Berenang eh Bekerja di Fave Hotel Tasikmalaya

Bekerja dan berenang di Kota Tasikmalaya…

Photo : Kolam renang di pagi hari / dokpri.

TASIKMALAYA, akwnulis.com. 2 minggu lalu mengulas salah satu kolam renang di Hotel Metro Tasikmalaya, ternyata perintah tugas kembali mewajibkan diri untuk menjejakkan kaki kembali disini. Alhamdullillah, dengan momen yang berbeda bisa kembali menjelajah di kota bordir dan baso ini.

Tetapi tentunya kembali kepada tagline ‘Ngopay dan Ngojay’, maka sasaran terdekat adalah keberadaan kolam renang di hotel ini, Hotel Fave Tasikmalaya.

Tiba di hotel segera menuju resepsionis dan mendapatkan kunci kamar masing-masing. Lalu bergerak ke lift dan menuju lantai yang sudah ditentukan. Menyusuri lorong dalam kondisi mata dan badan yang terasaaaa…. remuk setelah melewati perjalanan di tengah malam selama 3 jam.

Yup karena bejibun tugas sehingga maksain berangkat jam 22.30 wib, tapi itulah jalannya kehidupan… hingga tiba tepat jam 01.00 wib di hotel Fave Tasikmalaya ini.

Pas buka pintu kamar, masukan kartu kunci kamar.. dan bray… lampu menyala… agak melongo karena dua tempat tidur yang disediakan sudah terisi. Yang satu melotot dan satu lagi berkacamata.

Photo : Senyum ceria menyambut di kamar hotel / dokpri.

Omaygaad…. buru2 tarik nafas dan kucek-kucek mata…. ternyata hanya bantal lucu bertema wajah dengan warna2 yang ceria… sugan teh naon.

***

Pagi hari saatnya menyapa hari tanpa banyak tanya, segera meluncur ke lantai 2 dimana kolam renang itu berada… Tadaaa.

Kolam renang berbentuk geometris dan masuk kategori sedang mengecil…. “Jiaaah ukuran apaan tuh?”

Ukuran suka-suka aku ah, usil amat.

Kolam renang ini hanya diperuntukkan bagi tamu yang menginap saja dan disampingnya adalah ruang meeting serta terdapat kedai mini untuk sekedar minum alakadarnya.

Photo : Mengintip kolom renang dari kamar hotel / dokpri.

Yaa… lumayan buat refresh di Tasikmalaya, itupun klo sempet dengan bejibun agenda tugas memang sangat kecil kemungkinannya. “Tapi wajar khan diusahakan…..?”

Terdapat dua kolam yang sebenernya bersatu memanjang, tetapi terbagi untuk area kolam renang anak dengan kedalaman 0,5 meter dan kolam renang dewasa kedalaman 1,2 meter.

“Kok tahu sih?… nyebur yaaa?”

“Ih kepo, emangnya gue meteran, bisa otomatis ngukur kedalaman” jawabku agak ketus.

“Hahahahaha”.... tawa puas menggema, diriku cemberut, tapi perlahan tersenyum dan tertawa bersama.

Saling ejek sesama teman mah biasa… ntar dibalas ah.

Oh iya, airnya dingin yaa…. tetapi airnya terlihat bening dan bisa lihat ke dasar kolam yang membiru dengan jelas. Water tesnya stabil di ph 7,0-7,6 dan cl 1,5. (Keren khan bisa hafal sampai angka-angka, padahal khan tinggal baca di papan indikator hehehehehehe).

Hayu ah berenang dulu… eh salah, hayu kita bekerja dulu. Wassalam (AKW).

Meditasi di Sensa Hotel Swimming Pool

Main air dan mencoba meditasi, disini.

Photo : Pemandangan jembatan layang paspati / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Iseng nulis tentang kolam renang yang pernah dilihat, dinikmati dan dirasakan ternyata ada hikmah yang tidak terhingga.

