Menuju Jakarta, usulkan KEK Aerocity BIJB

Reportase sesi I untuk giat usulan proposal KEK di Kementerian Pariwisata. 120717

Adzan shubuh belum berkumandang, disaat raga sudah bergerak menyusuri dinginnya pagi menuju Stasiun Kereta api Cimahi. Tepat disaat kaki menjejak halaman parkir stasiun KA, Adzan Shubuh bersahutan, menenteramkan hati memanggil umat muslim yang sebagian besar masih terlelap dalam buaian mimpi yang penuh dinamika.

Shalat shubuh telah ditunaikan, 10 menit kemudian sang Argo Parahyangan menjemput dengan lengkingan dan wajah ceria. Hari ini begitu menyenangkan.

Perjalan pun dimulai menyusuri rel kereta yang berkelok menuju ibukota negara, Jakarta. Tidak lupa disaat Argo parahyangan menghela nafas sejenak di stasiun purwakarta, segera berlari menuju pintu keluar, mengabadikan tumpukan rel kereta yang menjadi mozaik warna warni sebuah saksi perjalanan masa silam.

3 jam berlalu dan menjejak kaki di Stasiun Gambir Jakarta. Karena kebetulan gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata hanya terhalang oleh Area Monumen Nasional maka diputuskan berjalan kaki saja menyusuri sisi kiri melewati jalan Medan Merdeka barat, melewati seberang pelataran kantor Gubernur DKI Jakarta.

Jrengg…… keringat lumayan deras mengucur tetapi tak lama tergantikan sentuhan angin AC di dalam gedung. Meeting di laksanakan di lantai 4 Gedung Sapta Pesona. Diterima dengan ramah oleh bapak Azwir dari Kementerian Pariwisata. Tim Penunjang KEK & Tim Perintis KEK Jawa Barat bersama Tim BIJB serta Perwakilan KCIC yang dipimpin bapak Asisten Perekonomian & Pembangunan mendorong Tim BIJB yang dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT. BIJB, bapak Virda.

Maksud dan tujuan sudah disampaikan dan selanjutnya Dirut BIJB menyampaikan paparan terkait rencana usulan Aerotropolis Kertajati menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, dimana pengusulnya adalah BIJB yaitu BIJB AerocityDev, anak perusahaan PT. BIJB.

Tanggapan Bapak Asdep Pengembangan Destinasi Wisata alam & buatan, bp Azwir Malaon dalam diskusi ini adalah pembahasan pagi ini sebagai pemanasan sekaligus pemantapan presentasi yang akan dilaksanakan sore nanti di hadapan para Dewan Nasional KEK. Sebagai ikhtiar menuju penetapan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus. Kulonuwun dulu, sehingga usulan yang sedang berproses dapat ditempatkan on the track sesuai mekanisme yang tercantum dalam regulasi tetapi dalam waktu singkat. Selanjutnya Dewan Nasional KEK bisa memberikan fasilitasi klinik dalam penyusunan & pengajuan usulan KEK ini.

Poin penting selanjutnya terdapat 3 hal penting yaitu :

1. Legalitas KEK dari sisi penguasaan lahan, Pengusul dan regulasi tata ruang.

2. Sense pariwisata dalam desain bandara.

3. Mengusulkan mengajak bapak Kemenpar untuk meninjau secara langsung ke lokasi calon bandara yang sedang dibangun.

Pa AsdaEkbang menambahkan terkait listing proyek strategis nasional (PSN) yang termaktub dalam Perpres No 58/2017 maka Presiden berharap dilakukan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan proyek lebih cepat.

Dimana secara umum pendekatan pembangunan yaitu:

1. Engginering problem

2. Financial problem

3. Political problem

Selanjutnya mengkritisi beberapa slide yang dipaparkan Dirut PT BIJB agar lebih singkat, padat dan tepat.

Sesi inipun berakhir ditutup dengan keceriaan karena ada surprise tiup lilin. Ada apa gerangan?…. ternyata bapak AsdaEkbang ultah ke 60 tahun dan pa Azwirpun 2 hari lalu berulangtahun ke 60 tahun. Maka potong kue dan berdoa memberi keceriaan serta optimisme.

