Kopi RenBis BUMD

Sensasi minum kopi praktis sambil bikin sesuatu….

Photo : Kopi & Topi / dokpri.

KUTA, akwnulis.com. Menjelang malam, suasana di sepanjang jalan Kuta Bali tetap semarak, hilir mudik manusia dengan segala passion dan keinginannya, menjadikan malam yang ramai dengan celoteh serta dentuman musik yang menggetarkan hati.
Tetapi karena tugas negara harus tuntas dikeesokan hari serta kekuatan raga ada batasnya, maka diputuskan memisahkan diri dari semarak malam dan kembali ke tempat menginap untuk bergumul dengan laptop kesayangan dan mencumbui aplikasi microsoft office untuk menghasilkan sesuatu yang berguna.

Tetapi sebelum tiba di hotel, menyempatkan diri mampir di Toko oleh-oleh Khrisna di dekat bandara I Gusti Ngurahrai yang memang buka 24 jam…… Belanjaaa…….

Nggak ding…..

Photo : Isinya 2 bks kopi luwak & 2 bks lanang peaberry / dokpri.

Cuman nyari kopi asli yang penyajiannya praktis buat menemani kerja malam depan laptop malam ini.

Berkeliling menyusuri rak-rak besar di Toko Khrisna pas midnight guys… tetep rame banyak orang… hingga akhirnya menemukan pilihan kopi yang memang praktis dalam penyajiannya.

Sekotak kopi ini harganya Rp 52ribu, isinya 4 buah bungkusan, 2 buah kopi luwak dan 2 buah kopi lanang peaberry yang dibuat oleh Bali Iswara….. ditambah sebuah topi pelindung panas juga buat sedikit bergaya dikala beredar di pulau dewata.

***

Di kamar hotel 2320, kopi praktis ini dieksekusi. Tinggal buka, trus khan ada telinganya kanan kiri. tempat aja di dinding gelas, buka bungkusnya… tingggal currrrr…. perlahan tapi pasti, air panasnya mengekstraksi…. meneteslah cairan kopi yang harum dan penuh misteri.

Hmmmm….. bikin semangat nich.

Sang mata ternyata tetap segar padahal jam hampir mendekati pukul 01.00 dini hari….. maka diisi dengan kutrat kotret dan membuat power point tentang Rencana Bisnis BUMD berdasarkan pasal yang ada dalam Pmdn 118/18….. ketikkkk…. ketik.

Rencana bisnis adalah rincian kegiatan (BUMD) dalam jangka waktu 5 tahun yang selanjutnya di break down dengan RKA, yaitu rencana kerja dan anggaran pertahun.

Photo : Beberapa slide presentasi renbis rka / dokpri.

Permendagri 11/2018 ini merupakan turunan dari PP 54/2017 yang memberikan pegangan pasti dalam menyusun arah kebijakan BUMD sehingga singkron dengan perencanaan daerah dan berproses secara bertahap dengan pelibatan seluruh elemen terkait (stakeholders) baik internal maupun eksternal.

Maka bergabunglah ilustrasi gambar kopi dan pasal – pasal di Permendagri ini dalam bentuk power point yang mungkin berguna untuk siapapun yang memerlukan..
monggo sedooot….

Selamat menikmati kopi dan mempelajari presentasi tentang rencana bisnis ini…. ketik ketik.. sruputttt. Wassalam (AKW).

***

Catatan :
Buat yang moo download sabar dulu ya, plug in nya lagi diinstal dulu. Jadi sekarang liat capturenya dulu aja yaa… Maaf.

Berenang di Hotel Margo

Berbasah ria di The Margo hotel, baru meeting.

photo : Swimming pool Margo Hotel / dokpri.

DEPOK, akwnulis.com. Di kala sang mentari masih malu-malu menampakkan diri, raga ini sudah bergerak sendiri menuruni titian janji, berjingkat perlahan tapi pasti menjauhi peraduan dan akhirnya menuju lantai yang telah ditentukan.

Tepatnya lantai 3 yang menjadi tujuan, keluar dari lift belok kanan langsung disambut oleh si belang putih merah ati yang akan menemani dalam prosesi pengeringan nanti.

