Fasilitas Bandara Kertajati.. 2)

Cerita lagi tentang fasilitas Bandara Kertajati.. monggo.

Photo : Sisi kanan lt 3 bandara / dokpri.

KERTAJATI, akwnulis.com. Sambil nunggu masuk ke pesawat, biasanya laper pengen makan minum dan ngemil atau boring pengen ngisi dengan berbagai aktifitas……

Pertama, urusan ngemil atau makan minum, sebelah mana yach?….

Di lantai 3 Bandara Kertajati ini adalah area keberangkatan penumpang, baik calon penumpang penerbangan domestik juga penerbangan dengan rute internasional. Setelah tuntas melakukan check in maka dilanjut ke ruang boarding di lantai 2 jadi turun pake tangga atau elevator, lift juga ada tetapi diprioritaskan untuk para lanjut usia, bumil ataupun yang berkursi roda.

Trus balik lagi urusan mamin, “Di lantai 3 ada counter makanan minuman?”

Photo : Vending machine / pic by Tim.

Kondisi real kemarin memang masih sepi, tetapi dari pihak BIJB menjelaskan bahwa beberapa spot di lantai 3 ini diperuntukkan bagi para pengusaha makanan minuman menampilkan stand atau toko mereka. Sekarang masih proses negoisasi, karena terkait terhadap kepastian perpindahan penerbangan dari bandara Kertajati.

Photo : Dinding bandara bermotif mega mendung / pic by tim.

Di lantai 3 dan 2 sudah ada beberapa Vending machine (mesin jual otomatis) yang menjual minuman baik softdrink ataupun susu. Rame dicoba-coba sama kami dan memang berfungsi dengan baik. Di lantai 3 terletak di tengah-tengah dekat tempat check in penerbangan domestik dan di dekat tempat pemeriksaan penumpang sebelum turun ke boarding room di lantai 2.

Di lantai juga ada vending machine serta beberapa counter makanan minuman yang sedang finishing.

Photo : Salah satu resto / pic by tim.

Untuk lantai 1 paling bawah, sudah banyak tersedia pilihan makanan minuman, dari model cafe resto dan juga pujasera, sudah beroperasi dan bisa dinikmati aneka sajian makanan minumannya. Cekidot.

Photo : food corner / pic by tim.

Trus beberapa minimarket sudah beroperasi, jadi jangan khawatir snek menyenek dan minuman ringan mah, tinggal tuker aja pake duit hehehehe.

Kedua, Pabukon. Nah yang belum familiar dengan istilah pabukon, maka pasti tahu dengan istilah perpustakaan. Perpustakaan di BIJB ini dapat ditemukan dengan mudah karena penempatannya yang strategis. Tepat posisinya lurus dari pas pintu masuk bagi penumpang domestik….. lurusss sampe mentok. Perpustakaannya simple tapi keren, selain koleksi buku-buku phisik juga buku digital, cuman pas kemarin kesitu nggak ada petugasnya jadi nggak bisa tanya-tanya lebih jauh…. yang pasti puas aja membaca.. membaca sebagian bukunya dan membaca situasi hehehehehe.

Photo : Pabukon lt 3 / dokpri.

Insyaalloh entar buku-ku juga bakal ikutan mejeng di pabukon ini yang sudah banyak buku-buku yang disajikannya. Buku novel Belahan Jiwa dan kumpulan 101 fiksimini sunda. Baru 2 buku yang dihasilkan… lumayan khaan, warisan buat anak incu dan dunia.. ahaay.

Photo : Kids zone / pic by tim.

Ketiga, Kids area. Nah yang ini ada di lantai 2, di area boarding room. Ada moncong pesawat, ayunan, tempat bermain dengan dekorasi ceria dunia anak. Terñyata bapak-bapak juga demen, mungkin masa kecilnya memang begitu menyenangkan, jadi diulang lagi bermain-main disini.

Photo : Smoking room / pic by Tim.

Keempat, Smoking room. Ini juga menjadi salah satu spot hiburan bagi para penghasil kuntung.. eh perokok. Sebuah siksaan berada di area bandara yang memang dilarang keras merokok. Di lantai 2 dekat boarding room sudah ada ruangan merokok (smoking area) tetapi akan dioperasikan oleh pihak ketiga yang akan mengelola lounge di bandara ini. Jadi jangan khawatir para pe-ngudud, cuman mungkin perlu nambah modal dikit buat masuk ke lounge room.