Yang paling utama adalah belajar konsentrasi dan menjaga ketenangan serta akhirnya belajar berdamai dengan alam dan memperkuat makna kesendirian dalam hakikat hidup yang sebenernya… “Hiiy kok sendirian bro?”

Maksudnya dari sisi makna hakiki, coba saja berenang dengan tenang. Meluncur dari pinggir kolam, biarkan wajah berada di dalam air dan bergerak perlahan dengan menikmati sentuhan air yang menyegarkan. Jangan diangkat kepalanya untuk ambil nafas, tapi tahan sampai paru-paru hampir tidak kuat menahan keinginan alami mengambil oksigen.

Photo : Kolam renang dewasa / dokpri

Coba dalam hati berdzikir dan bersyukur atas makna hidup ini. Nah, rasa sendirian akan dirasakan, sepi tidak ada suara lain selain gerakan air yang menenangkan sekaligus bisa menenggelamkan…. itulah suasana kesendirian yang bisa dimaknai sebagai cara memaknai indahnya berkehidupan.

Jikalau sudah tidak kuat, ambillah nafas dan ulangi. Tidak usah takut untuk tiba di ujung kolam selanjutnya, tetapi biarkan air kolam ini mengantar raga hingga tiba ditujuan…. insyaalloh rasa segar bukan ada di phisik saja tetapi jiwa dan pikiran semakin lebih tertata.

Nggak percaya?”… ayo cobaaa…

Jadi mirip meditasi yang sarat dengan konsentrasi. Cuman klo sambil berenang, konsentrasi buyar langsung terasa atau terlihat dari gerakan tubuh yang nggak selaras dan ujung-ujungnya raga perlahan tapi pasti akan tenggelam menuju dasar kolam renang… cobaa geura.

Nah.. kali ini kolam renang di salah satu hotel di jalan Cihampelas Kota Bandung, tepatnya di lantai 3 Sensa Hotel Bandung.

Photo : Kolam renang anak / dokpri.

Sebuah hotel yang mengambil konsep unik futuristik serta menyatu dengan akses mall yaitu Cihampelas Walk atau Ciwalk, serta akses belanja ke toko-toko di sepanjang jalan Cihampelas, plus juga skywalk yang memanjang diatas jalan Cihampelas menambah keunikan Kota Bandung.

Kolam renang yang tersedia, ukurannya sedang dan memang hanya ditujukan untuk tamu hotel yang menginap saja. Ada satu kolam renang anak berbentuk lingkaran dan satu lagi kolam renang dewasa dengan kedalaman sekitar 1,5 meter..

Yang menarik adalah salah satu sisi kolam renang ini menghadap langsung ke arah jalan layang pasupati dan pemandangan sebagian lanskap kota bandung sehingga ada beberapa media online yang memasukan kedalam golongan ‘infinity pool’.

Infinity pool itu adalah kolam renang yang tepiannya dirancang menimbulkan kesan memanjang sampai tak terhingga dan seolah menyatu dengan alam sekitarnya. Biasanya dibangun di tebing atau di tepi pantai sehingga menyatu dengan alam, bisa juga menyatu dengan lanskap kota kali yaaa……

Menikmati kolam renang di Sensa Hotel, bicara jenisnya maka masuk ke dalam kategori privat pool dengan bentuk yang geometris. Satu sisi yang langsung bisa melihat pemandangan kota yang dianggap masuk ke kategori infinity pool. Kata aku mah belum, tapi yaa gpp…. asyik juga kok, berenang terus nyantey sambil lihat deretan mobil yang berjajar di atas jembatan layang pasupati karena tersendat kemacetan.

Disisi kolam renangnya ada kursi santai, rumah-rumahan plastik untuk bermain anak dan meja kursi untuk menikmati pemandangan kota bandung juga ada akses tangga ke lantai lain menuju ruang fitnes.

Catatan penting, usahakan klo moo berenang diluar jam makan guys. Karena ntar malah jadi tontonan orang, soalnya kolam renang ini berbatasan langsung dengan restoran, terutama meja kursi yang outdoornya. … boro-boro bisa konsentrasi apalagi meditasi, yang pasti jadi ngobrol hepi-hepi. Kecuali memang kamu seneng berenang sambil diliatin orang-orang, itu mah beda lagiiih.

