Historical Flight Kertajati Bab 2

Lanjutan goresan pena momen bersejarah Penerbangan Pertama Pesawat Komersial dari Bandung ke Kertajati.

Historical Flight Kertajati 2

Berlanjuut yaaaa….. inilah lanjutan dari Historical Flight Kertajati.

Memasuki tangga pesawat Batik Air terasa rasa bangga semakin membahana… meskipun masih terselip khawatir… diijinin terbang nggak sama orban?. Bukan irban ya… klo irban tuh inspektur pembantu (pejabat di inspektorat yang punya fungsi pengawasan)… ini mah orban yaitu otoritas bandara. Yaitu Unit pelaksana teknis dibawah Dirjen Perhubungan Udara (DPU) Kemenhub yang punya gawe pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan di bandar udara.

Jangan dipikirin… ah… Bismillah wae.

Photo : Para Kuwu dan sekdes/Fb pak Virda DE

Memasuki pesawat Batik Air jenis Airbus A 320 dengan ID 8170 disambut senyum ramah para pramugari yang berbaju brukat putih dan bawahannya kain corak merah khas Lion Air Grup serta berkerudung merah. Kami duduk sesuai tiket yang sudah dipegang masing-masing.

Semua penumpang tertib memasuki pesawat dan sebelumnya mengabadikan diri di depan pesawat sambil megang spanduk ‘Historical Flight’ yang tersedia… wajah sumringah tak bisa disembunyikan.. semua tersenyum ceria… bahagia dan bangga.

Para rombongan Kuwu, Sekdes dan Pak Camat Kertajati memasuki pesawat yang akan terbang pertama kali dan mendarat di wilayahnya… di Kertajati. Pesawat dengan kapasitas 150 orang hampir sepenuhnya sest terisi.

Memandang ke luar dari jendela pesawat terlihat para tamu undangan VVIP dan VIP termasuk para kepala OPD bergegas menuju tangga pesawat Garuda… bersiap terbang bersama.

***

Photo : Bersama pa Risad Bu Jatti, para Kabag terdahulu/dokpri.

Terlihat sebuah helikopter terbang mendekati landasan Bandara Husein Sastranegara… diyakini itu adalah pak Gubernur Ahmad Heryawan yang terbang dari Kertajati.

Lho kok?… ya iya atuh. Khan tadi pagi pak Aher udah standby di Kertajati untuk menyambut pak Presiden beserta rombongan, trus sekarang terbang ke Bandung untuk bareng-bareng terbang lagi dengan pesawat Garuda yang akan menjadi Historical Flight bagi Pesawat Komersial yang terbang dari Bandung ke Kertajati.

Ting… tong…. pengeras suara di pesawat mulai bersuara, “Para tamu undangan yang terhormat. Selamat datang di Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 1870 pesawat Airbus A320 yang akan terbang dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara internasional Jawa Barat di Kertajati……..”

Belum tuntas pengumuman yang disampaikan oleh pramugari…

Prok.. prok.. prooook.. prokk

Tepuk tangan seluruh penumpang membahana… terharu… bangga dan syukur bercampur aduk… Alhamdulilllah… terasa merinding merasakan kebanggaan ini.

Terima kasih Ya Allah
Terima Kasih Pak Aher
dan Terima Kasih bapak Jokowi.

Hati masih tergetar mendengar pengumuman, “Para tamu yang terhormat…….” karena biasanya pengumuman di pesawat adalah, “Para penumpang yang terhormat..”

Pesawat Batik Air mulai bergerak dan snack serta air mineral mulai dibagikan oleh para pramugari…. mata para penumpang… berkaca-kaca… bahagia.

***

Photo : Biro SPIBUMd & Setda plus/dokpri.

Penerbangan memakan waktu 25 menit. Disaat pengumuman dari pilot bahwa pesawat siap mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati… kembali hati tergetar… sebentar lagi… sebentar lagii….

Jesss…… roda pesawat menapak lembut di runway Kertajati.. landing ya g sempurna dan tentunya leluasa dengan panjang ranway 2500 meter serta lebar 60 meter… nikmat pisan eta pendaratan… hipuu.

Prok.. prok.. prok.
Alhamdulillahirobbil alamin..

Kembali tepuk tangan meriah dari seluruh tamu undangan yang menjadi penumpang istimewa di pesawat Batik Air…. merasakan sensasi penerbangan bersejarah dan pendaratan bersejarah pesawat komersial dari Bandung… ah terharu.

***

Pesawat berbelok melewati taxiway dan perlahan tapi pasti mendekati apron… setelah parkir tepat di tempatnya. Giliran garbarata mendekati pintu depan… plek… nempel… dan para tamu undangan diperkenankan memasuki terminal penumpang melewati garbarata berkarpet merah…… kereeen.

***

Selanjutnya kami bergabung dengan para pegawai dan pimpinan PT BIJB dengan seragam Koko yang sama untuk bersiap menyambut kedatangan pesawat Garuda yang membawa bapak Gubernur Jawa Barat beserta ibu dan seluruh tamu undangan VVIP & VIP… tatapan ceria, kekaguman dan optimis terpancar dari wajah-wajah hadirin. Karena banyak yang baru menginjakkan kaki di terminal bandara yang begitu megah dan mewah wah… wah.

Photo : Menyambut Bos Kita bp Arifin Plt KabiroSPiBuMd/dokpri.

“Reueus nya, urang gaduh bandara” (Bangga sekali ya, kita punya bandara), celoteh seorang bapak kepada rekannya sambil terus mengamati semua sudut bandara…

Photo : Bersama bu Mpop Kabag/dokpri.

