Libur & Syukur.

Mari berlibur dan bersyukurr…

Photo : Libur & Syukur / dokpri.

DUNIA, akwnulis.com. Menikmati kesegaran pagi sambil bercengkerama dengan suasana berbeda itu bisa membuat jiwa tenang dan hati lebih adem tertata. Begitupun dengan urusan pekerjaan rutin, sementara ‘lupakan‘ atau pura-pura dilupakan hehehehe…
karena super susah, apalagi jaman sekarang yang disupport dengan berbagai aplikasi canggih… jarak jauh tidak masalah yang penting ada jaringan internet dan smartphone yang senantiasa menyala.

Jadi, bijaklah membagi hati dan pikiran, membagi porsi liburan serta urusan rutinitas kantoran. Karena saling berhubungan erat, liburan butuh dana dan dana hadir karena bekerja. Bekerjapun butuh rehat liburan, jangan sampai terjebak rutinitas tiada akhir. Liburnya juga musti dengan keluarga, karena keseimbangan sejati kehidupan dunia salah satunya adalah keseimbangan antara hubungan pekerjaan dengan hubungan keluarga. Jangan tanya proporsinya karena masing-masing berbeda, tanya saja, “Rutin liburan tiap tahun sama keluarga nggak?”...

Photo : Mentari bersiap sembunyi / dokpri.

Liburan bukan berarti harus jauh dan berbudget besar, tetapi yang minimalispun bisa seperti berkemah di kebun sekitar rumah bersama keluarga akan menjadi pengalaman indah.

“Wahhh rumah dan halamannya luas dong, bisa dipake tempat berkemah”

“Alhamdulillah itu doa, maksudnya cari perkemahan dekat rumah hehehehe”

***

Kembali ke topik kesegaran pagi, maka dimanapun liburan usahakan kurangi leyeh-leyeh atau tidur di kamar hotel. Meskipun raga lelah, tetapi kesempatan eksplorasi sekitar area hotel atau penginapan bisa menghasilkan momen penting dan menggugah rasa tasyakurbinnikmah atas kesempatan rejeki yang ada.

Paling gampang adalah cek fasilitas hotel dari mulai jogging track, taman, kids corner, toko souvenir, kolam renang, tempat gym, rooftop, mushola, toilet umum dan tangga darurat.

Wuih kayak tugas bodyguard ya”…

Ih bukan, itu adalah tahapan identifikasi spot photo yang mungkin masuk kategori intagramable dan facebookable. Klo sekiranya udah ada titik-titiknya maka diesplorasilah pada saat yang tepat.

Sebagai contoh adalah jangan sampai salah waktu, mau ambil photo sunrise tapi bada ashar…. yaaa nggak ada donk, kecuali piknik liburannya ke pantai, maka sore hari adalah saat tepat untuk abadikan sang mentari yang berlabuh di pangkuan malam… itulah sunset.

Photo : Mengintip mentari dibalik pucuk pagi / dokpri.

Selamat berburu gambar liburan yang menyenangkan hati, jangan tertekan jikalau unggahan photo hasil liburan kita ternyata tidak atau kurang diapresiasi dalam bentuk like dan jempol ataupun komentar di medsos kita, lha wong kita mah bukan artis atau influenser…. eh bener ya nulisnya?… kita mah cuman sebutir debu diantara kecamuk badai informasi yang memenuhi ruang sosial di dunia maya kita.

Jadi photo dan video momen liburan adalah penting, tetapi yang paling penting memaknai bahwa kesempatan memotret dan memvideo pengalaman momen liburan bersama keluarga adalah atas ijin kuasa Allah SWT. Urusan viral dan tidak di medsos, itu mah anggap hiburan semata saja.

Posting dan biarkan, sesekali buka jikalau ada yang komentar, selanjutnya… biarkan mengalir dalam ritme kehidupan.

Selamat menikmati dan memaknai liburan bersama keluarga tersayang, Wassalam (AKW).

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s