Kelima, Quiet room. Nah ini adalah ruangan buat menyepi lho. Buat menenangkan diri dari hiruk pikuk bandara. Tapi hati-hati ketiduran saking nikmatnya menyepi. Dilengkapi dengan bejibun colokan buat ngecas samrtphonemu plus ada 2 set kursi pijat besar yang bisa memanjakan kamu… eh kami yang sedang (acting) jadi penumpang lho.

Keenam, IG spot. Maksudnya sudut-sudut atau tempat di bandara kertajati ini yang insagramable, itu tuh yang cocok bingit buat ambil photo, trus eksis di medsos masing-masing, trus mendulang like, jempol dan komen yang bejibun…. terasa bahagia… euh bahagia semu sih. Tapi itulah yang mayoritas dirasakan oleh para penikmat medsos saat ini.

Photo : Dome daun jati / dokpri

Spotnya banyak pisan, apalagi ditambah dengan selera seni dan photografi yang baik maka hasilnya akan amazing deh. Tapi klo boleh saran di hasil photonya jangan kebanyakan wajah yach…. (meskipun susah klo photo selpi mah)…. sekedar saran saja itu mah.

Photo di pinggir kaca berlatar pemandangan menghijau diluar bisa menjadi pilihan, ataupun pose dibawah dome-dome yang tersebar di lantai tiga dengan atapnya berbentuk daun jati yang ngarangkadak dan merunduk berwarna putih bersih dan bisa juga di dinding warna warni dengan tema batik mega mendung, keren pisan da.

Photo : Boarding room / dokpri.

Trus atap bandara yang berupa corak bulu merak akan begitu mempesona dikala mengambil gambar dari sudut yang tepat. Selanjutnya tentu pemandangan naik turun pesawat dann badan pesawat yang sedang parkir menjadi objek photo yang menarik. Penasaran?…. segera kesini guys.

Fasilitas lainnya bisa dilihat di artikel terdahulu, klik aja Fasilitas Bandara Kertajati 1)… atau tunggu ulasan selanjutnyaa….

Photo : Spot photo Cirebonan / dokpri.

Selamat berhari minggu kawan, berkumpul dengan keluarga tercinta merajut asa dan kebersamaan, sebelum besok kembali berkutat dengan rutinitas kerjaan yang (seolah) tiada habisnya. Wassalam (AKW).

Fasilitas Bandara Kertajati 1)

Mengecek dan nyobain beberapa fasilitas bandara Kertajati : Toilet – Mushola – ATM.

Photo : Pintu Gerbang Bandara Kertajati / dokpri.

KERTAJATI, akwnulis.com. Turun dari mobil Toyota Hiace punyanya travel CTU (City Trans Utama) yang akses langsung ke lantai 3 terminal keberangkatan penumpang pesawat di Bandara Kertajati.

Ini tulisannya tentang antar moda, Menjajal perjalanan Antar moda ke Bandara Kertajati.

Photo : Eksis bersama duyuu / pic by Cacam.

Sebelum memasuki pintu kaca bandara, maka seperti biasa berphoto bersama sebagai bukti kehadiran disini sekaligus untuk bahan eksistensi diri di dunia media sosial.

Lalu kami berjalan menuju pintu masuk melalui akses penerbangan internasional lho.

“Kok bisa?”
“Ya khan hari ini belum ada penerbangan lagi, jadi bisa akses dari sini”
“Ohh gitu…..”

Masuk melewati pintu pemeriksaan dan tas serta peralatan elektronik melewati mesin x-ray dengan para petugas yang ramah tapi tetap waspada.

Masuklah kami ke bandara yang begitu megah dan indah ini… meskipun memang masih sepi. Tapi hadirnya kami semoga bisa memberi warna berarti. Demi kemajuan dan kesiapan Bandara Internasional Kertajati ini menjadi bandara yang sibuk, keren dan tentu kebanggaan warga jabar tentunya.

Kami berlagak sebagai calon penumpang pesawat yang akan terbang dari bandara Kertajati hari ini. Jadi berkeliling sambil menikmati fasilitas, itu yang dilakukan.

Bergerak…..