Diriku tersenyum dan sangat setuju dengan pendapat itu… aslinya banggaa bingiit.

***

Photo : Menyambut bapak Gubernur Aher kebanggaan kami/dokpri.

Pa Aher tiba bersama rombongan, dikalungi karangan bunga dan diberondong wartawan. Lalu bergerak memasuki lorong bandara dan disambut oleh para petugas termasuk kami ‘petugas dadakan’ dan meneriakkan kata-kata penyambutan, “Selamat Datang di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Wilujeng Sumpingggg!!!”

Pa Aher dan ibu Netty tersenyum juga rombongan di belakangnya… beliaupun berkenan menyalami kami dan berbincang sesaat… Kami bangga dengan Bapak.

***

Photo : Aa Gym lagi Tausiah/dokpri.

Photo : Pa Aher lagi sambutan/dokpri.

Semua memasuki area bandara di lantai dua… wajah-wajah kagum dan senang terlihat memancar… lalu rombongan menaiki eskalator menuju lantai 3 disambut marawis dan shalawat…. terlihat jajaran kursi putih dan meja-meja bundar serta terlihat sebuah panggung besar dengan backdrop ‘Tasyakuran Historical Flight Bandara Kertajati’ bernuansa latar biru yang menenangkan….

Sekali lagi alhamdulillah… ketegangan di masa persiapan terbayarkan dengan pendaratan sempurna di Kertajati… saatnya menikmati suasana. Biarkan protokoler dan EO yang mengatur acara selanjutnya. Diriku mencari tempat duduk dan berbaur dengam para tamu undanganmengikuti tahapan-tahapan acara. Sambutan Dirut PT BIJB, Pa Gubernur ditutup dengan Tausiah singkat Aa Gym tentang 5 ciri bersyukur hingga tiba saatnya waktu berbuka puasa…

Photo : Tawa bahagia bapak Slamet/Dokpri.

Setelah adzan tiba, masih dilanjut sedikit tausiah Aa Gym dan jeng jreeng…. saatnya ngabatalan berbuka puasa.

Photo : para tamu undangan mirip jemaah umroh/dokpri.

Para tamu undangan yang sebelum naik pesawat di bandara husein sudah dibekali merchandise, segera diambil kotak berisi snack berat dan air mineral untuk berbuka puasa. Para tamu undangan VVIP dan VIP diarahkan ke jajaran hidangan dan duduk di meja-meja bundar dan undangan lainnya mendapatkan tumpeng mini yang menjadi menu buka puasa yang bersejarah ini.

Photo : Botram di lantai bandara/dokpri

***

Photo : Berpose setelah check in di Kertajati/dokpri.

Shalat magrib di mushola yang nyaman tuntas dilakukan, check in di counter BIJB berjalan lancar. Sambil menunggu panggilan boarding, berkeliling menikmati suasa di lantai 3 bandara kebanggaan rakyat Jawa Barat ini. Mengabadikan beberapa patung hasil seniman kahot Bapak Nyoman Nuarta, seakan memasuki galery seni yang penuh nilai hakiki… terasa keunikan dan keunggulan bandara ini.

Photo : Galery I nyoman Nuarta/dokpri.

Tapi tidak sempat berkeliling ke tempat lainnya karena panggilan boarding terdengar membahana. Masuk ke pesawat via Garbarata dan kembali duduk di kursi 4E Batik Air.

***
Akhirnya.. setelah 25 menit di angkasa. Batik Air mendarat di Bandara Husein dengan sedikit guncangan disaat roda pesawat menyentuh runway.

Alhamdulillahirobbil alamin. Tuntas sudah mengikuti rangkaian prosesi penerbangan bersejarah ke Bandara Kertajati.

Segera bergerak pulang ke rumah untuk kembali berkumpul bersama keluarga tercinta. Wassalam (AKW).

Historical Flight Kertajati 240518

Goresan pena pribadi, ikutan bantu-bantu demi suksesnya ‘Historical Flight’ Kertajati BIJB tanggal 24 Mei 2018.

Kamis pagi sini hari yang berbeda, terasa desiran rasa dan detak ketegangan semakin meningkat. Kenapa?… entahlah. Tapi ada rasa khawatir, was was dan palaur.. menghadapi momen nanti sore.

Semalam memang tidak ikut mendampingi pa Bos untuk persiapan akhir di kantor PT.BIJB karena tugas lain ke Ibukota. Tetapi grup WA baru bernama ‘Pansus Historical Flight’ yang terus berbunyi notifikasi makin bikin adrenalin ketegangan meningkat.. karena yang terpenting adalah bagaimana acara ini bisa sukses terlaksana. Meskipun diri ini bukan siapa-siapa, tetapi sumbangsih peran sekecil apapun menjadi berharga jikalau bersinergi dengan semua yang memiliki peran dan tanggungjawab lebih besar.

Historical flight… atau penerbangan bersejarah.. penerbangan perdana menuju Bandara Internasional baru yang dibangun di tanah Jawa Barat yaitu di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka… Bandara Internasionan Jawa Barat Kertajati dengan kode KJT……. sebuah mimpi yang akan menjadi kenyataan…

Apakah bisa terwujud?… ketegangan meningkat.

***

Jam 07.00 pagi sudah melesat menyetir si hitam Tangguh menuju Bandara Husein Sastranegara.

……..Pikiran melayang ke tanggal 13 Februari 2018 lalu di acara Rapat kerja dan Evaluasi PT BIJB didaulat membaca sajak bin puisi yang dikarang hanya 12 jam sebelum acara karena ‘perintah‘ bapak Captain Virda DE & Ceu Anita dengan judul ‘BIJB Ngajomantara’.

