Puisi Pendek Hujan + kopi.

Sejumput kata dibalik cerita.

KUNINGAN, akwnulis.com, Bersama dalam tawa
Belum tentu sejalan di lubuk jiwa
Mungkin saja ada niat berbeda
Karena masing-masing punya asa

Tetapi jangan khawatir
Fitrah manusia semenjak lahir
Adalah mahluk sosial tiada akhir
Butuh teman dan kawan selalu hadir

Maka sikap ramah tetap utama
Tapi waspada dan siaga
Karena manusia tempatnya lupa
Dari kawan menjadi lawan atau sebaliknya

Ditengah hujan ada kesegaran
Tapi juga tak sedikit yang blingsatan kedinginan
Begitupun dengan kehidupan
Tidak bermakna sama bagi setiap orang

Nah…

Beda dengan sajian kopi tanpa gula
Rasa bisa beraneka tapi bentuk tetap sama
Apalagi manual brewnya sempurna
Hadirkan rasa dibalik pahitnya cipta

Kalaupun terasa kurang manis
Segeralah menatap wajah ini tipis-tipis
Insyaalloh kopi hitam menjadi manis
Dan kehidupan lebih dinamis
…. ahaay pede abis

“Met wiken akang teteh yang manis”

Wassalam (AKW).

Manisku

Manis itu tergantung…

Photo : 3 gelas es teh Excelso Paragon / dokpri.

JAKARTA, akwnulis.com. Rasa manis yang dihadirkan oleh gula cair dipadu es batu yang menari seksi melengkapi rayuan kesegaran siang ini, semua hadir dalam gelas kaca penuh cinta, bukan hanya satu gelas… malah sampai gelas ke tiga 🤣🤣🤣.

Tapi, manis gula sudah lama tak pernah dicoba. Bukan alasan penyakit atau banyak gaya, tetapi ternyata sudah mendapat pencerahan bahwa manis itu bukan hanya dari gula, tetapi berasal dari wajah yang bersahaja… ahaaaay.

“Pesan apa kakak?” Pertanyaan lembut sang pelayan none excelso memberi tambahan rasa manis yang berbeda. Tapi itu memang sudah tugasnya, ya…. tinggal pesan menunya dan tunggu kehadirannya.

Seiring detik berlalu, dentang hati juga melaju, bergerak ritmik sesuai SOP, mengikuti alur yang sudah begitu teratur.

Photo : Espresso Excelso / dokpri.

Maka, tanpa berlama-lama secangkir espresso menjadi pilihan utama ditemani segelas latte sebagai penyempurna. Suatu kombinasi tepat untuk memperlancar suasana dalam membahas masa depan lembaga.

Diskusi bergulir dengan tema penjaminan, tepatnya penjaminan kredit. Jikalau suami harus menjamin anak dan istri selamat dunia akhirat secara bersama-sama hingga akhirnya berkumpul bersama di surga, maka penjaminan kredit adalah juga bagian ‘public service obligation’ dari pemerintah khususnya dalam pemberdayaan pembiayaan UKM dan usaha mikro sehingga mampu berusaha lebih baik dengan status ‘bankable‘.

Diskusi berlanjut diselingi teh dan kopi yang disruput, opini dan pemahaman untuk menterjemahkan aturan bisa saja berbeda, tetapi dengan diskusi bersama maka bisa saling memaknai dan memahami duduk persoalan yang terjadi. Selamat menjalani hari. Wassalam (AKW).

Delay & Teh Tawar Dingin.

Delay itu sesuatu bro!!, bikin nyesek sama sedih.

“Berhubung alasan operasional, Pesawat Lion Air dengan Nomor penerbangan JT 953 jurusan Bandung, akan diberangkatkan pukul 19.50 waktu setempat. Atas keterlambatan ini kami mohon maaf.”

Suara merdu sang petugas terasa mengeruhkan hati, memaksa menekukkan wajah menambah keluh dan desah nafas tertahan dari para penumpang yang berharap cemas dari tadi.

