HOAX yg NIKMAT

Ternyata Hoax ini mah beda euy.

JAKARTA, akwnulis.com.  Sebuah pertemuan yang mengantarkan raga bergerak ke ibukota. Secarik undangan menjadi dasar bahwa kehadiran adalah sebuah keharusan. Apalagi berkaitan dengan anggaran negara, semua harus hati-hati, teliti dan betul – betul mempelajari regulasi yang sering berubah dan  berganti.

Namun kembali, cerita tentang kerjaan maka tertuang dalam laporan. Kotretan resmi dan sesuai naskah dinas akan hadir sebagai nota dinas. Namun kesempatan hadir di pinggir pantai ibukota negara tepatnya di daerah ancol harus dioptimalkan dengan berbagai aktifitas.

Trus ngapain aja bro?”

Gampang jawabannya, yang pertama disaat sesi istirahat sore menjelang malam segera bergerak dengan skuter (suku muter) atau jalan kaki dan usahakan minimal 6.000 langkah.

Diitung perlangkah gan?”

Ya enggak atuh, khan ada teknologi. Cukup pake gelang smartfit dan ber-skuterlah. Maka hitungan akan berjalan. Lalu supaya skuternya full motivasi, search dulu cafe kopi seputar ancol yang menjadi srandar tujuan. Nyalain googlemap, lets go.

Langkah mantabs bergegas menyusuri pinggir pantai, masih berbaju kemeja dinas ‘smiling west java’ tapi sepatu slip on karena pasca operasi ternyata belum bisa pake sepatu biasa.

Setting tujuan diperkirakan 30 menit saja, biasanya cukup 6.000 langkah. Kalau kurang ya ditambah lagi aja. Gitu aja kok repot.

Nah, perjalanan inilah yang menemukan sebuah nilai penting. Yaitu cerita tentang HOAX. Kita tahu semua bahwa Hoax ini sering menyengsarakan karena berupa berita bohong dan menyesatkan. Bisa membuat kegaduhan di keluarga, kedinasan, masyarakat juga bangsa dan negara.

Tapi Hoax kali ini berbeda, karena ternyata ini adalah HOAX yang nyata kawan. Ceritanya setelah perjalanan dari hotel mercure – putri duyung cottage – bunderan Symponi of the sea – danau ancol hingga Bandar Jakarta – Colombus cafe – Le Bridge – dan ada yang menarik yaitu sebauh Cafe dengan nama HOAX, cuma karena target langkah nelum terpenuhi  lanjutkan skuternya sampai ke Ereveld Ancol (Dutch War Cemetery Ancol)….. tapi pas mau naik jembatan yang membelah pantai, kok serasa nggak enak hati. Apalagi suasana agak temaram dan sepi.

Ya sudah balik kanan dech, lagian sudah 6.321 langkah. Mencari mushola lalu bergerak kembali ke arah tadi berangkat. Cafe HOAXlah yang menjadi tujuan.

Alhamdulillah, tempatnya nyaman dan pilihan menunya variatif, bukan hoax guys. Lalu yang paling penting adalah ada sajian kopi meskipun kopi berbasis mesin. Lumayanlah, cafelatte bisa menemani kesendirian pada malam hari ini.

Jadi sekali lagi, di daerah ancol inilah baru menemukan nama hoax yang bermanfaat. Srupuut gan. Wassalam (AKW).

Aku Tertipu

Sebuah kisahku harus menanggung malu dan dongkol karena kena tipu boadcast messsage WA.

Malam sudah menjelang tiba di pertengahan, kesunyian terasa semakin menelikung sepinya hati tanpa pengharapan. Sayangnya kelopak mata tidak ada tanda-tanda ingin segera menutup dan beristirahat, berserah diri pada Illahi dan berharap besok bisa kembali terbangun untuk melanjutkan usia di alam fana ini. Rasa dongkol masih tersisa dalam dada, akibat rasa penasaran dan dilengkapi kecerobohan, sebuah tindakan bodoh sudah dilakukan sore tadi.

Memang apa yang dilakukan?…

Malu sebetulnya untuk ungkapkan disini, tetapi disisi lain mungkin saja tulisan ringan ini bisa membantu siapapun yang nyasar ke alamat blog ini dan membaca cerita ini bisa sedikit tersenyum dan mengangguk serta akhirnya lebih waspada hadapi berbagai modus ‘penipuan’ via medsos dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di dunia yang datar ini (world is flat).