Puisi BIJB Ngajomantara.

Saat itu gelora semangat semakin terasa dari hadirin yang hadir khususnya ‘Super Dream Team‘nya PT BIJB. Menghapuskan kegamangan dan kekhawatiran berganti dengan optimisme terukur dan langkah ikhtiar maksimal serta tentu permohonan Doa kepada Sang Pemilik Alam semesta, Allah Subhanahu Wataala. Semoga tanggal 24 Mei 2018 dapat mewujudkan Historical Flight…. Amiiin.

Tak terasa gerbang Bandara Husein Sastranegara sudah menyambut. Bergerak terus menuju area Wisma Soumpil yang dijaga para anghota TNI-AU yang kekar dan gagah.

.. Punten…

Masuk ke Wisma Soumpil terasa aura VVIPnya, karena akses dari sini hanya bagi beberapa penumpang terbatas dibawah kewenangan Danlanud Husein Sastranegara. Tetapi karena hari ini ada rencana ‘Historical Flight’ jadinya diriku juga boleh masuk karena dapet tugas untuk BBSR ‘bantu bantu sagalarupa.’

***

Photo : Berpose dulu sama EO & Tim BIJb sesaat setelah backdrop terpasang/dokpri.

Bantuin semangat dari EO yang pasang back drop juga diskusi tentang rencana penentuan kursi di pesawat serta siapa yang dikalungin bunga jadi pembahasan pertama dengan Tim PT BIJB (Bu poppy, Bu Osa, Bu Winda, Pa Arief, bu Putri, pa Jessy dan banyak lagii) dan mbak Irna & Feby dari EO … juga Bu Agung Kabag BUMD, trus disusul sama Pa Bagja KaBag Invesda, Pa Odi Kasubag PP, Pa Yogi Kasubag Investasi, Pa Heri, Pa Hafid, Bu Ira, Bu Leni, Bu Noni, indra… juga pa Heru dari Dishub… ramee dan banyak personil.

Meskipun candaan terlontar tapi ketegangan semakin terasa, apalagi pas bahas urusan pembagian tugas untuk melayani proses ticketing nanti siang, siapa yang masuk ke Pesawat Batik Air dan siapa yang masuk Ke Pesawat Garuda. Memang list penumpang sudah di finalkan tadi malam karena harus memenuhi aturan yang ditetapkan otoritas bandara dan maskapai penerbangan, tetapi pelaksanaannya semua nol… semua tidak berpengalaman sama sekali.

Jadi…. hayu kita berdoa dulu.

Jangan lupa sempetin telepon ayah dan ibunda serta istri atau suami masing2.. mohon doanya agar Historical Flight ini terlaksana dengan lancar… dan sukses.

Photo : Pesawat RI 1 mendarat di Kertajati disambut prosesi Salute canon Water/FB pak Virda DE.

“Pesawat Kepresidenan sudah mendarat di Bandara Kertajati” Seru Mba Ossa.

“Alhamdulillahirobbil alamin” .… serempak menjawab. Rasa senang tersurat… sekaligus makin tegaang…

***

Menit berlalu semakin terasa begitu cepat, bolak balik dari terminal penumpang ke wisma Soumpil cukup menguras tenaga tapi semua dijalani ikhlas dan ceria.

Ikutan milah tiket batik air di lantai 2, ngebroadcast agar tamu undangan datangnya nggak terlambat serta diskusi seru disaat ada request untuk mengubah seat bisnis bagi tamu VVIP… allaaamaaax, tim PT BIJB pucat, EO terdiam… akupun ikutan.

Tapi…. semua harus dipecahkan. Ayo kita diskusi-kordinasi dan berdoaaaa..

Allahu Akbar… Allaaaaahu Akbar… dst.

Awal adzan dhuhur menghenyakkan kami, “Wadduh waktu sebentar lagi, Tiket garuda belum tuntas trus yang Batik Air juga masih proses, Gimana dong?” Suara Winda dan Poppy barengan.

“Yuk kita jamaahan dulu, nanti bagi tugas untuk ticketing di Terminal penumpang dan disini” suara pa Arief BIJB menenangkan, semua setuju. Bergilir ambil wudhu dan berjamaah di Mushola Wisma Soumpil…

Bismillah.

***

Photo : Para Tamu undangan mengerubuti meja ticketing/ photo by mr.HPshut.

Meja penerimaan sudah siap di Terminal penumpang didepan counter keberangkatan…. langsung para tamu undangan yang semangat sambil tak lupa menunjukan undangan masing-masing. Kolaborasi Tim BIJB-EO-BiroSPIBUMD yang langsung dipimpin Pa Plt Kabiro menjadi petugas pelayanan tiket #salutpakbos.

Photo : Tim Sarek begaya duyuu/dokpri.

Kesibukan dimulai, semua ingin dilayani dan nggak mau ketinggalan terbang… alhamdulillah semua berjalan lancar. Meskipun ada keterlambatan pelayanan dan kekurangan lain… ya harap permaklumannya atuh, baru sekarang ini teh… nembean jadi pelayanan ticketing di bandara.

Photo : Counter Ticketing di Wisma Soumpil sedang persiapan/dokpri.

Begitupun di Wisma Soumpil para tamu undangan VIP dan VVIP berdatangan. Kordinasi via telepon dan WA begitu kencang dan semua mulai merasakan ketegangan yang lebih tinggi.. wow… ded.. deg… deg.