“Euh delay euy” gerutu bapak tambun yang duduk membelakangi dengan logat sundanya. Terasa menjadi suara aspirasi yang sama tetapi sudah dikumandangkan orang lain lebih dulu. “Ternyata nggak sendirian yang bete karena pengumuman delay ini.”

Pengumuman delay terus beruntun. Diawali dari maskapai Lion Air, Air Asia, Wings Air hingga Citilink serta Garuda Airways… “Wah gaswat nich, jangan-jangan cuaca yang nggak ngedukung”

Rasa penasaran menggerakkan langkah menuju sisi bandara yang bisa melihat lebih dekat ke landasan pacu. Ternyata hujan sangat lebat, mungkin ini yang jadi penyebabnya. Dengan langkah gontai, kembali ke kursi yang setia menemani di ruang tunggu. Kursi yang tak bergeming meski hilir mudik manusia berpindah tempat, ia tetap mematri diri dengn lantai marmer di ruang tunggu Bandara Lombok International Airport (LIA).

Delay menjadi momok (arti dalam bahasa jawa yaa…) bagi para penumpang pesawat udara. Karena berarti waktu yang terbuang dan kesempatan yang sudah digadang-gadang bisa berubah seketika. Menjadi rentetan delay atau keterlambatan lainnya. Klo buat penumpang direct flight ya tinggal sabar menanti untuk diberangkatkan, tapi buat penumpang transit dan melanjutkan dengan penerbangan lain bukan penerbangan lanjutan bisa berabe, bisa ditinggal take off oleh pesawat lanjutannya.

Ah udah ah dari pada termangu malah melamun dan kerap menggerutu atau mencerca maskapai penerbangan, lebih baik waktu yang tersisa digunakan untuk hal-hal yang berguna. Segera menuju mushola, berwudhu lalu jama qashar magrib-isya sebagai bagian dari kewajiban sekaligus berserah diri atas semua keadaan ini.

Nah pas beres sholat, kok kepengen minuman dingin, tapi tanpa gula dan turunannya.

“Tapi air mineral dingin udah bosen, minum apa ya?”…

Bergerak menuju lemari pendingin di salah satu toko di ruang tunggu bandara ini. Berbagai merk minuman teh bergula menyambut dengan suka cita. Berjajar Freastea, Frutty, Teh Sosro, Teh melati, Green tea hingga Thai tea… uh yummy.

Tak kehabisan akal, segera tanya ke pelayan, “Mbak ada Teh dingin tanpa gula?”

“Ada pak, ini ada 2 dari Teh sosro. Ada yang less sugar dan rasa yang tawar”

Hati agak sanksi dengan yang less sugar, yakin ada gulanya meskipun seemprit. Nah yang ‘Teh Tawar’ ini baru denger. Iya beneran ada. Tapi sebelum dibayar ada tulisan ‘Tawar‘, ya udah ditawarlah harganya.

Eh si mbaknya nya marah. Cemberut. Akyu yang bingung, karena khan sesuai dengan tulisan di botolnya untuk di-tawar dulu.

Nggak percaya?… nich gambarnya.

Tapi dari pada nggak jadi minum teh tawar yang sudah diidamkan sejak tadi, perseteruan tawar menawar tak dilanjutkan. Segera membayar sesuai dengan harga yang disebutkan.

Apalagi terdengar suara sendu eneng petugas, “Perhatian-perhatian, para penumpang pesawat udara JT 953 jurusan Bandung, dipersilahkan memasuki pesawat udara melalui pintu 2!!!”

“Alhamdulillahirobbil alamin”

Segera berlari menuju petugas yang berjaga di pintu terakhir sebelum menuju pesawat. Perlihatkan katepe dan tiket sambil mulut notor teh tawar dingin ini… enakkk. Wassalam.

Bismillahi Mazreeha Walmursaha Innarrobbi Laa Gofurrurrohim. (Akw).