Fokus pertama, kelengkapan toilet dan mushola, terletak di sayap kanan dan kiri bandara. Toilet wanita, toilet pria dan juga untuk yang berkursi roda serta nursery room, lengkap tersedia.

Berjalan agak ke dalam, tersedia ruangan untuk mandi dilengkapi dengan air hangat…. aiiih senangnya… pengen nyoba mandi, tapi takut ditinggal pesawat yang bisa terbang kapan saja… ahh lebaay kaaau.

Photo : Kamar mandi bandara lt 3 / pic by Fauzi.

Ada 16 kamar mandi dengan fasilitas air hangat, 8 buah untuk pria dan 8 buah ruang mandi wanita, cukup buat menyegarkan tubuh dan pikiran sebelum melakukan penerbangan jarak jauh baik luar jawa juga (nantinya) penerbangan luar negeri.

By the way, penerbangan umroh secara berkala sudah dilakukan tetapi memang belum setiap hari. Trus penerbangan haji semoga tahun depan bisa terwujud setelah 2 tahun ini berjuang untuk memenuhi segala syarat dan prasyarat yang harus dipenuhi.

***

Fokus kedua adalah ketersediaan mushola, tempat beribadah bagi umat muslim. Posisinya dekat toilet baik di sayap kiri dan sayap kanan.

Musholanya nyaman dengan hamparan karpet merah marun, tempat wudhu yang berjajar banyak serta pemandangan depan mihrab yang langsung melihat pemandangan lantai dua tempat penumpang yang akan boarding…. nyaman dan damai rasanya.

Photo : Mushola di sayap kiri lt 3 / dokpri.

Begitupun dengan mushola di sayap kanan, akses langsung pemandangan ke boarding room.

Jangan lupa siapkan boarding pass anda dan juga tanda pengenaal….

Fokus ketiga, adalah kelengkapan akses duit alias klo butuh duit pas di bandara….. Mesin ATM… tau khan singkatannnya?.. mesin buat ngambil duit sendiri atau.. ATM (Ambil Tsendiri Money 😀😀🤣🤣)…. maksa dikit boleh khaaan.

Jadi… keluar dari area toilet, kamar mandi air hangat dan mushola, segera nyari mesin ATM… clingak clinguk.. clingak clinguk.

Agak susah juga nyari ATM, setelah akhirnya bingung sendiri….. nanya dech ama petugas.

“Sebelah sana pak” Sambil menunjuk ke belakang. Penasaran, langkah kaki bergerak menuju arah yang dituju, memang dari arah depan tidak terlihat apalagi dari toilet…. ya iya atuh. Posisi ATM tersebut berada di tengah arah belakang lantai 3 ini…. nyaris tidak terlihat alias tersembunyi.

Photo : ATM bersama di lt 3 / dokpri.

Tetapi memang itu adalah arah menuju tangga ke ruang boarding setelah check in di lantai 3, jadi bakalan terlewati. ATM yang tersedia adalah 2 unit ATM bersama yang dapat digunakan oleh berbagai kartu ATM… dengan syarat untuk Kartu debit tentu saldonya ready dulu.. baru bisa ditarik.

Jadi meskipun ini ATM Bersama, tetep aja menggunakannya giliran, seorang-seorang. Nggak boleh bersama-sama, khawatir malah confused dan akhirnya error lho guys.

Photo : Kantor Kas BJB & 2 ATMnya / dokpri.

Turun ke lantai 2, belum nemu ATM lagi dan di lantai 1 baru ketemu 4 buah ATM sekaligus termasuk kantor kas PT BJB Tbk. 2 buah ATM bersama dan 2 buah ATM BJB terletak di depan kantor BJB yang sudah bisa digunakan untuk bertransaksi termasuk ‘najongkeun‘.. 🤣🤣🤣…

“What the meaning -najongkeun- sir?’

“Itu tuch, aktivitas merehab atau merestruk utang….”

“Ohhh….. “

Ah udah ah, kok malah bahas urusan unfaedah, ini khan lagi obrolin fasilitas bandara kertajati.

Satu lagi ada fasilitas money changer BRI, tapi isinya belum lengkap. Semoga segera dilengkapi dalam waktu dekat.

Photo : BRI money changer / dokpri.