Para tamu VIP dan VVIP diarahkan ke dalam Wisma Soumpil.. nah para ajudan, sekpri, dayang dan pendampingnya yang sibuk dan agak riweuh karena memang tidak persis seperti proses check in di bandara… ini mah spesial sehingga perlu kesabaran dan ketulatenan… sekali lagi… mohon maklum, ini yang pertama… please.. please.

Diriku juga ikutan pontang panting, termasuk jaga portal yang masuk wilayah halaman Wisma Soumpil karena banyak tamu undangan yang ‘maksa masuk’ padahal sebenernya ticketingnya di area terminal keberangkatan penumpang….

Cemunguutz eaaa… sama pa Okat dan Indra, lupakan jabatan sejenak… melebur diri menjadi pelayan yang baik… kemoooon.

Photo : Photo bareng Ibu Bupati Cirebon & Bu Kabag BuMd/Dokpri.

Untungnya diriku, pa Plt Kabiro, para Kabag dan kasubag ama staf di Biro SPIBUMd dikasih baju Koko seragam dengan Tim BIJB sehingga terlihat kompak melayani sebagai ‘petugas BIJB’… layani dengan tulus dan ikhlas ya guys…

SIAppp….

Photo : Begaya dulu yaa… /Dokpri.

Undanganpun mayoritas berbaju koko putih, beriung di meja Ticketing dan mulai tidak tertib… tapi dengan kecekatan ala petugas bandara, Bu Ira dan bu Leni tandem juga dengan bu poppy & tim BIJB melayani dengan cekatan dan sabar, karena mulai muncul keluhan.

Begitupun tamu undangan VIP dan VVIP di Soumpil mulai gerah dan ditambah banyak undangan yang mendatangi counter di Soumpil padahal jelas seharusnya ke terminal Penumpang….

Keringat bercucuran… dag dig dug… derrr.

***

Ketegangan semakin tinggi, pembagian tiket dengan menit waktu terus berlomba menuju saatnya boarding yang semakin dekat…. kami harus segera tuntaskan karena pesawat Batik Air akan terbang duluan.

Diriku dan bu Kabag BUMd harus menyerahkan tugas kepada Tim BIJb khususnya yang Tamu VIP dan VVIP dengan pesawat Garuda… bu Winda & Bu Putri yang masih standbye

Wayahna nya geulis….

kami berlari menuju pesawat dengan sebelumnya menyerahkan tiket ke petugas… boarding cuuuy.

***

Photo : Berpose sebelum naik pesawat/WA indra.

Sebelum naik pesawat, kami berpose bersama kru batik air dengan membawa spanduk ‘Historical Flight’... rasa lelah dan lapar tergantikan bahagia karena sesaat lagi… penerbangan perdana pesawat komersial yang bersejarah akan dimulai.

Tik.. tok.. tik… tik.. tok

Suasana dan situasi di dalam pesawat menjadi cerita indah selanjutnya.

Bersambung ke Historical Flight Kertajati Jilid 2.

Wassalam (AKW).

Arabica Lestari Kopi – Garut

Unboxing trus Nge-Manual brew Kopi Arabica Java Produksi Lestari Kopi – Garut Indonesia, monggoo…..

Ba’da asyar di minggu sore, celah waktu tersedia sambil menemani gerakan lincah anak ceria yang terus menguntit nempel ayahnya. Yup, hari libur memang dijanjikan untuknya. Meskipun sesekali tentu ada tugas dinas ataupun keperluan lain yang akhirnya harus sesaat berpisah dengan anak semata wayang.

Sebuah janji dan harapan bahwa bisa memberikan waktu terbaik buat sang anak disaat dia mulai menapaki kehidupan semenjak lahir hingga mencapai usia dewasa. Minimal hingga golden age bisa menemani maksimal wabilkhusus di hari libur, karena hari kerja hanya bisa bersua di malam hari saja.

Semoga nanti di hari tua, sang anak tetap setia dan akan menjaga serta merawat orang tuanya karena dulu di kala kecil dan haus kasih sayang, ayah bundanya selalu ada untuknya..

Ehh unboxing kopinya lupaa….

Oke guys kesempatan sore ini, nyobain mesék (unboxing) biji kopi ukuran 250 gram produksi dari Lestari Kopi Garut Jawa Barat. Garut itu berada di arah Tenggara Kota Bandung, banyak gunung disana dan kopi lestari ini salah satunya.

Sesaat bungkus hitamnya dibuka, harum bean arabica 100% menyeruak disambut ujung hidung yang langsung menghirup aroma kesayangan. Nggak pake lama, Grinder Willman mengeksekusi 50 gram beannya di putaran 2-3-4-2, suara gilingan plus semerbak harus kopi menebar kedamaian di ruang tengah, menciptakan parfum alami yang membumi.

Air panas 91 derajat sudah siap, V60 dan filterpun standbye…. saatnya mempertemukan bubuk kopi kasar-halus dengan air panas sehingga menghasilkan misteri extraksi yang bakal jadi sensasi.

Diawali dengan proses blooming untuk membebaskan soluble gases agar bergabung dengan udara bebas, dilanjutkan ber-manual brew dengan putaran suka-suka. Yang pasti semua itu dilakukan untuk membiarkan rasa yang terpendam itu bisa timbul dan memberi kenikmatan.

***

Proses manual brew ini cukup singkat karena kondisi lingkungan mendukung, anak cantik lagi bobo dan 2 ponakan meriung sambil terpesona memandang tangan cekatan Bhariste-Amatir ini agar segera hasilkan kopi yang diinginkan.

