GAYO wine Frau Kertajati.

Ngopay malam sambil menghitung bintang.

Photo : Gayo wine ala Frau cafe / dokpri.

KERTAJATI, akwnulis.com. Malam gelap bertabur bintang menemani perjalanan keluar dari bandara kesayangan jawa barat, BIJB. Sebuah kebanggaan menyeruak karena akhirnya penerbangan internasional direct flight ke luar negeri telah hadir yaitu KJT – KUL (kertajati – kualalumpur) dengan menggunakan maskapai penerbangan malaysia airlines.

Jalanan lengang dan sendu, ada sedikit gerimis di ujung waktu. Tetapi tidak menghambat pandangan mata untuk melihat kiri kanan jalan siapa tahu ada yang dicari, khan tinggal beli.

Ta daaa…..

Tak berapa lama, indera penciuman mengendus sesuatu….. kopiiiiii.

Ternyata tidak jauh dari pertigaan jalan bandara, belok kanan… langsung ada objek yang dicari….

Belok, parkir, brenti, turun…. dan pesan donk.

Manual brew V60, kopinya yang ini!”
“Baik kakak”

Photo : Apang beraksi / dokpri.

Apang sang barista.. eh moh Jafar Sidik langsung sibuk meracik bean arabica gayo wine yang tersedia. Sebenernya nyari bean asli majalengka, tetapi stoknya habis…. ya sudah yang ada saja.

Tangan terampil sang barista langsung beraksi menjadi tontonan tersendiri. 15 gram bean segera dihancurkan tanpa ampun oleh grinder lalu bersiap disiram perlahan eh diseduh dengan air panas 90° celcius sebanyak 200 ml….. curr… tes..tes..tes.

Perlahan tapi pasti hadirlah cairan kopi asli yang penuh sensasi. Gayo wine racikan Apang, barista kertajati.

Rasa khas gayo wine hadir di tanah majalengka, body strong dan acidity high men-cènghar-kan*) pikiran dan meninggalkan kenikmatpahitan di dasar lidah, tentu dengan after taste dominan tamarind dan brown sugar.

Seupuut…. eh sruputtt… lagiii.

Perjalanan menghitung bintangpun dilanjutkan tanpa banyak keluhan, yang pasti ada sang barista disini jikalau harus kembali dan beredar di sekitar kertajati lalu bersantuy sambil ngopi. Wassalam (AKW).

****

*) menyegarkan.

Lokasi : FRAU Cafe, Jl. Raya Kertajati – Majalengka Jawa Barat

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s