Melewati pintu kaca dan berjumpa dengan gemericik air kolam renang yang menenangkan jiwa dan mengajak raga untuk bercengkerama.

‘Jangan lupa buka baju dulu’

Jeburrrr!!!….

Kesegaran menyeruak menyentuh pori yang butuh kesegaran. Adrenalin meningkat seiring lamanya badan menahan nafas, lantai kolam renang yang biru menghasilkan siluet indah hasil kolaborasi cahaya dan gerakan air yang dinamis optimis.

Swimming pool Hotel Margo di jalan Margonda Kota Depok ini memang nyaman, meskipun ukurannya bukan kelas olimpic, tapi lumayan buat hiburan dan bersantai sambil melihat pandangan ke arah jalan raya dan mukanya mall margonda.

Kolam dewasa dengan kedalaman 160 cm dan kolam anak 60 cm, dilengkapi air yang menyemprot dari ujung kanan kiri, memberi kesan meriah dan menyenangkan.

Cuman musti hati-hati berenangnya, jangan sambil mangap, ntar nggak sengaja neguk air kolam dan dilanjutkan neguk lagi…. maka kerugian buat kita, pertama shaumnya batal trus kedua rasanya nggak enak karena sudah diberi kaporit ehh mentah lagi airnya..

Berenang kesana kemari akhirnya berhenti karena memgingat di bulan ramadhan ini musti jaga stamina serta bersiap ikutan meeting pagi ini.

“Lha emang sekarang jam brp?”

“Jam 06.15 mas”

“Busyeet niat banget kamu…”

Hanya senyum dan gejebur yang menjawabnya. Tidak ada niat berlebihan, tapi sedikit menikmati fasilitas di sela kerjaan yang bejibun dan injury time moo libur…. khan hal yang wajar.

Selamat beraktifitas dan bersiap menjalani libur panjang Idul Fitri 1440 H. Wassalam (AKW).

***

Lokasi :
The Margo Hotel, Jl. Margonda Raya No.358, Kemiri Muka, Kec. Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424.

ÉsKaPé

Saripati Sosialisasi SKP 2018, semoga bisa menambah pemahaman dan kurangi kebingungan.

Assalamualaikum Wr Wbr, Selamat wayah kieu….

Photo : Ilustrasi kesibukan ASN Pemprov Jabar dalam salah satu rapat di Gd Sate/ Dokpri.

Jangan terjebak dengan judul guys. Ini bukan jenis minuman dingin dengan bahan dasar es, tapi sebuah aplikasi unik hasil karya pemikiran dan kontemplasi anak manusia yang di inisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebuah langkah maju untuk menjembatani regulasi yang terbit yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Dimana merevolusi tata cara penilaian kinerja PNs versi DP3 yang harus terus naik setiap tahunnya. Dengan regulasi ini secara garis besar terdapat 2 hal besar yang berubah, pertama dari sisi format dan kedua dari sisi mindset.

Format penilaian terbagi menjadi 60% Sasaran Kinerja Pegawai termasuk Tugas Tambahan dan Kreatifitas lalu 40%nya adalah perilaku kerja diantaranya absensi kehadiran apel pagi, Pengajian dan shubuh bersama (khusus pejabat struktural) dari sisi kriteria Disiplin, kriteria Kerjasama, Kriteria Kepemimpinan, Kriteria Orientasi Pelayanan, Kriteria Integritas dan Kriteria Komitmen.

Penjabaran PP 46/2011 adalah Peraturan Kepala BKN No. 1 Tahun 2013 yang ditindaklanjuti oleh Gubernur Jabar dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Jabar mengatur hal serupa…

Mengapa si Eskapé menjadi sangat penting?.. penting bingit untuk PNS atau ASN Pemprov Jabar dan ASN lainnya karena berhubungan sangat erat dengan tunjangan daerah yang diterima di luar gaji. Hitungan SKP ini yang menjadi dasar perhitungan berapa tunjangan daerah yang diterima, atau yang dikenal dengan TPP, Tunjangan Perbaikan Penghasilan.. brarti penghasilan belum baik ya hehehehe. Tapi istilah lain disebut dengan Tukin atau tunjangan kinerja.