Sambil memandang tetesan air kecoklatan di ujung V60, “Mau ya Om, tapi pake gula dikiiit!” Reques ponakan masih bisa ditahan dengan tetap fatsun menggunakan rumus kopi tanpa gula.

***

Tiba-tiba suara mungil yang khas terdengar disamping kiri, “Ayah.. ayaah.. kupiii.” Ayshaluna sudah bangun rupanya, heboh liatin yang lagi nyeduh kopi. Trus kakak-kakak sepupunya yang dari tadi diem jadi ikutan, “Kopiii.. kopii .. pake gulaaa!!!”

Tangan kanan masih nyeduh, tangan kiri gendong anak kesayangan yang nggak mau diem. Setelah tuntas hasil V60 di teko transparan, segera dituangkan di gelas kecil spesial. Ternyata rengekan dan permintaan untuk di beri susu dan gula tidak berhenti… gimana ini?.. dilema.

Udah ah… minum dulu… glek.. glek.. yummmy…..

48 gram kopi berpadu dengan 500 ml air panas bersinergi menghasilkan sajian kopi dengan aroma khasnya, acidity medium, low fruitty dan kepahitan hanya segaris terlintas di lidah, sisanya rasa asam sedikit terdiam di ujung lidah…. nyam nyaam..

***

Sambil menikmati kopi Arabica Lestari Garut ini, sebuah kesadaran agar tidak egois dengan kopi murni tanpa gula mulai merayapi jiwa. Bagaimana memberikan rasa bahagia kepada anak dan ponakan yang sedari awal proses begitu antusias mengikuti prosesi manual brew, tapi di akhirnya pas hasil tersaji… mereka tidak menikmati… egois khan?.

Akhirnya keputusan cepat dibuat, ambil 3 sachet tropicana Sweet dan 1 bungkus susu bubuk Dancow. Gabungin dengan kopi hasil seduhan… kocokkk, putar putaar.. kocook page tangan… eh sendokk…. warnanya berubaaah… “Jadi Kolek?”

Bukaaan… tapi jadi Kopi susu… Anak dan ponakan bersorak girang, karena mereka pasti bisa ikutan nyicip. Berebut ambil gelas masing-masing dan disorongkan ke hadapanku… ramee dech…

Masing-masing nyoba setengah gelas dan dengan wajah sumringah, “Enak Om”, trus Ayshaluna binar teriak, “Mantaap ayaah” sambil jempol tangan kanannya diacungkan…. Bahagia itu sederhana, senantiasa berbagi dan hapuskan egois diri.

Pas nyoba nyicip kopi susu dadakan… awww manis bingiiit, padahal kata para ponakan masih agak pahit….

Maklum aku khan udah maniiies dari sono nya… aww.. aww

***

Akhirnya drama kopi susupun usai, sisanya dimasukin ke botol untuk diabadikan. Meskipun akhirnya diminum juga hingga tandas oleh anak dan ponakan.

Wassalam (AKW).

***
Catatan :

100% Kopi Arabica
Kopi Roasbeen Medium
250gr

Komposisi SPKP 13648/3205/17
Halal
Diproduksi oleh Lestari Kopi – Garut Indonesia.
CP 085322577167

Aku Tertipu

Sebuah kisahku harus menanggung malu dan dongkol karena kena tipu boadcast messsage WA.

Malam sudah menjelang tiba di pertengahan, kesunyian terasa semakin menelikung sepinya hati tanpa pengharapan. Sayangnya kelopak mata tidak ada tanda-tanda ingin segera menutup dan beristirahat, berserah diri pada Illahi dan berharap besok bisa kembali terbangun untuk melanjutkan usia di alam fana ini. Rasa dongkol masih tersisa dalam dada, akibat rasa penasaran dan dilengkapi kecerobohan, sebuah tindakan bodoh sudah dilakukan sore tadi.

Memang apa yang dilakukan?…

Malu sebetulnya untuk ungkapkan disini, tetapi disisi lain mungkin saja tulisan ringan ini bisa membantu siapapun yang nyasar ke alamat blog ini dan membaca cerita ini bisa sedikit tersenyum dan mengangguk serta akhirnya lebih waspada hadapi berbagai modus ‘penipuan’ via medsos dengan memanfaatkan kemajuan teknologi di dunia yang datar ini (world is flat).

***

Diawali dengan ‘Tring!!’ Notifikasi masuknya pesan di aplikasi Whatsapps memang bikin penasaran, apalagi ini wapri (WA-private). Klo biasanya pake istilah Japri (Jalur pribadi), sekarang mah wapri klo pake aplikasi WA ya temen-temen. Sebuah postingan yang isinya :

..Adidas is giving 2500 Free pair of shoes to celebrate it’s 69 anniversary, get your free shoes at @http://www.adidas.de/shoes…

Yang wapri kawan senior dan satu kantor, tentu bisa dipercaya karena mengingat reputasinya selain sebagai abdi masayarakat juga memiliki bisnis keluarga yang menjanjikan. Sehingga reflek tautan tersebut di klik dan merasa yakin ini adalah informasi yang sangat berharga.

Dan ternyata entah kenapa, keinginan pengen sepatu Adidas gratis menghapus rasa waspada berganti semangat untuk mengklik? Ikuti tautan link yang tersaji….

Tadaaa…..

Sepintas memang meyakinkan, kita dibawa ke tampilan halaman web yang bergambar sepatu dan dus sepatu yang berjajar dan ‘seolah’ siap dibagikan. Ada 3 kuisioner yang sebenernya dijawab yes or no, tetep aja kita akan terpilih.

