V60 Arabica Papandayan & Ide-ide.

Sruput kopi sambil cari Ide.

CIMAHI, akwnulis.com. Menulis dengan kesendirian adalah sebuah perkawanan sejati, karena rasa bisa tercurah dalam jalinan kata yang mengandung makna. Mencoba mengalirkan ide yang berbuncah di dalam kepala, menuju aliran darah dan otot serabut sehingga menggerakkan jemari agar menari di atas keyboard smartphone kesayangan.

Mata jelas menjadi pembeda agar huruf yang tertulis terhindar dari typo ataupun salah penggunaan tanda baca. Meskipun kesalahan itu masih ada, karena kita adalah manusia tidak lufut… eh luput dari khilaf dan dosa.

Tapi, terkadang ide suka tiba-tiba hilang tertindas oleh pikiran lain yang hadir tanpa aba-aba. Sehingga jemaripun terpaku tak hasilkan secuil kata apalagi setumpuk kalimat. Inilah saat yang rentan dengan kondisi pentargetan dan deadline, alamak… gawaat.

“I need mood booster please”

Itulah sebuah bisikan yang membuat penasaran dan ternyata sebagai jalan keluar. Maka… cara terbaik adalah carilah sang mood booster yang dirindukan… yakni Kohitala (kopi hitam tanpa gula)… kopi mana kopiiii?…

Maka tanpa berlama-lama, sajian kopi arabica papandayan langsung diproses dengan metode manual brew V60… itu tuh yang corongnya mengerucut dan wajib pake kertas filter. Request diseduh oleh air panas 93Β° celcius kayaknya dituruti, karena hasil yang didapat ternyata tepat dengan selera. Yummy.

Setelah tersaji manual brew V60 kopi arabica papandayan. Langsung saja mulut menganga untuk bersiap menyeruput kenikmatan dunia dan berharap ide – ide segera hadir kembali untuk tuntaskan segala tugas yang memgelayuti hari – hari.

Srupuuttt…. hmmmm nikmatnya, acidity pas berpadu dengan body yang tidak terlalu pahit dilengkapi after taste buah cherry dan jeruk yang mengharumkan suasana.

Perlahan tapi pasti, kenikmatan menyeruak dan ide-ide meskipun malu-malu akhirnya hadir dengan beraneka celoteh kreasi dan harapan. Kopi disruput dan jemari lanjut mengetuk… eh mengetik. Menuangkan ide yang kembali hadir karena rangsangan maut si kopi hitam. Alhamdulillah.

Akhirnya jemari lanjut menari dan sang kopipun bergegas menunaikan tugas. Membuka kembali keengganan dan mendobrak kemalasan hingga akhirnya kesegaran datang dan ide-ide yang lahir terasa lebih rilex dan memberi keyakinan bahwa dibalik kerja keras perjuangan ada hasil akhir yang memukau. Selamat pagi Kawan, Wassalam (AKW).

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

5 thoughts on “V60 Arabica Papandayan & Ide-ide.”

  1. Mantaf pa..nyuruput kopi raos pisan disarengan ku goreng pisang langkung lengkap..janten nambih inspirasi nu mencrang nambih mood

    Like

  2. Allah SWT maha penyayang ada hikmah diatas musibah…mengumpulkan, menyatukan hati, mengeratkan kasih sayang antara suami, istri dan anak. Work from home, untuk yang selalu mengambil hikmah, disitu tetap ada ide dan ada kenikmatan dari si hitam manis “SECANGKIR KOPI”. srupuuuut……,Alhamdulillah.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s