Nah…. klo sadar tentang hajat hidup pribadi maka adanya aplikasi SKP online ini adalah tools bagi pada ASN Pemprov Jabar untuk melaporkan kinerjanya sesuai dengan konsep selp.. eh self assesment, alias isi dan nilai kinerja sendiri oleh diri sendiri, ajuin ke atasan. Klo ACC atasan maka meluncur otomatis ke Admin di Badan Kepegawaian Daerah untuk di verifikasi dan di proses hingga keluaranya adalah rekap per orang ya ng disampaikan ke BPKAD terkait persiapan pencairan tunjangan. Gampang Khan?…..

Ngomong-ngomong ACC, tau nggak singKatannya?….

Kami mah taunya klo di kertas disposisi atawa memo dunungan/bos ditulisnya ‘Acc‘ berarti oke dan setuju, pasti hepi tuh bawaannya. Tapi dari penerawangan ilmu cocokologi regional wilayah priangan, maka ACC itu singkatan dari ‘Aing Cepakatt Cepakaaat!!”

Hampura maksa lur….

Sebenernya itu terjemahan dari bahasa belanda dan bahasa inggris. Bahasa belandanya ‘accord‘ atau akur atau sepakat, dan bahasa inggris dari kata ‘Accepted‘ yang artinya diterima. Versi bahasa latin juga ada, yaitu dari kata “accedere‘ yang berarti juga menyetujui*).

Kembali ke cerita awal tentang aplikasi SKP, maka nasehat buat diri sendiri dan saudara saudari ASN Pemprov Jabar :

Yuk mulai sekarang belajar melaporkan secara rutin sesuai jadwal yang tertera di Website dan yang lebih penting adalah melaporkan sendiri, sekali lagi MELAPORKAN SENDIRI terutama pejabat struktural ya punya kewajiban menilai bawahannya. Untuk sekarang, dua waktu pengisian SKp via onlen yang wajib di ketahui dan dipedomani, yakni :
1. Tgl 1 – 10 jadwal pengisian SKP Online.
2. Tgl 1 -12 jadwal penilaian atasan

Jadwal selanjutnya proses, ada jg mekanisme banding dan keberatan serta revisi hingga akhirnya tuntas sesuai harapan.

Mengapa menjadi penting untuk mengisi olangan?

Karena dengan pola SKP ini kita secara objektif dapat melakukan pelaporan aktivitas kita apa adanya.

Karena secara objektif dapat menilai kinerja anak buah dari berbagai sisi, baik berupa prestasi kerja juga perilakunya, seperti disiplin, kepemimpinan untuk kaderisasi, dedikasi, integritas yang dapat dituangkan secara angka serta berakibat langsung terhadap nominal tunjangan yang akan diterima. Akan dapat dibedakan mana staf yang rajin dan mana yang malas, mana yang berjiwa kepemimpinan dan mana yang jiwa bawahan wae.

Serta sebagai pejabat struktural bisa menolak ajuan pelaporan online jika dirasa tidak sesuai dengan kenyataan. Otomatis anak buah harus memperbaiki ajuan tersebut.

Karena satu hal yang prinsip, bahwa bekerja itu bagian dari ibadah kita. Termasuk melaporkan kinerja pribadi plus menilai bawahan secara objektif. Sehingga tunjangan yang kita terima setiap bulan adalah rejeki yang penuh keberkahan. Amiiin Yaa Robbal Alamiin.

Buat yang pengen tau aplikasi pelaporan kinerja secara online atau yang mudah lupa tinggal ketik aja skp.jabarprov.go.id dan ikuti petunjuknya.

Cara masuknya tinggal ketik NIP dan password kita, klik… beres dech.

Gampang atau susah?

Itu kembali ke niat kita, jikalau mau belajar dan mau mengikuti petunjuk, sangat mudah menggunakan aplikasi SKP ini hanya saja perlu punya modem internet khusus supaya tidak terganggu pada saat input data.

Udah ah, gitu dulu ya. Selamat beristirahat. Wassalam. (AKW).

*)gustaafkusno dlm kompasiana.com

Long wiken (weekend) kerja.

Ini sih hanya curhat, “Dear diary online…..”