Ada verifikasi seolah-olah sedang di proses dan akhirnya kita terpilih… seneng khan?… beluuum

Ada tahapan selanjutnya :
1. Icon Whatsapps
2. Claim

Petunjuknya agar kita share dulu info ini ke 20 kontak WA kita, klo udah beres maka bisa klik CLAIM yang nantinya proses pengiriman akan diinformasikan via email kita yang sudah diinput pada tahapan awal…. sampai disini aku masih tertipuu.

Dong… dong…

Setelah tuntas share tautan/link ke 20 kawan …. tik tok tik tok

Mengisi formulir onlinenya sudah dan sudah juga share link nya kepada 20 kontak WA. Sekarang harap-harap cemas pas moo klik panel bertuliskan ‘claim’. Yang kebayang adalah diminta alamat email lalu berkomunikasi untuk alamat pengiriman sepatu gratis tersebut.

Asyikkk….

Nggak pake lama, panel ‘claim’ di klik… daan…..

Agak loading lama……

Muncul rasa curiga…
Eh masih khusnudzon..

Tapi curiga..

Tiba-tiba layar hape berpindah aplikasi dari web ke aplikasi youtube… nah lo.

Akun youtube muncul, sebuah tutorial yang terkait hadiah-hadiah gratis dengan syarat harus subscribe dulu dan…. dimatikan.

Sesaat terdiam
Nafas tersengal…

“Sialan aku tertipu mentah2!!!! Grrrrrrrr!!”

***

Tapi nggak jadi marah-marah, yang ada malu sendiri. Kok bisa ketipu sih mass?… kok nggak cek dulu bener enggaknya.. tabayuun mass…. ah dong dong. Beribu penyesalan dan malu karena SentitiMuter (sembrono, tidak teliti dan mudah tergiuur).

Maafkan kawan-kawan dan sahabat yang sudah keburu menerima link iklan Adidas bagi-bagi sepatu gratis dari ku di Whatsapss.. sekali lagi maaf.

Jangan dibuka.. itu penipuan.

***

Sambil masih menyesal, searching di internet… ternyata udah lama dibahas modus penipuan ini… makin malu lagi dech.

Jadi buat men temen jangan mudah tergiur kayak aku yaach.

Trus kalaupun tergiur… tabayun atau cek and ricek dulu supaya nggak menyesal dan dongkol.

Tetap waspada meskipun ya g share di WA adalah orang yang kita percaya. Karena percaya itu bukan sama orang tetapi kita harus dan hanya percaya kepada Allah SWT.

***

Supaya mengobati kedongkolan, langsung mampir di warung Goedank Rest Area 125. Pesen kopi Arabica Java Preanger di seduh pake V60. Yummy.. seger lagi. Hatur nuhun. (AKW).

Tebing Breksi bikin iri.

Menjajal Tebing Breksi meski tak direncana tetapi berakhir ceria. Edisi beredar di Jogja.

Perjalanan bersama setelah seharian melaksanakan 3 paket meeting dan kunjungan… itu ruar biasa.

Kunjungan terakhir ke Instalasi Pengolahan Air Limbah Sewon memberi pengalaman tersendiri, yang penasaran bisa Klik Disini IPAL SEWON.

Sekarang acara bebas dan segera suara mayoritas ibu-ibu yang berkuasa. Dari opsi kembali ke hotel versi bapak-bapak yang langsung pupus oleh jeritan ibu-ibu yang bersama-sama bersuara, “Breksi.. breksi.. breksiii!!”

Segera pilot elf pariwisata mengarahkan kendaraan sesuai harapan dan keinginan meninggalkan daerah Sewon Kabupaten Bantul menuju Tebung breksi yang katanya seksi… seksi apanya ya? Jadi penasaran.

***

Perjalanan terasa begitu singkat padahal sekitar 19Km-an.. maklum sambil ngalehleh kecapean alias tertidur pulas. Alhamdulillahnya nggak ada yang iseng motoin posisi terkulai karena semuanya tidur serempak kompak dan penuh kebersamaan ditemani musik alami dari mulut bapak-bapak… zzzzz… kerrr.. keeer.. woaaaah.

Gujleeg!!!, mobil melewati gundukan dan jalan berlubang. Membangunkan sebagian besar penumpang termasuk diriku. Ternyata sedang menanjak di jalan desa, jalan terlihat di beton mulus tapi ada beberapa gundukan yang harus dilewati perlahan. Jalanan sempit yang agak rawan jika ada bus pariwisata melintas, sehingga perlu bergiliran. Untungnya kami ber-16 pakenya mobil elf yang praktis dan bertenaga besar.

***

Tebing Breksi adalah objek wisata baru yang dikembangkan dengan memadukan dan mengedepankan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan bekas galian batu ini menjadi sebuah kawasan wisata yang ciamik. Tak berani berkomentar banyak karena harus dapet informasi primer dari narsum yang tepat.

Jadi cerita ini adalah apa yang di rasa oleh diri sendiri dan dibalut asumsi serta prediksi plus tungak-tengok dikit di wikipedia.. apa bener Tebing Breksi ini seksi?

Cekidot….

Dari jalanan kecil ada petunjuk belok kiri, elf menuju kesitu dan jalan sedikit menurun. Baru 50 meter, kami terperangah karena ternyata di hadapan kami sebuah tempat parkir yang besar, banyak bis pariwisata berjajar parkir dan tak terhitung jumpah mobil pribadi plus ratusan atau ribuan orang tengah asyik dengan kesibukannya masing-masing.

