Ngopi di Lombok

Kembali ke sini, sambil ngopi.

LOMBOK, akwnulis.com. Deburan ombak menyapa karang menyajikan harmoni musik alam yang menenangkan. Meskipun tahu bahwa kedalaman lautan bisa menjadi ancaman, tetapi suasana damai yang tercipta adalah keberkahan. Begitupun di siang yang menyenangkan ini. Setelah menempuh perjalanan dari Kota Mataram melewati jalan bypass yang lurus dan lebar, maka waktu tempuh 45 menitpun terasa hanya sesaat saja, karena dimanjakan oleh dengkuran manja yang tak tertahankan.

Oalah kirain nggak kerasa waktu perjalanan karena menikmati suasana yang dilewati sehingga waktu tak terasa, eh ternyata tidur toh”

Hahahaha, santai bro. Tidur itu sebuah berkah dan gratis pula. Jadi menikmati perjalanan dengan terbuai mimpi khan tidak ada salahnya. Lagian memang nikmat kok.

Akhirnya setelah 7 tahun berlalu, raga ini bisa kembali menyentuh batu karang dan merasakan semangat kebanggaan dari pantai mandalika lombok ini. Meskipun sekarang tidak kekejar kalau harus mendaku bukit di sekitar tanjung Aan lalu mencari jejak nyale di pantai. Tapi minimal beberapa momentum bermain di pantai bisa dilaksanakan.

Ini salah satu tulisanku SI KECIL & TANJUNG AAN.

Apalagi saat ini kehadiran disini tidak hanya raga saja tetapi segenap jiwa hadir menemani sebuah kata yaitu ‘kopi’ yang menjafi nafas dari berbagai tulisan di blog ini. Apalagi memang kopi yang tersaji sudah melewati perjalanan panjang nan jauh termasuk mengangkasa membelah awan yang terkadang kurang bersahabat diatas sana.

Lalu jangan lupa, dikala kopi sudah tertuang di gelas kaca diatas batu karang di pantai mandalika. Ucap doa dan rasa syukur menjadi utama juga posisi duduk pas minum adalah sesuai tuntunan agama.

Srupuuut nikmat dan berkah.

Sebagai pelengkap dalam urusan ngopay dan ngopay ini maka setelah puas dengan mngopay di pantay eh pantai, maka dilanjutkan dengan hunting sajian kopi hitam tanpa gula di sekitar pantai ini. Ternyata ada sebuah cafe kecil namanya Lan Yan Kitchen meskipun sajian kopinya bukan seduh manual tetap berbasis mesin. Ya minimal ada rasa kopi hitam on site yang bisa dinikmati. Langsung saja order americano ala mandalikano.

Lumayan bisa melengkapi rasa tentang kohitala di pulau sumbawa. Salam ngopaaay. Wassalam (AKW).

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

3 thoughts on “Ngopi di Lombok”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: