Maksi dori & Peppermint tea.

Cari kopi jadinya maksi.

Photo : Sajian Jhon Dori Almo at Square resto / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Datang ke Hotel Novotel ini dalam rangka ‘sesuatu‘ pastinya, ada maksud dan ada tujuan. Biarkanlah latar belakang hadirnya raga ini menjadi misteri, tetapi hasil kehadirannya siapa tahu bisa menjadi referensi.

Investigasi pertama tentu bicara ‘ngojay‘ maka sasarannya adalah kolam renang dan kalaupun dimungkinkan tema kedua adalah ‘ngopay‘ atau minum kopi tanpa gula (kohitala)…..

Ternyata…. kolam renang yang tersedia di Novotel Hotel jalan Cihampelas Bandung ini hanya untuk penghuni eh penginap saja, tidak bisa diakses diluar tamu… ya sudah nggak jadi deh.

Photo : Pepermint tea / dokpri.

Tapi, karena panggilan alam sudah berbunyi yaitu suara perut kukurubukan*).. lapeer, maka opsinya bergeser menjadi mencari menu makan siang dan di lantai 1 dekat lobby hotel ini tersedia Square Resto, bergegaslah kaki kesitu dengan harapan ada makanan berat sekaligus kopi.

Setelah duduk di kursi yang tersedia, memilih menu dan memutuskan memesan ‘Jhon Dory Almo‘ ditemani Peppermint tea.

“Kok nggak pesen kopi?”

“Lagi pengen kopi manual brew, ternyata nggak ada, adanya sajian kopi dengan mesin kopi… “

Nah… sambil menunggu sajian makanan dan teh datang, berjalan-jalan di sekitar restoran juga ke arah luar melewati pintu kaca… ternyata… dipinggir kirinya dibalik rimbunnya pepohonan, disitulah kolam renang berada… cekidot.

Photo : Kolam renang Hotel Novotel jl Cihampelas Bdg / dokpri.

Wajar saja kolam renangnya hanya untuk tamu, karena ukurannya terbatas, klo umum juga bisa akses..malah jadi penuh orang dan susah berenang.

Tapi klo nginep, berenang disini ….. yaa lumayan buat sambil ngasuh anak juga olahraga menyegarkan bagi badan dan fikiran.

Kembali ke sajian makanan yang dipesan, akhirnya datang sajian ikan dori dengan nasi bumbu hijau dengan porsi mungil (memang request minta nasi sedikit) serta sayuran rebus plus bumbunya berbalut keju….. dan minumannya adalah peppermint tea yang seduh sendiri….. juga air panasnya bisa refill… lumayaaan.

Yummy…..

Harganya yach standar hotel, jadi sesekali aja… klo tiap maksi kayak gini… gajinya pasti 12 koma…
maksudnya tanggal 12 udah koma hehehehehe. Harga Jhon dory almonya 45ribu dan pepermint tea nya 45ribu, itu semua belum termasuk pajaknya.

Udah ah ntar aja ngitung dengan pajaknya….

Yuk ah.. mamam dulu… bismillah. (AKW).

***

Kukurubukan = Suara perut keroncongan.

Kolam renang House Hotel.

Menata rasa dibalik birunya air yang menggoda.

Photo : Air biru yang mengundang / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Birunya air kolam renang mengundang rasa untuk datang, meskipun dikala berniat berenang agak risih dengan banyak pasang mata yang memandang.

“Lha, cuek aja, khan memang kolam renang fungsinya buat berenang!!!”

Masalahnya sederhana, kolam renang ini dikitari oleh meja-meja dan kursi yang menyatu di pinggir kolam serta akses langsung ke lobby tamu, jadi terasa risih ajah… eh ternyata penjelasan praktis ini malah di samber lagi.

“Ya nggak usah renang klo risih mah!!!” dengan nada sewot agak meninggi.

Aku terpana sambil menatap wajah yang murka sambil di kepala di jejali tanda tanya, “Lho kenapa harus marah, lha wong saya yang mau berenang dan saya juga yang nggak jadi berenang karena risih di lihat orang.”

Ternyata…. sambil perlahan menarik nafas panjang, pertanyaan ini perlahan sirna. Berusaha hadirkan pikiran positif, “Mungkin dia memang peduli, sehingga ikut merasa perlu menjadi pengatur kehidupanku… padahal kamu siapa sih?”

***

“Jadi berenang nggak?”

“Nggak Jadi”

“Okey”

Ternyata kepeduliannya masih tinggi, luar biasa.

Kolam renang tersenyum melihat percakapan kami, kolam renang kecil yang cukup buat bercengkerama bersama keluarga. Selain kolam renang dewasa juga terdapat kolam renang ‘agak’ dangkal sedalam 60 cm. Jadi bisa sambil ngopi dan ngawasin anak yang berenang bersama ibunya. Tapi jangan lupa nanti gantian, ibunya giliran renang dan ayahnya ngopi lagi….. ups kok tetep ajaaa.

Maksudnya ya bergilir dan bekerjasama menjaga anaknya, …. khan dulu bikinnya barengan juga hehehe..….

Jangan lupa…. berenangnya disesuaikan dengan jam operasional kolam renang ini yaitu dari jam 06.00 wib hingga 19.00 wib.

Oh iya lokasinya di House Hotel Sangkuriang, jalan Sangkuriang nomor 1 Kota Bandung.

Selamat wiken kawan, Wassalam (AKW).

Air Panas Alami Hotel Tirta Gangga.

Sekilas tentang kolam renang di Tirta Gangga Hotel.

Photo : Kolam renang air panas Tirta Gangga / dokpri.

CIPANAS, akwnulis.com. Beredar di sekitar kaki gunung Guntur kabupaten Garut tepatnya di daerah Cipanas tentu akan dimanjakan dengan bejibun hotel, villa, penginapan hingga rumah-rumah penduduk yang memiliki akses menikmati air panas alami.

Bisa langsung di kamar hotel masing-masing (tentu dengan harga yang lumayan), atau bergabung di kolam renang yang tersedia di hotel, atau bisa juga di ruangan-ruangan bak air panas private yang bisa disewa untuk berendam dalam kepanasan… tinggal memilih saja, disesuaikan dengan kebutuhan.

Apakah berlibur atau berjalan-jalan bersama keluarga?... atau kebetulan harus bekerja dalam bentuk rapat, seminar dan sebagainya, serta hanya tempat relaksasi setelah seharian menjadi konsultan/pemateri dalam acara di garut kota. Tinggal sesuaikan dengan budget dan kebutuhannya. Buat pesan hotel, villa atau penginapan saat ini sangat dimudahkan dengan adanya aplikasi dan jangan lupa rupiah yang ready di mobile banking, jadi cepet semuanya… transaksi cepat dan duit ludesnya cepat hehehehehe.

Tulisan singkat terdahulu tentang hotel di daerah cipanas ini adalah Hotel Harmoni dan sekarang agak bergeser ke hotel lain yang sudah berdiri sejak awal di kaki gunung guntur ini, namanya Hotel Tirta Gangga.

Photo : Twin bed room, lumayan buat istirahat / dokpri.

Meskipun tidak bisa menikmati suasana dengan santai dan sempurna, tetapi minimal ada sebuah cerita.

Cerita apa adanya dan yang dilihat serta dirasa dengan waktu yang begitu singkatnya.

Karena datang mendadak dan hampir menjelang tengah malam, maka yang penting dapet kamar dan di lantai 2 bangunan baru, itulah kamar yang masih tersedia.

Bentuk kamar lowbudget, agak L4 tetapi secara fungsional cukup lengkap, twin bed, tv, water heater, dan kelengkapan lainnya. Lumayan buat istirahat.

Ternyata jendela kecil disamping meja bisa langsung akses teriak ke warung di bawah sana, jadi selain room service juga bisa order via teriak minimal snack dan rokok… karena warungnya memang buka 24 jam.

Photo : Meja praktis minimal, jendelanya bisa dibuka dan akses order teriak ke warung di jalan raya / dokpri.

Esok paginya sarapan di bangunan lama lantai 2, dengan beberapa pilihan sarapan, scramble egg, sosis, nasgor, mie goreng, irisan mentimun dan kopi atau teh ditambah tumis-tumisan serta kentang goreng, cukup lumayan lengkap.

Nah sebelum cabut karena musti beresin kerjaan di kota Garut, sempetin mengabadikan kolam renangnya yang mulai ramai padahal masih pagi lho.

Kolam renang dewasa dengan kedalaman mulai 1,5 meter hingga 2 meter dengan temperatur air hangatnya cukup panas lho…. jadi klo moo masuk kolam renang ya alon-alon supaya nggak kaget… mungkin karena lebih deket ke gunung guntur yaa…. jadi panasnya jauh lebih panas dibanding di kolam renang Hotel Harmoni.

“Nggak percaya?, monggo coba aja”.

Kolam renang air panas ini selain fasilitas hotel juga bisa diakses dari luar dengan tarif 30ribuan… juga ada kamar rendam plus pancuran umum yang juga airnya panas alami… itu yang bikin ramai semenjak pagi.

Sayangnya kami tak sempat menikmati kepanasan air panas alami gunung guntur ini, hanya bisa memandang, merekam dengan mata dan dituangkan dalam cerita, kasian yaa…..

Ga papa, besok lusa bisa datang lagi dan bisa bercengkerama dengan air panas alami sesuka hati, selamat wiken kawan. Wassalam. (AKW).

Melayang & Berenang di Pangandaran.

Mari melayang dan berenang kawan…. jump.. jebuur.

Photo : Melayang dulu… / dokpri.

PANGANDARAN, akwnulis.com. Bermain di pantai menjadi menu andalan di kala raga beredar disini, kawasan wisata Pangandaran. Meskipun pagi harinya sedikit galau karena bersua dengan kesedihan, tetapi terlalu terlarut dengan kesedihan bukan cara terbaik menjalani hidup, monggo baca KOPI & PILU.

Sedih dan pilu itu manusiawi tapi tak usah berkepanjangan, hayu beredar di pantai dan merengkuh kesegaran.

Move… move.. move.

Tanpa banyak basa-basi, segera berlari ke pantai disambut hembusan angin kencang dan panasnya pasir putih karena menyimpan kekuatan yang dikirim via sinar mentari sedari tadi.

Dikala akan mencapai bibir pantai, baru tersadar bahwa stelannya masih cocok buat rapat, bukan mantai…. oww dilema.🤣🤣🤣😂🤣🤣

Moo balik ke hotel pasti lama lagi, moo nyebur juga bakalan aneh, masa celana kain dan sepatu resmi dipake berenang… mikir dulu donk.

Akhirnya berubah pilihan tapi tetap mantai, segera ajarkan ilmu (seperti) terbang kepada anak magang yang cepat menyerap ilmu dan penuh keingintahuan, yuk kita levitasian.

Panasnya pasir pantai tidak menjadi halangan untuk berulang kali meloncat dan mengikuti petunjuk :

1… 2… 3… jump….

tentu dengan gaya yang seakan tidak meloncat.

…. Ribet amat sih bro’

“Kalem, no pain no gain pren”

Maka meloncatlah dengan wajah tanpa ekpsresi, seakan tidak ada aksi yang terjadi.

Jump… Cetrek

Jump… Cetrek.

Berhasill…….

Meskipun tidak bisa mengambang terlalu jauh, tetapi jarak dengan pasir pantai tercipta dan efek melayang terwujud sudah, Alhamdulillah.

***

Photo : Swimming pool Suryakencana Hotel Pangandaran / dokpri.

Setelah puas bercengkerama dengan panasnya pasir pantai, maka bergegas kembali ke hotel tempat memginap, namanya Suryakencana Hotel.

Langsung bergegas ke lantai 3 dimana kamar yang menjadi.hunian sementara berada. Gerakan pertama tentu berganti stelan, dari sepatu pantofel menjadi sendal gunung aneka situasi, celana renang, kemeja pantai warna-warni dan tidak lupa kacamata hitam.

Tapii…… ke pantai masih panas terik, jangan sampai kulit wajah hasil perawatan jadi kembali kusam….ahaaay

Berubah rencana, jadinya turun ke lantai bawah menuju kolam renang hotel saja. Tersedia kolam renang berair biru jernih, kedalaman 1,5 meter dan juga ada sisi dangkal untuk anak-anak. Ditemani kerindangan pohon yang asri, semakin mempercepat raga unyuk segera bercengkerama dengan kesegaran air tawar di kolam renang sebelum nanti dilanjutkan dengan diskusi bersama air laut yang penuh sensasi.

Jeburr!!!!

Photo : Swimming pool Hotel Suryakencana / dokpri.

Segar menyelimuti raga dan seluruh permukaan kulit serasa disentuh secara bersama-sama, hadirkan ketenangan dan mendorong kelenjar syaraf pusat dan kelenjar hipofisis memproduksi hormon endorphin lebih cepat.

Rasa senang dan bahagia hadir tanpa jeda, kesegaran juga hadir merata, kemooon… jangan lupa bahagia. Wassalam (AKW).

Kolam Renang Hotel Santika.

Berenanglah sebelum berenang itu dilarang…

Photo : Kolam renang anak di Hotel Santika Bandung / dokpri.

BANDUNG, akwnulis.com. Ini adalah kisah singkat tentang bercengkerama sehat bersama air kolam renang yang sesekali bersahabat meskipun harus hati-hati untuk hindari akibat.

Terletak di lantai 2, kolam renang ini adalah fasilitas bagi penginap di Hotel Santika Bandung yang berlokasi di Jalan Sumatera Bandung. Sebuah lokasi strategis karena di seberang depan adalah Mall Bandung Indah Plaza dan di seberang sebelah utara adalah Mall Riju (Riau junction), juga akses mudah ke pusat pemerintahan Kota Bandung dan Provinsi Kawa Barat (Gedung Sate) karena memang berada di posisi yang tepat.

Kolam untuk anak dengan kedalaman 60 cm berbentuk lingkaran drmgan keteduhan terjaga karena terlindungi oleh bangunan diatasnya dan kolam dewasa dengan kedalaman mulai 1,5 meter hingga di ujungnya menjadi 2 meter,……… jadi buat yang masih belajar berenang harus hati-hati, jangan sampai pas nyentuh kedalaman 2 meter sementara tinggi badan hanya semekot (semeter setengah kotor… hehehe)... panik dan bikin keributan.

Kursi tunggu dan handuk tersedia di petugas, tinggal minta saja. Untuk toilet dan kamar bilas sedikit turun tangga dari ujung kolam dewasa (ada petunjuk yang jelas kok).

Photo : Kolam renang dewasa agak kelabu dengan kedalaman 1,5m sd 2 m / dokpri.

Kualitas air kolam standar dan terdapat pengukuran berkala tingkat kepekatan, ph ideal juga kandungan kaporitnya, yang pasti ikuti aturan mainnnya, beres berenang berbilaslah dengan air bersih dan bersabun, jangan berbilas dengan pasir karena ntar disangka keturunan kucinggg…. meoooong.

Oh iya, air kolam renangnya dingin, tapi jangan khawatir, kesegaran akan didapatkan dan kehangatan hati kembali kepada masing-masing.. eaaaaa.

Selamat bercengkerama dengan kesegaran, jangan lupa bersyukur dan bahagia. Wassalam (AKW).

Berenang di Harmoni Hotel.

Relaksasi di kaki Gunung Guntur.

Photo : Kolam renang air agak hangat / dokpri.

CIPANAS, akwnulis.com. Pagi yang cerah di kaki gunung Guntur memberi kesegaran tak terperi. Jangan terus berdiam di kamar, tetapi gerakkan raga dan kuatkan kaki agar melangkah menuju lantai bawah, disana kesegaran lainnya menanti.

Photo : Kolam renang dewasa & kolam renang anak / dokpri.

Gunung Guntur masih sembunyi di balik awan pagi, berselimut dingin yang merayu untuk kembali ke haribaan selimut di kamar lantai 2. Tapi daya tarik kesegaran kolam renang tidak bisa dilupakan, apalagi ada sedikit kehangatan yang akan memanjakan badan, maksudnya kolam renangnya airnya hangaat…. “Iya gitu??”.