Tiket masuk gratis tapi dikenai biaya seikhlasnya… pantesan rame bingiiit.. khan kita mah seneng yang gratisan hehehehe.. yang bayar hanya parkir pas masuk kawasan tersebut, Motor Rp 2.000, Mobil Rp 5.000, Mobil dan bis pariwisata 15.000. Untuk pengunjung mah saridona (seikhlasnya)… asyik khan gan?

***

Shalat dhuhur asyar Jama qoshor di mushola outdoor yang bersih dan nyaman sekaligus tempat wudhu dan toilet yang bersih membuat betah berlama-lama. Deretan warung makanan yang tertata apik memanjang di kedua sisi dengan aneka makanan yang variatif. Plus meja kursi yang khas di depan warung masing-masing plus kursi meja kayu di trap bawah yang makin memanjakan pengunjung untuk bersantai.

Jangan lupa siapin kostum yang pas yaa…. kaos dan celana kargo atau celana pendek plus sepatu outdoor atau sendal gunung… itu yang pas. Tapi kalaupun pake batik ya gpp… harap maklum beres kondangan langsung wisata xixixixixi….

***

Pilihan berkeliling lokasi ada 2 pilihan kendaraan tapi masing-masing ada konsekuensinya.

Pertama, menggunakan kendaraan offroad berupa jeep yang sudah berjajar menanti. Tapi ya siap2 rogoh kocek agak dalam… kayaknya. Soalnya nggak nanya2 berapa tarifnya.

Kedua, skuter. Nah ini mah gratis karena singkatan dari ‘suku muter’ alias kaki yang bergerak. Gratisss tis.. bayarannya adalah bersyukur kepada Allah SWT sudah diberikan nikmat kesehatan termasuk kaki yang kuat tanpa keluhan apapun… Amiin Yaa Robbal Alamin.

Tebing pertama adalah sebuah tebing batu Breksit… nah itu dia kenapa disebut kawasan wisata tebing breksit, karena awalnya ini adalah tempat penambangan rakyat dan yang diambil adalah batu breksit. Digunakan sebagai bahan dasar ukiran yang bernilai ekonomi.

Trus ada penelitian para ahli dan hasil penelitian pada ahli geologi ternyata batu breksi ini masuk ke dalam golongan batu purba yang berusia ribuan tahun… jadi nggak boleh diambil atau ditambang sembarangan.

Trus gimana?…

Kebijakan pemerintah untuk menutup begitu saja tentu akan berdampak terhadap sumber mata pencaharian masyarakat. Maka dalam rangka menjaga urusan ferut yang fundamental ini, perubahan menjadi tempat wisata yang baru adalah pilihan cerdas.

Sehingga batuan breksit dapat lestari dan masyarakat tetap berseri karena tidak terganggu kehilangan periuk nasi.

***

Yang bikin menarik diriku ada beberapa hal meskipun kunjungan inipun sangat singkat dan dadakan, tapi biasanya yang singkat dan mendadak itu yang ngangenin… apa seeeh.

Pertama, sinergi masyarakat seakan terbangun sempurna (ini mah analisis subyektif awaminisme), siapa berbuat apanya jalan apa adanya, bagian tiket parkir, yang jualan makanan, jagain mushola dan toilet, jagain spot photo diatas bukit yang disetting dengan kreatifitas hingga penggunaan alat mekanik yang bisa bikin pengunjung duduk diatas sangkar burung berbentuk telur setengah dan dikerek 2-3 meter diatas tanah trus di photoin sama yang jagain nya… bayar nya?… nah ini yg kedua.

Kedua, pola pembayarannya sukarela alias saridona tapi tidak gratis. Dan itu berlaku sejak pintu masuk. Yang dipatok hanya parkirnya saja sementara untuk masuknya pengunjung… terserah yang penting ngasih.. keren khan? Itu tidak hanya berlaku di pintu masuk, tetapi di tiap spot untuk berphoto, petugasnya sukarela membantu, motoin dan tidak minta bayaran tapi tersedia kencleng atau tempat uang dengan nominal bebas…. jadi siapin recehan. Karena klo duitnya 100rebuan trus berphoto buat dipasang di medsos di 10 spot.. atuh kudu 1 juta khan… nggak bangeet hehehehe… tapi juga jangan ngasih 1000 perspot bro… ingat toilet aja 2000 rupiah hehehehe.

Ketiga, dukungan fasilitas parkir yang luas serta infrastruktur pendukung seperti bangunan warung2, toilet dan mushola yang nyaman… bikin iri dech.

Keempat, adalah kreatifitas menyambungkan dengan tempat wisata lainnya yang bertebaran di sekitar tebing breksi tersebut sehingga para pengunjung mendapat kesempatan pilihan wisata yang beragam.

Udah itu aja dulu ah… udah sore, sebelum meninggalkan area tebing breksi ini tak lupa mengambil photo semburat mentari sore yang seakan nempel dengan tebing breksi. Haturnuhun, Wassalam. (AKW).

ÉsKaPé

Saripati Sosialisasi SKP 2018, semoga bisa menambah pemahaman dan kurangi kebingungan.

Assalamualaikum Wr Wbr, Selamat wayah kieu….

Photo : Ilustrasi kesibukan ASN Pemprov Jabar dalam salah satu rapat di Gd Sate/ Dokpri.

Jangan terjebak dengan judul guys. Ini bukan jenis minuman dingin dengan bahan dasar es, tapi sebuah aplikasi unik hasil karya pemikiran dan kontemplasi anak manusia yang di inisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebuah langkah maju untuk menjembatani regulasi yang terbit yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil. Dimana merevolusi tata cara penilaian kinerja PNs versi DP3 yang harus terus naik setiap tahunnya. Dengan regulasi ini secara garis besar terdapat 2 hal besar yang berubah, pertama dari sisi format dan kedua dari sisi mindset.