Itulah sekelumit kisahku dengan kolam renang di Sensa hotel. Selamat bersenang-senang, Wassalam (AKW).

Berenang di Aston Tropicana Hotel Bandung

Bercengkerama mesra dalam kesegaran rasa, disini.

Photo : Kolam renang anak dan bola aneka warna / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Jaman baheula eh jaman dulu tempat ini menjadi tempat kawula muda bergaul mencari hura dan jati diri, namanya studio east. Yang hafal dan inget dijamin bukan generasi millenial dan umurnya dapat ketebak hehehe.

Sekarang bangunan itu tetap berdiri dan berganti rupa menjadi hotel, namanya Hotel Aston Tropicana di Jalan Cihampelas Kota Bandung.

Moo promo hotel?”

“Bukan pren, moo lihat kolam renangnya”

Gubraag!!!… “walah berenang lagi toh”

Tanpa terganggu dengan kebingungan penanya, bergegas masuk lift yang pintunya telah terbuka. Dengan keyakinan mantab, pijit nomor enam untuk membawa raga ini melihat dan menikmati kolam renang di hotel yang indah ini.

***

Photo : Kolam renang Hotel Aston Tropicana / Dokpri.

Kolam renang dengan air membiru dil lantai 6 ini cukup menarik selera untuk segera berkecibak mesra. Terdapat 2 kolam renang, yakni untuk anak-anak demgan kedalaman 60 cm. Kolam satu lagi diberi sekat sebagai pembeda kedalaman, yaitu kedalaman 1,2 meter dan 1,5 meter.

Disamping kolam terdapat kursi-kursi bersantai sambil menghirup kesegaran udara Bandung ini. Terdapat juga mini cafe dan meja kursi yang memanjakan penikmat kolam renang dengan sajian minuman dan kudapan yang yummy.

Oh iya, jam operasionalnya mulai 06.00 wib sd 18.00 wib.

Photo : Cafe samping kolam renang / dokpri.

Kolam renang ini relatif tenang dan tidak terlalu ramai, karena berdasarkan kebijakan manajemen hanya bisa diakses oleh tamu hotel yang menginap saja. Tapi minimal info ini bisa nambah-nambahin referensi jikalau pas di Bandung dan nginep disini, jangan lupa berenang eh main air bersama keluarga.

Karena dengan berenang melatih konsentrasi dan menikmati ketenangan dalam kesunyian…

maksudnya?….

ntar diulas ditulisan selanjutnya.

Gak sabar pengen segera turun aah…. Wassalam (AKW).

***

Berenang di Pandeglang

Berenang di sini, sebagai hiburan dalam perjalanan.

Photo : Kolam renang dini hari / dokpri.

PANDEGLANG, akwnulis.com. Adzan shubuh berkumandang dikala menjejakkan kaki di lobby hotel Horison Altama Pandeglang Provinsi Banten, setelah perjalanan selama 6 jam menyusuri pekatnya malam melintasi 3 provinsi (Jabar-Jakarta-Banten).

Lelah bukan untuk berkeluh kesah, tapi sesaat mendesah untuk selanjutnya musnahkan resah dan hasilkan sesuatu yang bernilai berkah.

Salah satu yang bikin semangat adalah kecipak air menyegarkan dari kolam renang yang segera menyambut dikala raga ini tuntas cek in dan bergerak menuju kamar. Sayangnya sang kolam masih dalam proses pembersihan sehingga harus bersabar dikala ingin bercengkerama dalam basah yang menyegarkan.

***

Tuntas meeting adalah saat yang tepat untuk mencoba bercengkerama dengan segarnya rasa dan biru kemilau kolam renang di hotel ini.

Photo : Kolam renang di sore hari / dokpri.