Oke guys, itu tiga fokus lainnya tentang bandara ini, setelah ditulisan sebelumnya membahas tentang Antar Moda ke Kertajati’... semoga tulisan ini bisa melengkapi informasi bagi para calon penumpang pesawat terbang yang akan menggunakan bandara ini, insyaalloh mulai tanggal 15 Juni 2019… eh hari ini yach?…

Bener bingit, kemooon… terbaaang. (AKW).

Kolam Renang Grand Inna Padang

Nongkrong di Kolam Renang Kota Padang

Photo : Suasana sore di kolam renang / dokpri

Sebuah fasilitas hotel yang berusaha untuk dinikmati adalah kolam renang alias swimming pool.
Bukan berarti harus nyebur bin ngagejebur tapi menikmati suasana damai memandang birunya air sambil nyruput segelas espresso adalah sebuah kenikmatan tersendiri.
Itu yang terjadi di salah satu hotel di Kota Padang tepatnya Hotel Grand Inna Muara yang terletak di Jl. Gereja No 34 Padang Bar, Kota Padang.

Bukan tidak ada keinginan nyebur dan menikmati kesegaran air kolam, tetapi kesempatannya belum tiba guys.

Pertama, karena jadwal acara yang padat, nggak lucu khan tiba2 menghilang demi berenang. Trus klo malam hari setelah acara usai, giliran kolam renangnya tutup, karena operasionalnya jam 07.00 wib sampai jam 20.00 wib, tanggung khan?

Kedua, kebetulan nich badan agak menurun kondisinya, kurang fit, batuk pilek. Udah hampir seminggu, harapannya dengan penugasan ke Padang ini bisa sembuh karena bisa sambil beredaar….. eh ternyata di pesawatnya selama 2 jam dengan AC yang dinginnnnn…. menembus jaket serta baju yang dipakai, melanggengkan batuk pilek hingga berada di Kota Padang.

***

Photo : Segelas espresso di bibir kolam renang / dokpri

Jadi cara menikmatinya adalah….. ngopi kopi panas… pilihannya espresso di cafe kecil kolam renang sore-sore menjelang magrib disela-sela istirahat menjelang makan malam.

Klo belum puas, tambah americano atau longblack, memang penyajiannya agak lama karena dibuat di restoran hotel yang lokasinya sebelah dalam. Tapi ga papa… nunggunya bisa sambil ngelamun ditemenin riak segar air kolam.

Belum puas juga ngopinya?…

Tinggal keluar hotel, mlipir kiri jalan besar… 400 meteran nyebrang, ada namanya Cafe EL’S, disitu tinggal ngopi banyak pilihan, penasaran?.. ini tulisannya : Ngopi Takengon Longberry Coffee.

Photo : kolam renang lewat magrib / dokpri.

Ngobrolin kolam renangnya memang kecil sih tetapi untuk fasilitas pelengkap hotel ya lumayan. Ada 2 kolam kecil untuk anak dan kolam dewasa berbentuk lekuk-lekuk dengan kedalaman 1,5 meter, cukuplah buat ber 5 orang dewasa. Ditambah terdapat pohon-pohon penyejuk, kamar mandi buat ganti baju, shower juga offcourse…. handuk sebagai fasilitas.

Jangan lupa sebelum ke kolam renang, lapor dulu ke resepsionis sambil liatin kartu kamar. Ntar dapat secarik kertas yang akan digunakan buat dapetin handuk di petugas kolam renang.

Gitu dulu ya guys. Wassalam (AKW).

Akhirnya rekor terpecahkan..

Waktu dan keadaanlah yang memaksa untuk lakukan ini. ikuti aturan main dan tak perlu banyak bertanya. Jalani takdir dengan ceria.

Photo : Gedung sate di malam hari/dokpri.

Berada di lingkungan gedung sate total hampir 8 tahun, merasakan suasana kerja yang nyaman dan penuh kekeluargaan. Ditunjang dengan berbagai fasilitas yang mendukung produktifitas.

Fasilitas internet yang mumpuni, gedung kantor dan ruang kerja yang hangat serta bernilai sejarah. Kantin terbaik di lingkungan kantor pemerintahan, Kantor kas & ATM, lapang tenis, ruang parkir yang luas serta beraneka taman yang indah, tertata rapih penuh keasrian bikin adem dan relax… atuh kapan kerjanya klo rilek terus?…. atuh jangan suudzon dulu, justru kerjaan mah bejibun disini tapi suasana asri dan beraneka fasilitas inilah yang bikin mood kerja kita ‘terpelihara‘…. ahay.