“Happy Birthday To You”

*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam

@andriekw 150717

Gendong istri yuk

Silaturahmi RT dan hikmah pahala bagi suami yang gendong istrinya.

Minggu pagi adalah hari keluarga, bangun pagi sholat shubuh, lanjut untel-untelan sama anak istri. Becanda atau mungkin akhirnya terlelap lagi. Hanya saja ternyata tidak sebebas yang dibayangkan karena undangan silaturahmi halal bihalal RT sekitar rumah serta undangan pernikahan kolega telah mengingatkan untuk beranjak dari comport zone meluk bantal istri dan anak, bergeser mencari selarik handuk untuk menemani pasca membilas diri.

Silaturahmi di RT sekitar rumah menjadi urusan prioritas karena merupakan moment yang langka. Karena senin hingga jumat berangkat pagi pulang petang & sabtu jika tidak ada tugas maka mengantar istri yang bekerja, minggunya jadwal keluarga. Maka bertemu tetangga hanya sebatas say hello saja. Tidak sempat berkongkow ria ngadu bako baceprot durarang duraring.

Maka bersama istri dan ibu mertua hadir bersama, bersukaria karena kembali bisa bersua dengan para tetangga.

Tepat pukul 10.00 pagi, MC memulai acara dilanjutkan lantunan ayat suci alqur’an serta saritilawah yang petugasnya para tetangga. 

Lalu parade sambutan dari para pemimpin mulai dari Pak RW, Pak RT hingga sepatah kata dari tetangga yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Acara pokok adalah Tauziah oleh Ustad Zaenal Abidin yang energik serta bersuara merdu membawa hadirin begitu terlarut dengan rangkaian kata dan kalimat yang mengupas aturan agama dalam keseharian.

Halal bihalal adalah istilah yang merupakan genuine product made in Indonesia. Kenapa?…

Karena istilah ‘Halal Bihalal‘ tidak akan ditemukan di negeri arab ataupun di negara timur tengah lainnya karena bukan bahasa arab. Meskipun maknanya jelas adalah sebuah momen silaturahmi saling bermaaf-maafan pasca bulan ramadhan berakhir.

Bulan ramadhan adalah ajang pelatihan, diklat kepribadian secara komprehensif, tarbiyah riyadhoh dimana hasilnya itu akan terlihat di bulan syawal dan bulan-bulan berikutnya. Apakah masih shaum sunnah, qiyamul lail, tadarus, berzakat serta perbuatan baik lainnya seperti di bulan ramadhan atau tidak?, berzakat adalah ciri kepedulian kepada sesama.

Lalu pasca ramadhan kita malah kembali ke kebiasaan awal?… berarti diklat ramadhannya belum berhasil.

Ada sebagian ulama menyampaikan bahwa ciri seseorang yang mendapatkan malam lailatulqodar adalah seseorang yang amaliyahnya semakin baik di bulan syawal dan bulan-bulan seterusnya.

Beranjak kepada silaturahmi tadi, jangan dulu berkoar untuk menjaga hubungan baik dengan tetangga sebelum dengan orang terdekat di rumah dulu silaturahmi terjalin sempurna. Akan berwujud keluarga harmonis dan bahagia.

Rasulullah mencontohkan kedekatan dengan istri itu adalah senantiasa menyebut atau memanggil istrinya itu dengan nama yang penuh keindahsn dan rasa cinta. Mendudukkan istri diatas pangkuannya sambil melantunkan bacaan ayat suci Alqur’an. Kerennn dech.

Sekarang bagi yang sudah berkeluarga maka belajarlah menggendong istri masing-masing dengan syarat ikhlas dan ridho. Ada hadits menyebutkan bahwa jika seorang suami menggendong istrinya maka dosa suami akan diampuni seberat berat badan sang istri. Jadi bagi para istri yang montok bin gemuk tidak perlu gamang diet mati-matian karena justru makin berat sang istri makin banyak dosa suami yang diampuni, dengan syarat sang suami mau ngagandong dengan tulus & ikhlas.