Memang bukan infinity pool, ataupun berukuran olimpic yang panjang dan luas. Tetapi mensyukuri kesempatan sekecil apapun adalah nilai hakiki dalam kehidupan.

Jadi segeralah berubah, menyesuaikan kostum agar cocok dengan kolam renang. Bukan pake solempak yang terlalu minim, bukan pula pake jas dasi trus loncat nyebur ke kolam sementara peserta dan panitia rapat lainnya masih bergerombol di sekeliling kolam renang.

Bersabarlah…..

Biarkan waktu bernafas sejenak, melepaskan sisa resah yang mungkin masih tersimpan di ujung dada pengharapan.

Photo : slice fruit with hot lemon / dokpri.

Akhirnya sore haripun menyapa, sepi suasana membuka peluang untuk bercengkerama dalam kesegaran kolam berkelok dengan kedalaman 1,2 meter ini.

Ditemani payung-payung warna warni penghibur lara hati, cukup sebagai penggugah raga memberi modal kesegaran sebelum berjibaku kembali dengan kepadatan lalu lintas Pandeglang – Jakarta – Bandung.

Gejebur!!!!!

Selamat #ngojay, Wassalam. (AKW).

Kolam Renang Aryaduta Bandung

Berenang disini disela tugas dan harapan.

Photo : Bersama bunga di lantai 13 / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Terdiam sejenak sambil memandang lanskap Kota Bandung ke arah utara, Gunung Tangkuban Perahu dan gundukan bukit di bandung utara menjadi latarnya. Gedung sate hanya terlihat bangunan tertingginya saja, dilihat dari sini menjadi salah satu elemen bangunan diantara bangunan lainnya yang berlomba menampilkan keunikannya.

“Mana kopinya?”

“Hush…. diem dulu, baru nulis cerita udah ditanya kopi”

***

Menikmati lanskap kota bandung dari ketinggianpun tidak bisa berlama-lama karena waktu ternyata bukan milik kita. Segera harus kembali bergelut dengan tugas dan bejibun kegiatan yang harus dijalani dan tentunya dituntaskan.

Tapii….. tulisan ini bukan mengulas beratnya tugas dan banyaknya beban pekerjaan, itu mah resiko profesi yang harus dijalani.

Lebih baik bercerita sesuatu yang sederhana dengan kata-kata dan kalimat yang sederhana, tentu pembahasannya tentang Ngojay-Ngopay-Ngeteh-Nyalad dan aneka bahasan yang ringan tapi sopan. Sederhana tapi bermakna.

***

Setelah tugas agak longgar, maka lantai 3 menjadi tujuan. Lantai 3 Hotel Aryaduta Bandung.

“Moo kemana mas?”
“Jalan-jalan ajaaa”

Photo : Kolam Renang Hotel Aryaduta Bdg / Dokpri.

Tadaaa…… setelah keluar lift, belok kiri sedikit dan belok kanan ikuti lorong hingga menemukan jalan keluar….. menuju restoran outdoor dan terdapat taman menghijau yang bikin hati adem.

Lewati aja.

Ada tangga sekitar 10 anak tangga, segera naik dan akhirnya berjumpa dengan kolam renang hotel Aryaduta, senangnya.

Kolam renang berbentuk persegi empat dengan kedalaman berstrata dari mulai 1,1 meter sampai 1,7 meter. Diujung barat terdapat kolam anak berbentuk lingkaran.

Nah disekelilingnya terdapat korsi santai yang unik, kursi kayu dihias dengan kain-kain putih. Bisa dipakai bersantai meskipun tidak harus berenang ataau….. nonton yang renaaang.. ups. Yang pasti buat ngisi Instagram, insyaalloh photo-photo yang dihasilkan akan ciamik karena suasana dan pemandangan yang instagramable.

Photo : Beberapa Gazeebo dan bangunan Kids Club / dokpri.

Jam operasionalnya 06.00 Wib sd 22.00 wib, bagi penginap ya jelas gratis. Untuk yang tidak menginap, bayar aja langsung di petugas, 77ribu untuk dewasa dan 45ribu untuk anak.