Photo : Kesayangan lagi di museum gedung sate/dokpri.

Ditambah lagi di akhir tahun 2017 telah diresmikan Museum Gedubg sate yang kerenn abis. Penggabungan jalinan sejarah pembangunan gedung sate di tahun 1822 secara lengkap plus sentuhan teknologi ter-anyar yang bikin keunggulan museum ini. Ada mini video mapping, blue print pembangunan gedung sate versi touchscreen, Virtual reality, dan banyak lagi…. pokoknya nggak nyesel dech klo moo berkunjung kesini. Tiket masuk Gratis dan sekarang ada kedai Ngopi Saraosna…. tapi jangan datang hari senin, pasti tutup untuk maintenance‘.

Fasilitas terbaik lainnya adalah Mesjid AlMuttaqien, Gedung eks ruang Sidang paripurna DPRD yang disulap menjadi Rumah Allah SWT. Mesjid yang ciamik, bersih dan harum penuh keagungan. Senantiasa ramai di waktu shalat wajib plus kegiatan majlis taklim yang rutin diadakan jugaaa…. shalat shubuh berjamaah dilanjutkan pengajian setiap hari senin pagi semakin menyemarakkan kehadiran mesjid ini… alhamdulillah.

Salah satu fasilitas yang tidak dimanfaatkan keberadaannya adalah….. Klinik Gedung Sate. Padahal sekarang setiap hari pintu masuknya terlewati…

Kenapa tidak dimanfaatkan?.. karena syaratnya musti Sakit dulu heu heu heu. Bisa juga main ke situ.. tapi bade naon coba?… ujung2nya urusan penyakit. Bisa juga timbang badan atau cek tekanan darah… tapi nggak ah.

Alhamdulillah diberi sehat dan prima, meskipun bukan berarti nggak pernah sakit, tetep ngerasa drop dan kena penyakit yang istilahnya penyakit kampung seperti salesma/flu, gohgoy/batuk, sakit nelen, pusing, juga muriang panas dingin, atau komplikasi rorombéheun dengan arateul… biasanya diobati dengan 4B.

Mau tau 4B?…

4B itu terdiri dari 4 komponen yaitu :…
1) Banyak Makan,
2) Banyak Minum,
3) Banyak Istirahat dan
4) Banyak Duit….. heuheuheu.

Yang rumit mah poin 3 dan poin 4. Tapi minimal 2 poin awal bisa dijaga dan dilaksanakan karena memang dasarnya RW06 alias rewog (seneng makan).. sehingga klo nemu makanan, pilihannya hanya 2 yakni makanan enak dan enak bangeeeettzz.

***

Namun setelah 8 tahun disini.. akhirnya pecah telor dech. Harus menghadap dokter di Klinik Gedung Sate ini, diperiksa dan di cek tekanan darah ternyata tekanan darahnya rendah 100/80 serta musti di teraphi karenaa…… Teu tiasa ngalieuk (Nggak bisa nengok ke kiri), leher kaku dan punggung sakiit rasanya. Bahasa gaulnya urat ngajepret, salah tidur, motah teuing, sawan bantal. Tapi diagnosis dokter dan memang begitu adanya adalah akibat ‘terlalu‘ diforsir sehingga badannya ‘protes‘.

Alhamdulillah terapi udah dijalani dan dapet surat sakit dari dokter untuk istirahat 3 hari… asyiiik..

Tapi.. hanya 1 hari yang berlaku, karena beban kerja yang cukup padat dan tugas pak Bos untuk mewakili hadir rapat di luar kota, yaa… hari kedua kembali bekerja. Semoga segera membaik dan sembuh sehat seperti sediakala.

Maafkan kawan-kawan klo beberapa hari ini agak somse, nggak nengok klo dipanggil dari arah kiri.. maklum lagi akiit nggak bisa nengok 🙂

Kesimpulannya udah lengkap dech fasilitas di gedung sate digunakan. Tinggal besok-besok jalan keliling taman di sini sambil photo selpi untuk diunggah ke medsos pribadi. Ciaooo. Wassalam. (AKW).