Sebaliknya untuk sang istri ada juga pahala besar yang bisa dilakukan di rumah masing-masing. Secara mendasar bahwa tugas mengurus anak, mengurus rumah, mencari nafkah adalah tugas & kewajiban suami. Tugas istri simpel sekali. Syarat masuk surga bagi seorang istri ada 3, yaitu : taat kepada Allah SWT, taat kepada Rasulullah dam terakhir taat kepada suami. Maka hal-hal yang diperintahkan suami wajib hukumnya selama tidak melanggar norma masyarakat dan aturan agama

Apalagi ikhlas menjalaninya. Mencuci pakaian suami dengan ikhlas maka mendapatkan 1000 pahala, 1000 kebaikan dan 1000 ampunan dosa. Tinggal dikalikan saja, apalagi jika nyuci baju suami yang bejibun. Atau lebih mantap lagi jika sang istri memandikan suami.

Kembali kepada momen silatutahmi pasca lebaran maka yang diharapkan adalah peningkatan ibadah dan amaliyah kita di bulan syawal & seterusnya hingga kita semuanya adalah hamba yang cumlaude dari diklat ramadhan sebulan penuh.

Acara halal bihalal ditutup dengan musafahah salam-salaman. Tidak sempat mencicipi makanan yang tersaji karena harus segera mengejar waktu memenuhi undangan pernikahan di pusat Kota Bandung.

*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam

Wassalam WrWbr

@andriekw Argoparahyangan 120717

Daftar Proyek Strategis Nasional di Jawa Barat 

List proyek strategis di Jawa barat berdasarkan Perpres No. 58 Tahun 2017

Sekarang serius dulu ach…….

Asswrwbr, Daftar Proyek Strategis Nasional yang berada di Provinsi Jawa Barat berdasarkan Perpres No 58/20172 ttg Perubahan Perpres No 3/2016 ttg Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan tanggal 15 Juni 2017 fokus kepada 8 Bidang dari 25 Bidang yang ada dengan jumlah proyek seluruhnya 30 proyek.

Proyek tersebut mayoritas adalah pembangunan jalan tol 13 proyek, Disusul Proyek Bendungan & Irigasi 8 proyek. Serta proyek Bandara Kertajati, SPAM Regional & Sarana Prasarana.

Terdapat juga beberapa proyek yang meliputi beberapa provinsi di sekitar Jawa Barat seperti Provinsi Banten & DKI Jakarta.

Daftarnya sebagai berikut :

A. Proyek Pembangunan Infrastruktur Jalan Tol.

1. Jalan Tol Soreang – Pasirkoja (11km);

2. Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (59km);

3. Jalan Tol Ciawi – Sukabumi (54km);

4. Jalan Tol Serpong Cinere (10,1km) (Banten-Jabar).

5. Jalan Tol Cinere – Jagorawi (14,6km);

6. Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (25,4km);

7. Jalan Tol Cibitung – Cilincing (34km) (DKI-Jabar);

8. Jalan Tol Depok – Antasari (21,5km)

9. Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (.)

10. Jalan Tol Bogor Ring road (11km)

11. Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Sisi selatan (36,4km) (DKI-Jabar).

12. Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Elevated (64km); (DKI-Jabar).

13. Jalan Tol Sukabumi – Ciranjang – Padalarang (61km);

B. Proyek Pembangunan Infrastruktur jalan nasional/strategis Nasional Non Tol.

C. Proyek Pembangunan Prasarana dan Sarana Kereta Api Antar Kota,

1. High Speed Railway Jakarta – Bandung.

2. Double track Jawa Selatan;

3. Kereta Api Jakarta – Surabaya;

D. Proyek Pembangunan Prasarana dan sarana Kereta Api dalam kota.

1. Penyelenggaraan Kereta Api Ringan / Light Rail Transit terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok & Bekasi).

