Hari Santri 2018

Bersarung ria di senin ceria, alamak.

Photo bersama | sumber : twitter @sarekjabar

Tuntas apel senin pagi dengan menggunakan stelan yang tidak biasa membuat suasana semarak dengan aktivitas selpi dan photo bersama. Karena biasanya senin pagi itu identik dengan menggunakan seragam khaki lengkap dengan pangkat dipundak dan tanda jabatan (bagi yang punya), sekarang berubah semua menjadi santri dan santriwati.

Kok bisa?…

Photo bersama | sumber : IG @ruzhanul

Karena sesuai dengan surat edaran Gubernur Jabar Nomor 003.3/80/org yang mengacu Keppres RI Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Hari Santri, maka kepada seluruh PNS (sekarang disebut ASN) di lingkungan Provinsi Jawa Barat untuk menggunakan pakaian muslim dan bersarung dalam rangka memperingati hari santri nasional tahun 2018.

Jadi suasana berbeda dan terasa di halaman kantor serasa di depan pesantren. Bapak-bapak dan pemuda bersarung serta berkopiah sementara ibu-ibu bergamis dengan aneka warna.

Apalagi Pa Wagub Jabar adalah Panglima Santri Jawa Barat.

Pokoknya suasana senin yang berbeda.

Pelaksanaan apel pagi bersarung dan baju muslim serta baju gamis para ibu dan remaja putri semakin menegaskan suasana hati, bahwa tampil beda itu bisa menyenangkan.

Tidak ada yang menggerutu alias ngedumel dengan kebijakan ini, semua senang meskipun ada juga yang maksain, penampilan udah keren, berpeci baju muslim dan sarung…. eh kebawahnya pake sepatu berkaos kaki… asa néngtérégé. Tapi itulah yang terjadi.

***

“Apel pagi selesai!!, laporan selesaii!!!” Teriak Pimpinan Apel kepada Wagub Jabar yang menjadi Pembina Apel pagi ini.

“Kembali ke tempat”

“Kembali ke tempat!!!” Dijawab dengan Tegas.

Setelah pak Wagub tuntas meninggalkan lapangan apel pagi maka perintah ‘Bubar jalan’ menggema. Tetapi peserta upacara tidak bubar seperti biasa, malah tetap berada di barisan daan….. kumpul untuk berphoto.

Sesama rekan atau bersama bos-bos kecilnya… saatnya photo bersama. Sambil tertawa-tawa.

***

Selamat Hari Santri 2018.

Tertanda,
(AKW)

Happy Eid Mubarrak 1439 H

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H. Mohon maaf lahir dan bathin.

Adzan magrib sore ini merupakan akhir dari bulan Ramadhan 1439 Hijriyah dan berganti menjadi 1 syawal 1439 H, karena sebagaimana dipahami bahwa kalender penanggalan islam menggunakan patokan terbitnya malam diawali adzan magrib (qomariyah).

Inilah buka puasa terakhir, penutup perjuangan, ibadah dan berbagai laku bajik yang diganjar berlipat-lipat pahala oleh Allah SWT. Termasuk yang sangat dinanti oleh umat islam dimanapun berada adalah mendapatkan rejeki lailatul qodar yang datang di malam ganjil minggu terakhir ramadhan.

Sebuah tradisi bermaaf-maafan dan ucapan selamat idul fitri begitu ramai sekarang, meskipun bukan lisan yang terucap tetapi tulisan dan photo yang mewakili kehendak telah memenuhi kontak aplikasi whatsapp plus telegram dan FB sementara via sms masih ada satu dua.

Ada yang ngirim ucapan sebelum tiba hari lebaran karena khawatir crash klo bareng2 kirim message sebelum atau sesudah idul fitri.… jiga jaman baheula. Ada juga pas hari H.

Tulisan dan photo beredar cepat tanpa batas wilayah, menyasar ke segenap penjuru dunia.

Sekarang mah infrastruktur telekomunikasi nasional kayaknya udah bisa handle service dari seluruh masyarakat indonesia sehingga bisa layani semaksimal mungkin.

Dengan rangkaian kata puitis mendayu-dayu juga yang simpel ringkas tapi paten… daaaan ada juga yang buru-buru atawa kurang konsentrasi…. ngirim ucapan orang lain.. copas gitu. Mungkin maksudnya baik, tapi lupa nama pengirimnya nggak diedit…. jadi salah dech… plus sedikit malu hehehehe.

Diriku juga nggak mau ketinggalan, kolaborasi sama istri bikin ucapan selamat idul fitri donk… manfaatin kemajuan teknologi dengan beragam aplikasi…. cekidottt.

Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri

1 Syawal 1439 Hijriyah.

Taqobalallahu Minna Waminkum.

*Andriekw-Mia & Binar*

Wassalam.