***

Diawali dengan ‘Tring!!’ Notifikasi masuknya pesan di aplikasi Whatsapps memang bikin penasaran, apalagi ini wapri (WA-private). Klo biasanya pake istilah Japri (Jalur pribadi), sekarang mah wapri klo pake aplikasi WA ya temen-temen. Sebuah postingan yang isinya :

..Adidas is giving 2500 Free pair of shoes to celebrate it’s 69 anniversary, get your free shoes at @http://www.adidas.de/shoes…

Yang wapri kawan senior dan satu kantor, tentu bisa dipercaya karena mengingat reputasinya selain sebagai abdi masayarakat juga memiliki bisnis keluarga yang menjanjikan. Sehingga reflek tautan tersebut di klik dan merasa yakin ini adalah informasi yang sangat berharga.

Dan ternyata entah kenapa, keinginan pengen sepatu Adidas gratis menghapus rasa waspada berganti semangat untuk mengklik? Ikuti tautan link yang tersaji….

Tadaaa…..

Sepintas memang meyakinkan, kita dibawa ke tampilan halaman web yang bergambar sepatu dan dus sepatu yang berjajar dan ‘seolah’ siap dibagikan. Ada 3 kuisioner yang sebenernya dijawab yes or no, tetep aja kita akan terpilih.

Ada verifikasi seolah-olah sedang di proses dan akhirnya kita terpilih… seneng khan?… beluuum

Ada tahapan selanjutnya :
1. Icon Whatsapps
2. Claim

Petunjuknya agar kita share dulu info ini ke 20 kontak WA kita, klo udah beres maka bisa klik CLAIM yang nantinya proses pengiriman akan diinformasikan via email kita yang sudah diinput pada tahapan awal…. sampai disini aku masih tertipuu.

Dong… dong…

Setelah tuntas share tautan/link ke 20 kawan …. tik tok tik tok

Mengisi formulir onlinenya sudah dan sudah juga share link nya kepada 20 kontak WA. Sekarang harap-harap cemas pas moo klik panel bertuliskan ‘claim’. Yang kebayang adalah diminta alamat email lalu berkomunikasi untuk alamat pengiriman sepatu gratis tersebut.

Asyikkk….

Nggak pake lama, panel ‘claim’ di klik… daan…..

Agak loading lama……

Muncul rasa curiga…
Eh masih khusnudzon..

Tapi curiga..

Tiba-tiba layar hape berpindah aplikasi dari web ke aplikasi youtube… nah lo.

Akun youtube muncul, sebuah tutorial yang terkait hadiah-hadiah gratis dengan syarat harus subscribe dulu dan…. dimatikan.

Sesaat terdiam
Nafas tersengal…

“Sialan aku tertipu mentah2!!!! Grrrrrrrr!!”

***

Tapi nggak jadi marah-marah, yang ada malu sendiri. Kok bisa ketipu sih mass?… kok nggak cek dulu bener enggaknya.. tabayuun mass…. ah dong dong. Beribu penyesalan dan malu karena SentitiMuter (sembrono, tidak teliti dan mudah tergiuur).

Maafkan kawan-kawan dan sahabat yang sudah keburu menerima link iklan Adidas bagi-bagi sepatu gratis dari ku di Whatsapss.. sekali lagi maaf.

Jangan dibuka.. itu penipuan.

***

Sambil masih menyesal, searching di internet… ternyata udah lama dibahas modus penipuan ini… makin malu lagi dech.

Jadi buat men temen jangan mudah tergiur kayak aku yaach.

Trus kalaupun tergiur… tabayun atau cek and ricek dulu supaya nggak menyesal dan dongkol.

Tetap waspada meskipun ya g share di WA adalah orang yang kita percaya. Karena percaya itu bukan sama orang tetapi kita harus dan hanya percaya kepada Allah SWT.

***

Supaya mengobati kedongkolan, langsung mampir di warung Goedank Rest Area 125. Pesen kopi Arabica Java Preanger di seduh pake V60. Yummy.. seger lagi. Hatur nuhun. (AKW).