E. Proyek Revitalisasi Bandara Udara.

F. Proyek Pembangunan Bandar Udara baru.

1. Bandara Kertajati.

G. Proyek Bandar Udara Strategis lainnya.

H. Proyek Pembangunan Pelabuhan baru & Pengembangan Kapasitas.

1. Inland waterways / CBL Cikarang – Bekasi – Laut Provinsi Jawa.

I. Program satu juta rumah.

J. Program Pembangunan Kilang Minyak.

K. Proyek Pipa Gas/terminal Elpiji.

L. Proyek Infrastruktur Energi Asal Sampah.

1. Energi asal sampah kota-kota besar (Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar & Makasar)

M. Proyek Penyediaan Air Minum.

1. SPAM Regional Jatigede.

2. SPAM Regional Jatiluhur.

N. Proyek Penyediaan Infrastruktur Sistem Air Limbah Komunal.

O. Proyek Pembangunan Tanggul Penahan Banjir.

P. Proyek Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) & Sarana penunjang.

Q. Proyek Bendungan & Jaringan Irigasi.

1. Bendungan Kuningan;

2. Bendungan Ciawi:

3. Bendungan Sukamahi

4. Bendungan Leuwikeris;

5. Bendungan Cipanas;

6. Bendungan Sadawarna;

7. Bendungan Matenggeng;

8. Pembangunan Jaringan Irigasi DI Leuwigoong Kab Garut.

R. Proyek Peningkatan Jangkauan Broadband.

S. Proyek Infrastruktur IPTEK Strategis lainnya.

T. Pembangunan Kawasan Industri Prioritas/ Kawasan Ekonomi Khusus.

U. Pariwisata.

V. Proyek Pembangunan Smelter.

W. Proyek Perikanan & Kelautan.

X. Proyek Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Y. Program Industri Pesawat.

Ntar dilanjut ya bro… kita bahas atu atu.

*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam
Wassalam
Suaka110717

@andriekw

Pepatah dari Mataram

Berkesempatan shubuh berjamaah serta pengajian singkat di Mesjid Raya Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Perjalanan hidup meniti waktu adalah misteri, tiada hak kita diberi untuk tahu tentang masa yang akan datang. Itu adalah ujian keimanan dimana kita harus meyakini takdir masing-masing.

Begitupun tulisan ini tertuang setelah nurani tersentuh hingga raga tergerak disaat malam hari melintas bangunan megah nan indah, mesjid yang besar serta dikelilingi selasar yang ditopang berpuluh tiang yang anggun dan tenang. Karena agenda acara masih padat maka berkunjung ke mesjid tersebut sekaligus untuk mengikuti shalat berjamaah esok hari sambil menikmati megahnya Mesjid Raya Hubbul Wathon Islamic Center NTB.

Diantar taksi yang setia 24 jam di depan hotel Golden Palace Mataram, menyusuri jarak 3,4 km hanya 5 menit saja, kami berdua tiba di pelataran Bangunan mesjid raya. Bergegas menaiki tangga pelataran dan disuguhkan halaman dalam yang luas.

Menyambut kami nuansa emas begitu bersinar dan kembali kami takjub karena keindahan bangunan yang dilengkapi 4 buah eskalator karena posisi mesjid harus kembali naik. Pilihan selain eskalator bisa juga meniti tangga yang cukup lumayan. Sebelum naik eskalator,mnenyempatkan diri mengambil gambar bedug besar yang berada di samping kanan.

Memasuki mesjid raya disambut dengan bentangan anggun karpet merah, ornamen islami memberi nuansa agamis serta murah di dinding atas menambah semua pesona. Usai menunaikan sholat sunnat tahiyatul masjid, adzan shubuh berkumandang. Maka kembali lakukan sholat rawatib dan dilanjutkan sholat shubuh berjamaah.

Usai sholat, dzikir berkumandang berpadu dengan do’a dan dilanjutkan dengan kajian islam berupa ceramah dan tanya jawab bersama TGH Mahalli Fikri dengan tema ‘Menyambung silaturahim’.

Menyambung silaturahim adalah jewajiban manusia yang tidak bisa ditawar-tawar karena Allah SWT tidak akan merahmati manusia yg tidak punya rasa rahim kepada sesama. Silaturahim harus tersambung dg baik terus menerus. Sebagaimana dalam sebuah hadits shohih yang artinya : ...tidak akan masuk surga bagi yang memutuskan silaturahim.