Ternyata bener kawan, kolam renangnya bertemperatur hangat-hangat kuku, yach lumayan dibandingkan hanya berdiam di pinggir kolam dan di terpa angin pagi yang menggemaskan.

Jeburr!!!!…

Kolam renang satu lagi untuk bermain anak-anak, lengkap dengan seluncuran dan ember tumpahnya. Cuma anaknya nggak ikut…. yaa… nggak jadi bermain-main disitu.

Photo : Suasana kamar hotel / dokpri.

Kesegaran dan kehangatan air kolam renang memberi rasa nyaman, kombinasi alami yang menghasilkan relaksasi. Sementara kamar yang hangat ditinggalkan dulu, sofa yang luas silahkan menunggu, sementara raga ini bersantai dulu serta semoga jiwapun bisa lebih membumi tanpa terbebani pikiran tugas pekerjaan yang selalu hadir dalam labirin pikiran dan selasar neocortec.

Photo : Sofa & Sajadah / dokpri.

Sebuah pilihan tempat yang pas untuk jeda sejenak, beristirahat di sela beban pikiran dan tugas yang terus di-gas. Kerjaan kelar, istirahatpun bukan hanya kelakar.

Yang kepo, ini namanya Hotel Harmoni di daerah Cipanas Garut.

Hayu ngojay bray, Wassalam (AKW).

Ngopay di Warung Garut.

Menikmati sajian kopi garut di warungnya.

GARUT, akwnulis.com. Dikala malam mulai menjelang, sebuah rasa menyeruak membuka peluang. Setelah lelah bekerja seharian tibalah saatnya menikmati pemandangan sambil bersantai tanpa gangguan.

“Tapi ini sudah malam kawan”

Ya gimana lagi, tugas pekerjaan tetap harus dituntaskan meskipun melewati jam yang sudah diikat aturan. Nggak usah itung-itungan, Allah Maha Tahu, kerja aja, insyaalloh mendapat rejeki yang berkah dan insyaalloh melimpah.. Amiin.

Bergeraklah raga menyusuri jalanan di kota garut jawa barat, mencari sesuap kopi yang masih bisa didatangi, meluncuur….

Photo : Arabica halimun selatan V60 / dokpri.

Dengan bantuan gugelmep plus waze serta silaturahmi dengan penguasa lokal, maka tidak sulit menemukan cafe yang menyajikan kop dengan berbagai pilihan bean serta model pemprosesan lokal dari mulai aeropress, v60, calita dan kawan-kawannya.

Sajian pertama, Arabica halimun selatan garut full wash. Tangan terampil barista Warung Garut yakni kang Away bergerak sinergis memproses pesanan manual brew dengan cekatan.

Photo : Kang Away Barista Warung Garut / dokpri.

Bodynya lite tetapi acidity medium high dengan after taste ada selarik rasa manis… Sruput dulu..

Sebelum pesan sajian selanjutnya, diselingi dulu mencoba satu sloki arabica garut selatan yellow cattura… gratis, milik ini mah.

Sajian kedua adalah arabica papandayan dengan metode manual brewnya tetep v60…. prosesss

Warung Garut ini adalah cafe yang cukup luas terletak di Jalan Pahlawan Garut. Tempatnya nyaman dengan berbagai variasi menu lengkap baik western ataupun asia. Tapi bukan itu tujuannya, karena sajian secangkir kopi yang akan menyelesaikan pertanyaan ini, apalagi jikalau kualitas beannya premium, komposisi seduhan yang tepat baik suhu, rasa dan suasana, maka tinggal dinikmati tanpa banyak basa basi.

Photo : Arabica Papandayan V60 / dokpri.

Sajian kedua, rasa pahit bodynya cukup kuat, dengan acidity medium cenderung low dengan aftertastenya muncul juga karakteristik profile serasa dark chocholate.

Akhirnya seiring waktu yang beranjak melewati dini hari, maka sesi mengopipun harus berakhir karena esok pagi berkutat kembali dengan berbagai tugas yang tiasa henti. Perlu istirahat dan recharge body agar tetap bugar tiada henti, Wassalam (AKW).

***