai… Bismillah.

Tadaaa.….. dua pot ember sudah diisi dengan bibit pohon jeruk nagami yang sudah berpindah dari yogya kesini. Masih kecil memang, tetapi insyaalloh akan menjanjikan.

Selamat bergabung para baby nagami. Semoga bisa bertumbuh besar dan berbuah ranum, banyak, manis enak penuh berkah serta memberi kebahagiaan kepada mahluk dan hamba Allah SWT. Wassalam (AKW).

Ngopay di MINI Coffee.

Yuk Ngopay di Kota Dodol.

GARUT, akwnulis.com. Terkadang kalau sudah ketemu kedai atau cafe yang menyajikan Kohitala (kopi hitam tanpa gula), langsung pesan dan dikala telah tersaji langsung sruput dinikmati…. sementara ada yang terlupa yaitu ambil photo untuk dokumentasi.

Kenapa dokumentasi photo menjadi penting?”

Karena memang trend jamannya begitu. Dari mulai kualitas smartphone yang makin berkualitas, kemudahan upload di media sosial dan menghasilkan rasa bahagia karena melihat jempol (like) dan komen dari photo atau video unggahan kita di belantara ramatloka.

Begitupun di cafe ini, sajian V60 arabica papandayan lanang berry-nya langsung di sruput dan cuman jepret 2 buah photo…. eh yang satunya blur, alhasil ada satu photo yang bisa ditampilkan, Alhamdulillah.

Tempatnya nyaman dan cukup strategis dengan berbagai menu pilihan diantaranya cemilan yang dicoba adalah dimsum dan singkong keju…. awww pantesan kagak kurus, lha wong cemilannya berrat…

Nggak dimakan sendiri juga, tapi bareng-bareng. Menu lainnya banyak juga, tapi tentu yang dibahas tetap urusan sruput kopay ya guys.

Kopi Arabica Papandayan Garut Lanang menjadi pilihan, dan diproses manual brew menggunakan V60 oleh sang baristi, namanya neng Dita dengan komposisi kopinya 1: 15 dan gramasinya 18gr dengan suhu 85° celcius menghasilkan sajian kopi hitam tanpa gula yang ber acidity dan body medium dengan tastenya berry.

Sajian kedua adalah arabica papandayan honey dengan komposisi dan gramasi manual brew V60 yang sama tetapi suhu ditingkatkan 90° celcius pada saat penyeduhan. Body medium ninggal dan acidty high….. cocok nich.

Panasnya pas pisan… srupuut lagii. Ditemani cemilan singking keju yang renyah rangu juga dimsum yang keburu abis dimakan sehingga yang tersisa hanya senyum.

Itulah sejumput momen di kota dodol, menikmati kopi di sela tugas kerja yang hadir tanpa pernah berhenti. Wassalam (AKW).

***

Lokasi :
MINI COFFEE,
Jl. Patriot No. 46 Sukagalih Garut West Java.