Manusia ditakdirkan sebagai mahluk Ijtima’i, yaitu mahluk yang membutuhkan keberadaan dan bantuan orang lain atau dalam istilah para ahli, manusia itu adalah mahluk sosial.

Nabi Adam diciptakan di surga dan tentu ada teman-temannya serta pasangannya. Dengan jenis mahluk yang berbeda yaitu golongan malaikat, golongan jin dan juga golongan setan. Berbicara tentang pasangan maka sudah jelas manusia itu pasangannya manusia, bukan jin atau malaikat apalagi setan. Meskipun bicara tingkatan makrifat, setan atau iblis bisa jadi lebih tinggi derajatnya dari manusia (Nabi Adam) karena iblis bisa berdialog dengan Alkah SWT. Iblis menjadi dihinakan karena sikap sombongnya menentang perintah Allah SWT untuk menghormati Nabi Adam.

Manusia akan sakinah jika menikah dengan manusia. Kehidupan penuh kecintaan dan kasih sayang, Tarohum almutahalim, Timbal balik saling menghormati.

Semua tindak langkah perbuatan bersumber dari hati, maka harus dipastikan hati ini bersih dari hal-hal yg merusak dan mengganggu. Penuhi hati dengan cinta da kasihn sayang. Berusahalah untuk menghindari 6 sikap mental yang bisa merusak silaturahim yaitu yang singkat TENGIL.

T : Takabur

E : Egois

N : Norak

G : Galak

I : Iri

L : Licik

Takabur adakah sikap merendahkan orang lain, merasa paling pintar paling tahu

Egois jelas sebuah sikap ingin menang sendiri, tidak mau memikirkan orang lain.

Norak atau kajuman sudah jelas perbuatan riya, katena akan berbuat baik dengan hatapan mendapatkan pujian.

Galak adalah sikap mudah marah dan emosi tinggi sumbu pendek, tidak memiliki kesabaran dan kelembutan.

Iri jelas sikap yang harus dihindari meskipun butuh perjuangan berat agar kita tetap ikhlas terhindar dari iri dengki.

Terakhir Licik, memanfaatkan berbagai cara, tipu-tipu untuk keuntungan sendiri atau kelompoknya.

Itulah 6 sikap yang harus dihindari karena bisa merusak sikaturahim.

Usai mengikuti pengajian tersebut, bergerak melewati karpet merah, menuruni tangga dan berjalan menuju keluar. Tidak lupa mengabadikan sudut bangunan berlatar siluet langit disaat akan segera terbit.

Itulah sejumput cerita yang didapat di Mesjid Raya NTB 12 Syawal 1438 Hijriyah.
*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam

Wassalamualaikum Wrwbr

@andriekw Praya060717

Kunker Testimoni ke KEK Mandalika NTB

Tulisan singkat giat kunker Tim KEK Jabar ke Kawasan KEK Mandalika di Lombok NTB 5-6 Juli 2017

Laporan Kunker Testimoni Tim KEK Pariwisata Provinsi Jawa Barat tanggal 5 – 6 Julii 2017 ke KEK Mandalika di Kab. Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan dipimpin Bapak Asisten Ekbang Setda Provinsi  Jawa barat dan diikuti oleh Kepala BP2D, Kepala Biro Dalbang, Kepala Biro SPIBUMD, Inspektorat, DisPerkim, DisOrda, DisPMPTSP, Dirut PT BIJB, PD Jawi, PT. Jasa Sarana, Pemkab Sukabumi, Pemkab Sumedang, KCIC.