Format penilaian terbagi menjadi 60% Sasaran Kinerja Pegawai termasuk Tugas Tambahan dan Kreatifitas lalu 40%nya adalah perilaku kerja diantaranya absensi kehadiran apel pagi, Pengajian dan shubuh bersama (khusus pejabat struktural) dari sisi kriteria Disiplin, kriteria Kerjasama, Kriteria Kepemimpinan, Kriteria Orientasi Pelayanan, Kriteria Integritas dan Kriteria Komitmen.

Penjabaran PP 46/2011 adalah Peraturan Kepala BKN No. 1 Tahun 2013 yang ditindaklanjuti oleh Gubernur Jabar dengan menerbitkan Peraturan Gubernur Jabar mengatur hal serupa…

Mengapa si Eskapé menjadi sangat penting?.. penting bingit untuk PNS atau ASN Pemprov Jabar dan ASN lainnya karena berhubungan sangat erat dengan tunjangan daerah yang diterima di luar gaji. Hitungan SKP ini yang menjadi dasar perhitungan berapa tunjangan daerah yang diterima, atau yang dikenal dengan TPP, Tunjangan Perbaikan Penghasilan.. brarti penghasilan belum baik ya hehehehe. Tapi istilah lain disebut dengan Tukin atau tunjangan kinerja.

Nah…. klo sadar tentang hajat hidup pribadi maka adanya aplikasi SKP online ini adalah tools bagi pada ASN Pemprov Jabar untuk melaporkan kinerjanya sesuai dengan konsep selp.. eh self assesment, alias isi dan nilai kinerja sendiri oleh diri sendiri, ajuin ke atasan. Klo ACC atasan maka meluncur otomatis ke Admin di Badan Kepegawaian Daerah untuk di verifikasi dan di proses hingga keluaranya adalah rekap per orang ya ng disampaikan ke BPKAD terkait persiapan pencairan tunjangan. Gampang Khan?…..

Ngomong-ngomong ACC, tau nggak singKatannya?….

Kami mah taunya klo di kertas disposisi atawa memo dunungan/bos ditulisnya ‘Acc‘ berarti oke dan setuju, pasti hepi tuh bawaannya. Tapi dari penerawangan ilmu cocokologi regional wilayah priangan, maka ACC itu singkatan dari ‘Aing Cepakatt Cepakaaat!!”

Hampura maksa lur….

Sebenernya itu terjemahan dari bahasa belanda dan bahasa inggris. Bahasa belandanya ‘accord‘ atau akur atau sepakat, dan bahasa inggris dari kata ‘Accepted‘ yang artinya diterima. Versi bahasa latin juga ada, yaitu dari kata “accedere‘ yang berarti juga menyetujui*).

Kembali ke cerita awal tentang aplikasi SKP, maka nasehat buat diri sendiri dan saudara saudari ASN Pemprov Jabar :

Yuk mulai sekarang belajar melaporkan secara rutin sesuai jadwal yang tertera di Website dan yang lebih penting adalah melaporkan sendiri, sekali lagi MELAPORKAN SENDIRI terutama pejabat struktural ya punya kewajiban menilai bawahannya. Untuk sekarang, dua waktu pengisian SKp via onlen yang wajib di ketahui dan dipedomani, yakni :
1. Tgl 1 – 10 jadwal pengisian SKP Online.
2. Tgl 1 -12 jadwal penilaian atasan

Jadwal selanjutnya proses, ada jg mekanisme banding dan keberatan serta revisi hingga akhirnya tuntas sesuai harapan.

Mengapa menjadi penting untuk mengisi olangan?

Karena dengan pola SKP ini kita secara objektif dapat melakukan pelaporan aktivitas kita apa adanya.

Karena secara objektif dapat menilai kinerja anak buah dari berbagai sisi, baik berupa prestasi kerja juga perilakunya, seperti disiplin, kepemimpinan untuk kaderisasi, dedikasi, integritas yang dapat dituangkan secara angka serta berakibat langsung terhadap nominal tunjangan yang akan diterima. Akan dapat dibedakan mana staf yang rajin dan mana yang malas, mana yang berjiwa kepemimpinan dan mana yang jiwa bawahan wae.

Serta sebagai pejabat struktural bisa menolak ajuan pelaporan online jika dirasa tidak sesuai dengan kenyataan. Otomatis anak buah harus memperbaiki ajuan tersebut.

Karena satu hal yang prinsip, bahwa bekerja itu bagian dari ibadah kita. Termasuk melaporkan kinerja pribadi plus menilai bawahan secara objektif. Sehingga tunjangan yang kita terima setiap bulan adalah rejeki yang penuh keberkahan. Amiiin Yaa Robbal Alamiin.

Buat yang pengen tau aplikasi pelaporan kinerja secara online atau yang mudah lupa tinggal ketik aja skp.jabarprov.go.id dan ikuti petunjuknya.

Cara masuknya tinggal ketik NIP dan password kita, klik… beres dech.

Gampang atau susah?

Itu kembali ke niat kita, jikalau mau belajar dan mau mengikuti petunjuk, sangat mudah menggunakan aplikasi SKP ini hanya saja perlu punya modem internet khusus supaya tidak terganggu pada saat input data.

Udah ah, gitu dulu ya. Selamat beristirahat. Wassalam. (AKW).

*)gustaafkusno dlm kompasiana.com