Libur panjang yang diawali dari hari jumat ini tentu menjadi dambaan para pekerja kantoran yang selama ini berjibaku mengabdi melaksanakan aneka tugas dan kerja demi sebongkah rupiah yang dinanti di akhir bulan ataupun awal bulan untuk para pegawai negeri dan ASN.

Photo : Suasana minggu malam menjemput istri/dokpri.

Mungkin sudah ada yang berencana akan kemana bersama siapa dalam mengisi long wikend ini. Urusan kemana sih relatif gampang di jaman now mah, tinggal buka smartphone, ketik di search enggine keyword : ‘best destination at... (pilih kota)’…
Murudul tah.. eh maaf, segera bejibun info tentang lokasi tujuan liburan atau wisata dengan berbagai info dan cerita.

Jangan percaya gitu aja, cek and ricek wajib kawan. Hasil googling bisa ditinjut (ditindaklanjuti) dengan telepon langsung ke nomor yang tertera di website resminya. Supaya tidak perangah disaat tiba di lokasi wisata ternyata menjumpai harga yang jauh lebih mihil.

Kedua adalah dengan siapa moo long wiken?

Bareng keluarga, anak istri.. itu yang ideal. Manfaatkan waktu libur untuk membangun quality time dengan keluarga tercinta. Karena apa?… karena e karena... itu yang akan menjadi investasi jangka panjang kita. Terutama psikologi anak yang dekat dengan orang tua terutama ayah, memberi kestabilan emosi bagi sang anak di saat dewasa nanti.

Trus klo ada printah di long wiken?….

Ga usah jadi nightmare juga pren. Tapi lihat substansi, klo bisa dikerjain sambil kumpul anak istri. Ya beri pengertian istri dan anak, minta waktu barang sejenak. Untuk buka laptop dan udah beres send by email ke bos.. tuntas.

Photo : Menjemput sore bersama anak semata wayang / dokpri.

Yang berabe di saat perintahnya musti hadir di kantor, rapat bersama.. itu mah perlu negosiasi bilateral dengan berbagai pihak heu heu heu. Terutama anak istri yang berharap banyak untuk bisa libur bersama.

Dilema melanda, antara cinta dan tugas mendera. Disini yang muncul adalah kompromi, meskipun terkadang mood udah rusak. Tapi apa mau dikata. Nasi sudah menjadi bubur, tinggal tambahin abon dan irisan cakue. Lumayan ngenyangin.

Ya jikalau bukan rutinitas dan urgenitasnya level super prioritas, apa mau dikata… resiko jeneng. Terpaksa ubah liburan menjadi rapat, eh jangan terpaksa ding, tapi ‘belajar ikhlas.’

Kecuali klo rapat di hari libur itu menjadi rutin…. itu mah…. yaa gitu dech.

Eh klo nglantur. Back to topic, dengan siapa kita long wiken?..

Lebih ideal lagi ajak keluarga besar sabondoroyot. Resikonya perlu kordinasi lintas generasi dan kepastian sharing biaya. Kecuali siap nanggung semua, itu lain urusan. Tinggal atur agendanya kumaha, diskusikan, sepakati… deal and go.

Trus klo yg belum punya pasangan, moo wiken ma siapa?…

Jangan kecil hati mblo, siapa tau dapet jodoh di tempat wisata. Manfaatkan waktu sendiri untuk memaknai kehidupan ini sambil mensyukuri nikmat Illahi. Karena jika sudah berpasangan nanti akan beda lagi nilai syukur nikmat itu…

Ini mah bocoran… klo udah nikah mah, wisata itu nikmat pisan ama istri, apalagi klo anak nggak ikut dan dititipin ke mertua… upssst teganya.

Udah ah, gitu aja curhat di long wiken ini. “Kenapa nulis ini?… ” “karena memang nggak long wiken.”

Hari jumatnya nglembur setengah hari, sambil antar jemput istri yang masuk kerja. Sabtu di rumah bersama anak istri. Minggunya kembali anter istri kerja.

Kacian dech….

Yaa.. kembali itu tadi, obatnya adalah belajar ikhlas dan belajar bersyukur.

Sekali lagi, met wiken and long wiken pren, Wassalam. (AKW).