Kegiatan Hari Ke I, 5 Juli 2017  

Pertemuan dengan Pemkab Lombok tengah dan Tim ITDC di kantor Bupati Lombok Tengah & Jajaran didampingi Kasubdit Asdep Kemenpar pa Burhan membahas ttg :

1. Best practise Pemkab Lombok Tengah dalam mewujudkan KEK Pariwisata Mandalika hingga terbit PP No. 52 Tahun 2014.

2. Syarat penting KEK pariwisata agar segera terwujud ada beberapa hal yaitu : 

a. Komitmen dan Sinergis  antara  Pemerintah Pusat, Pemprov dan Pemkab khususnya Kebijakan dan regulasi.

b.  Fokus terhadap bidang pariwisata yang tertuang dalam RPJMD serta RTRW.

c. Ketersediaan Lahan yang dimiliki oleh pihak tertentu dlm kondisi clear & clean.

d. Leadership dari Bupati beserta jajaran SKPDnya khususnya Dinas pariwisata, unsur Swasta yang fokus mewujudkan bidang pariwisata serta memahami secara utuh potensi yang dimiliki daerah.

e. Pengusul adalah Badan usaha dalam hal ini BUMN yaitu ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) yg memiliki semangat untuk memajukan daerah.

f. Rencana aksi untuk mewujudkan KEK pariwisata ini juga melibatkan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah baik di level provinsi juga di kabupaten Lombok Tengah.

g. Meskipun APBD terbatas, tetapi SKPD bahu membahu untuk mendukung bidang pariwisata serta melobi provinsi dan pusat untuk dukungan anggaran.

3. AsdaEkbang prov Jabar menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan dalam rangka percepatan penyusunan proposal dari 6 KEK pariwisata yang akan diusulkan serta  memperkenalkan Tim kordinasi dan Tim perintis KEK pariwisata di Jawa barat.

Hari ke II, 7 Juli 2017

Kunjungan ke Lokasi proyek KEK Mandalika dan Objek wisata.

1. Pertemuan dg manajemen proyek KEK pariwisata Mandalika yaitu Ibu Indah dari ITDC dan Admintratur KEK mandalika yang dijabat oleh KadisPMPTSP Kab Lombok Tengah menjelaskan tentang  area KEK Mandalika seluas 1.035 Hektar dengan kepemilikan lahan adalah milik pemerintah yang HPLnya dipegang oleh ITDC.

2. Faktor penting dalam pengusulan dan pengembangan KEK pariwisata adalah : 

a. Pertanahan.

b. Infrastruktur & fasilitas kawasan.

c. Kelembagaan & SDM.

d. Perangkat pengendalian administrasi. (Sistem pelayanan perijinan dan sistem pengelolaan kawasan)

e. Investasi

3. Poin penting dalam proses pemenuhan persyaratan pengajuan menjadi KEK pariwisata adalah kristalisasi komitmen khususnya untuk sarana infrastruktur dalam bentuk MOU antara pemda dengan PT PLN terkait ketersediaan listrik, PT Telkom untuk teknologi informasi, PDAM untuk ketersediaan air bersih di kawasan KEK tersebut. MOU tersebut menjadi lampiran penting dalam pemberkasan administrasi untuk menerbitkan PP tentang KEK tersebut. Yaitu terbitnya PP No 52 Tahun 2014 untuk KEK Mandalika.

4. Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi pembangunan mesjid dan objek wisata di area KEK Mandalika diantaranya Pantai Kuta lombok dan Pantai Tanjung Aan. 

Demikian laporan kami.

*) Sumber Photo & Video : dokumentasi pribadi.

Wassalam

Wassalam

Pengajian Shubuh 030717

Mencoba meng-extraksi ceramah Shubuh berjamaah di senin pagi 030717

Intisari Pengajian Senin Shubuh 03 Juli 2017 di Mesjid Al Muttaqin.

Imam & Khotib : Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan

Ibadah sholat yang paling berat adalah sholat shubuh, meskipun hanya 2 rakaat ternyata butuh perjuangan untuk bisa konsisten melaksanakannya tepat waktu, dan kedua adalah sholat isya. Ada Haditsnya yang berbunyi bahwa : “Sholat paling berat untum orang munafik adalah sholat shubuh lalu sholat  Isya”.

Maka bagi pemegang jabatan di Pemprov Jabar di- “motivasi” dengan rumus ‘resiko jeneng”, maka senin shubuh dijamin sholat shubuh berjamaah.