Disamping kanan kolam renang, terdapat kids club, operasional pukul 08.00 sd 17.00 wib, nah ini fasilitas khusus penginap.

***

“Mana kopinya?”

“Astagfirullohal adzim, udah atuh jangan nanya kopi mulu”

Photo : Petugas Kolam Renang Aryaduta / dokpri.

Itulah percakapan terakhir sebelum raga ini menceburkan diri, bergabung dengan segarnya air kolam renang yang sudah menanti sedari tadi. Bercengkerama dalam damai dan memberi celah ketenangan dikala raga menyelam menyentuh dasar kepastian. Wassalam (AKW).

Kolam Renang Hotel Borobudur – Jakarta

Birunya air bisa mendamaikan panasnya Ibukota, tapiii…..

Photo : Kolam renang Hotel Borobudur / dokpri.

JAKARTA, akwnulis.com. Sebuah harapan terkadang hanya angan yang tak bisa membumi dengan kenyataan. Begitupun dengan kejadian hari ini.

Luas kolam renang biru membentang, airnya jernih mengajak untuk bercengkerama dalam kesegaran. Dengan ukuran olimpic alias panjang 50 meter dan lebarnya 25 meter (standar ukuran federasi renang internasional), kedalaman kolam minimum 1,35 meter hingga 6 meter dihitung dari dinding kolam.

Nah disini, di kolam renang Hotel Borobudur Jakarta, kedalaman kolam renangnya dimulai dari 1,4 meter, 1,5 meter, 1,6 meter dan terakhir paling ujung timur kolam kedalamannya 3,8 meter.

Photo : Kolam renang anak / dokpri.

Di arah kanan barat tersedia juga kolam renang anak kecil dengan ukuran bujur sangkar 10 × 10 meter tapi ada lekukan tajam (kayaknya), soalnya nggak bawa meteran, trus pas nyoba diukur pake jengkalan tangan… keburu pegel heuheuheu, trus mas mas safeguardnya ngeliatin terus. Mungkin dalam hatinya dia berkata, “Orang ini kenapa ya?, kayaknya baru ke kolam renang”

Maka di otak segera disusun rencana, kapan bisa nyebur disini. Bukan untuk berenang di kedalaman 3,8 meter tetapi cukup bercengkerama di pinggir kolam sambil menikmati pemandangan.

“Lho kok gitu, kamu mau berenang atau cuman liat yang berenang?… atau jangan-jangan kamu nggak bisa berenang?”

Photo : Salah satu private garden Hotel Borobudur / dokpri.

Pertanyaan bertubi-tubi menohok diri, menyudutkan harapan yang semakin menyempit.

Pertanyaan itu tidak untuk dijawab. Hadirku disini bukan untuk bercengkerama dengan segarnya air kolam renang ukuran olimpic ini saja tapi banyak hal penting yang harus dikerjakan.

“Apaan tuh?”
“Sttttt.. rahasia” perlahan berbisik sambil menempelkan jari telunjuk di jidat…. eh di bibir.

***

Oh ya, kolam renang disini full fasilitas. Handuk jelas ada, shower buat mandi dan berbilas tersedia. Bilas di luar juga tersedia di dekat kolam renang anak… atau buat anak2 kali ya?

Trus safeguard ada, kursi bersantainya banyak lengkap dengan payung peneduh. Suasana sekitarnya asri dan taman yang luas. Bisa jogging berkeliling area taman, atau bermain tennis lapangan, tinggal milih karena jumlah lapangan tenisnya banyaak.

Photo : Melihat kolam renang dari atasnya / dokpri.

Oh ya lupa, air kolam renangnya dingin. Klo kepengen air hangat ya ada jacuzzi tapi berbeda lokasi dengan kolam renang. Musti jalan dulu melewati pinggir lapang tennis.

Pokoknya lengkap deh, cuman syaratnya memang musti nginep di hotel ini.