Kunker Testimoni ke KEK Mandalika NTB

Tulisan singkat giat kunker Tim KEK Jabar ke Kawasan KEK Mandalika di Lombok NTB 5-6 Juli 2017

Laporan Kunker Testimoni Tim KEK Pariwisata Provinsi Jawa Barat tanggal 5 – 6 Julii 2017 ke KEK Mandalika di Kab. Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan dipimpin Bapak Asisten Ekbang Setda Provinsi  Jawa barat dan diikuti oleh Kepala BP2D, Kepala Biro Dalbang, Kepala Biro SPIBUMD, Inspektorat, DisPerkim, DisOrda, DisPMPTSP, Dirut PT BIJB, PD Jawi, PT. Jasa Sarana, Pemkab Sukabumi, Pemkab Sumedang, KCIC.

Kegiatan Hari Ke I, 5 Juli 2017  

Pertemuan dengan Pemkab Lombok tengah dan Tim ITDC di kantor Bupati Lombok Tengah & Jajaran didampingi Kasubdit Asdep Kemenpar pa Burhan membahas ttg :

1. Best practise Pemkab Lombok Tengah dalam mewujudkan KEK Pariwisata Mandalika hingga terbit PP No. 52 Tahun 2014.

2. Syarat penting KEK pariwisata agar segera terwujud ada beberapa hal yaitu : 

a. Komitmen dan Sinergis  antara  Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab khususnya Kebijakan dan regulasi.

b.  Fokus terhadap bidang pariwisata yang tertuang dalam RPJMD serta RTRW.

c. Ketersediaan Lahan yang dimiliki oleh pihak tertentu dlm kondisi clear & clean.

d. Leadership dari Bupati beserta jajaran SKPDnya khususnya Dinas pariwisata, unsur Swasta yang fokus mewujudkan bidang pariwisata serta memahami secara utuh potensi yang dimiliki daerah.

e. Pengusul adalah Badan usaha dalam hal ini BUMN yaitu ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) yg memiliki semangat untuk memajukan daerah.

f. Rencana aksi untuk mewujudkan KEK pariwisata ini juga melibatkan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah baik di level provinsi juga di kabupaten Lombok Tengah.

g. Meskipun APBD terbatas, tetapi SKPD bahu membahu untuk mendukung bidang pariwisata serta melobi provinsi dan pusat untuk dukungan anggaran.

3. AsdaEkbang prov Jabar menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan dalam rangka percepatan penyusunan proposal dari 6 KEK pariwisata yang akan diusulkan serta  memperkenalkan Tim kordinasi dan Tim perintis KEK pariwisata di Jawa barat.

Hari ke II, 7 Juli 2017

Kunjungan ke Lokasi proyek KEK Mandalika dan Objek wisata.

1. Pertemuan dg manajemen proyek KEK pariwisata Mandalika yaitu Ibu Indah dari ITDC dan Admintratur KEK mandalika yang dijabat oleh KadisPMPTSP Kab Lombok Tengah menjelaskan tentang  area KEK Mandalika seluas 1.035 Hektar dengan kepemilikan lahan adalah milik pemerintah yang HPLnya dipegang oleh ITDC.

2. Faktor penting dalam pengusulan dan pengembangan KEK pariwisata adalah : 

a. Pertanahan.

b. Infrastruktur & fasilitas kawasan.

c. Kelembagaan & SDM.

d. Perangkat pengendalian administrasi. (Sistem pelayanan perijinan dan sistem pengelolaan kawasan)

e. Investasi

3. Poin penting dalam proses pemenuhan persyaratan pengajuan menjadi KEK pariwisata adalah kristalisasi komitmen khususnya untuk sarana infrastruktur dalam bentuk MOU antara pemda dengan PT PLN terkait ketersediaan listrik, PT Telkom untuk teknologi informasi, PDAM untuk ketersediaan air bersih di kawasan KEK tersebut. MOU tersebut menjadi lampiran penting dalam pemberkasan administrasi untuk menerbitkan PP tentang KEK tersebut. Yaitu terbitnya PP No 52 Tahun 2014 untuk KEK Mandalika.

4. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi pembangunan mesjid dan objek wisata di area KEK Mandalika diantaranya Pantai Kuta lombok dan Pantai Tanjung Aan. 

Demikian laporan kami.

*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam

Wassalam