Ajaran nabi Muhammad adalah  penuhi shaf yg paling depan. Yg paling afdol kanan imam, baru kiri imam, pemahaman ini seolah sederhana padahal sangat mendasar. dan Shaf terdepan itu yg paling besar pahalanya bagi laki-laki serta untuk shaf perempuan sebaliknya.

Dalam pengajian senin pagi pertama kali sesudah Idul Fitri 1 Syawal 1438 hijriyah ini beberapa hal penting adalah :

Dulu.. pengertian sunnah adalah dikerjakan dapat pahala, tidak dikerjakan tdk dapat siksa. Sekarang harus kita rubah paradigma itu bahwa dengan kita meninggalkan ‘Sunnah’ maka kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pahala. Salah satu ibadah sunnah adalah Shalat rawatib, fungsi sholat sunnah rawatib adalah untuk menyempurnakan shalat wajib kita.

Selanjutnya Hikmah Ramadhan adalah :

1. Optimis, pagi sahur – magrib yakin bisa berbuka.

Sikap optimis sdh dpt pahala. Jangan puas dengan kesalehan pribadi tetapi harus dilengkapi dengan kesalehan sosial dimana kebaikan kita dinikmati manfaatnya oleh orang lain. Tetangga, tpt kerja, dimanapun, baik dengan ucap tingkah, perbuatan juga dengan karya dan konsep, khususnya untuk ASN adalah Inovasi pelayanan publik.

Allah menyenangi sifat optimis.

Mari berMimpi sehebat-hebatnyanya karena mumpung gratis.

2. Disiplin, tdk ada yg berani berbuka sblm magrib. Tidak makan setelah shubuh.

3. Kebersamaan, berjamaah.

Ukurannya yang paling tengah.

Klo puasa sunnah berat karena minim kebersamaan. Sementara puasa ramadhan di laksanakan bersama-sama sehingga lebih semangat dan termotivasi termasuk malu klo ketauan batal. 

Poin penting juga dalam konteks Ibadah yaitu butuh pengulangan. Sebagaimana Mekanisme pembersihan jiwa melalui :

Sholat wajib untuk detox harian, shalat jumat untuk detox mingguan, dan bulan ramadhan yang ditutup dengan shalatidul fitri sebagai mekanisme bebersih jiwa tahunan.

Tindakan yang sederhana sepertidisiplin buang sampah dulu aja perlu perjuangan panjang. Karena tanda peradaban besar  adalah berhasil mengolah sampah, berhasil memelihara hutan dan air.

Inti dari tanda keberhasilan ramadhan adalah Perubahan menuju yang lebih Baik.

Wassalamualaikum WrWbr

Haré haré

Dongéng kamari waktos aya nu cuék ka simkuring

Kuring ngedeukeutan bari rengkuh tur pengkuh, tapi geuning salira haré-haré. Dipuntenan teu ngawaler, ditaros ngadon ngaléos. Ah teu éléh géléng dituturkeun wé kamana salira ngoloyongna.  
Kuring ngahaja ngarapetkeun awak ka salira, susuganan karaos haneutna guligah rasa, mung hanjakal salira teu rumasa aya sasaha, ngadon anteng ngagupayan dunya nu anggang jauh ti jiga.

“Punten geulis, ieu akang,” sora rada tarik meueusan, angger ngajubleg.

“Puuunteeen!!,” rada ditarikan, éh tetep ngabigeu.

Kuring gagaro teu ateul, sanajan rada keuheul tapi henteu dugika nyel ambek mah ngan jorojoy rasa karunya bilih bisi kasibat panyawat torék.

Teu pugag pangharepan, tuluy wé dituturkeun samalah ditangkeup ti tukang bari dikélekéték. Ih salira ngan seuri maur, éta gé ka batur nu kawénéhan ngalangkung.

Tungtungna mah béak déngkak, kuring ngécagkeun tangkeupan bari ngaikhlaskeun salira nu tuluy ngagedig mulang ka sarakan. Sanggeus salira dilegleg balébat, kakara inget élmu halimunan can ditutup ku jampé pamaké.