“Woooy… ngapain nongkrong disitu?”
Gelegar suara bos memecahkan konsentrasi. Tanpa jawaban dari mulut yang ternganga, sebuah anggukan lemah mewakilinya.
Untung aja belum copot copot dan pake bikini… eh celana renang.

“Selamat tinggal kolam renang, moo meeting dulu yaaa”

“Iyaa” Kolam renang menjawab sambil mengibaskan riak air membiru, menenangkan hati mungkin bisa bersua lain kali dan menambah semangat untuk bersiap kembali menapaki perjalanan diri hari ini. Wassalam (AKW).

Swimming Pool Grage Sangkan Kuningan

Menikmati kolam renang di salah satu hotel Kabupaten Kuningan.

KUNINGAN, akwnulis.com. Birunya air membawa ketenangan, gemericiknya membuat ritme jiwa kembali selaras setelah didera tugas dan dinamika kehidupan. Suasana alami adalah janji bumi, yang membuat rasa hakiki bahwa manusia dan alam harus bersinergi.

Sebuah konsep yang ditawarkan oleh salah satu hotel di Kabupaten Kuningan ini begitu memanjakan harapan dan menenangkan perasaan bagi yang datang dengan tujuan tugas ataupun berlibur bersama keluarga tersayang.

Anugerah subur menghijau di dataran kaki Gunung Ciremai serta berkah air panas alami yang menjadi keunggulan tersendiri berpadu disini, di Hotel Grage Sangkan.

Bagi yang kepo dan penasaran, udah nggak usah bingung dan galaw. Tinggal buka smartphone, googling, google map atau waze. Pesan via traveloka, tiket.com dan aplikasi sejenisnya… selesai. Karena tulisan ini mah bukan iklan, tapi ceritaku AKW yang nulis. Siapa tahu memang ada yang perlu dengan informasi ini, titik.

“Ih kamu kok jadi sensitif?”
“Bukan gitu, cuma klarifikasi aja”

Lanjuut…..

Photo : Ngopay di Kolam renang / dokpri.

Kembali ke birunya air, maka swimming pool yang menjadi arah tulisan ini. Kolam renang utama yang menjadi fasilitas hotel ini terletak di dalam area hotel setelah melewati lobby. Diapit oleh beberapa ruang pertemuan dan tempat makan atau restauran dengan pemandangan luas alam kuningan bernuansa hijau alami.

Sebelum ke kolam renang, sebenernya terdapat kolam air panas alami dan bagi penginap dapat voucher masuk free. Nah, pas mau masuk dan rencananya ambil photo, ternyata ibu-ibu semua, mungkin rombongan arisan kali. Jadi nggak enak, urunglah mengambil photo kolam air panas ini.

Segera bergeser ke kolam renang yang besar dengan kedalaman 1,8 meter. Biru mengharu menyambut rindu, terang berpendar menjejak sinar. Dasar kolam yang biru ditambah tulisan ‘Grage’ memberikan identitas jelas sedang berada dimana sekarang. Disamping kanannya ada kolam anak, ukuran 5×3 meter, lumayan buat bercanda dengan anak tercinta.

Tak lupa secangkir kopi ikutan didokumentasikan di pinggir kolam. Kopi jatah rapat, tetapi tetap rasanya nikmat.

Jam operasional mulai pukul 07.00 wib sampai jam 20.00 wib. Peralatan handuk tersedia lengkap, jangan lupa kepada petugas tunjukan voucher hotelnya. Kamar bilas berada di arah utara kolam renang, sekaligus akses menuju kolam air panas.

Jadi beres berenang di kolam air dingin, bilas sebentar, lanjut berendam di kolam air panas, nikmatnyaaa. Sayang sekali sore ini meetingnya masih berlanjut, sehingga momen bercengkerama dengan gemericik rasa akan sedikit tertunda. Mungkin baru bisa besok atau lusa. Met ngojay bray, Wassalam (AKW).

***

Alamatnya :
Hotel Grage Sangkan Kuningan
Jl. Sangkanhurip No.1 Kuningan Jawa Barat
Telp 0232-614545