Kopi Si Petung – Jakarta.

Nikmati kopi si petung dan kerinci di sini…

Photo : Sajian Kopi Si Petung JCH / dokpri.

JAKARTA, akwnulis.com.Bolak balik bandung – jakarta menjadi rutinitas mingguan yang tak terelakkan, argo parahiyangan menjadi kawan setia menemani di perjalanan meskipun sesekali harus menggunakan kendaraan roda empat karena tugasnya mendadak, tiket KA habis nggak mungkin jalan ditempat, apapun situasinya… berangkaaaat.

Maka berbahagialah dikala ada sisa waktu yang bisa digunakan, meskipun itu berarti harus menghitung akurat jangan sampai memgganggu jadwal meeting berikutnya.

Maka…. kali ini dengan menikmati fasilitas transportasi massal di ibukota yaitu MRT, yang lagi hits lhoo……. bisa meluncur dari Bundaran HI ke blok M dengan sekejap, keluar stasiun langsung akses ke mall…. kerenn pisan.

Dibantu aplikasi gugelmap dan culang cileung clingak clinguk, akhirnya bisa bersua dengan Si Petung di lantai bawah, foodcourt Mall Blok M, Jakarta.

Tadinya dikirain adalah sebuah varietas kopi asli jakarta, khan namanya seperti Si Pitung, pahlawan legendaris…. tapi khan kecil kemungkinan di jakarta ada kebun kopi… kebun kopi beneran yaa… soalnya di batas kota bandung dan cimahi ada juga nama daerah kebon kopi… tapi nggak ada kopi nya hehehehe.

Pas dideketin… eh ternyata kopi si petung, sebuah varian kopi aceh yang disajikan oleh barista cantik, non Alsy. Nggak pake lama, duduk dibangku tinggi, order dech.

Nama cafenya jakarta coffee house, kantor pusatnya di Cipete (kata non Alsy), malah katanya di cafe yang cipete lengkap dengan mesin roasting dan juga sajian wild luwak kopi…. waaah menarik tuh, kapan-kapan beredar ke situ ah.

Sajian pertama adalah manual brew kopi si petung aceh, menggunakan perbandingan 18gr dengan 210ml air panas bersuhu 82° celcius dan metode seduhnya muter melawan jarum jam hasilkan sajian kopi yang ringan, body cenderung medium less, acidity medium dengan tastenya sedikit karamel dan berry…. enak buat pemula tanpa beban berlebih di lidah. Tetapi buat diriku yang keseringan ngopi…. serasa kurang, tapi tetap nikmat.

Photo : Sajian kopi kerinci JCH / dokpri.

Maka untuk menambah semangat siang ini, dilanjutkan dengaan order kotala (kopi tanpa gula) yaitu kopi arabica kerinci…… kerinci yaaa, bukan kelinci…. hati-hati, itu beda arti.

Gramasi dan jumlah air tetap sama, tetapi menggrinder beannya yang berbeda, dengan putaran 4 mesin grinder Meisser kaffee menghasilkan saja agak kasar dan langsung diseduh dengan air panas 90° celcius….. cirrrrr..

Eh…. currrrr…..

hmmm wangiiiii……

Sambil berbincang singkat dengam non Alsy yang cekatan dan terlihat confident memproses sajian kopi V60 maka waktu yang tersisa tinggal sedikit lagi.

Langsung kopi yang tersaji disruput dan dinikmati, owww bodynya bold agak ninggal di bawah bibir dan aciditynya mantabs, bikin nyengir, after taste tamarin dan lemonnya muncul bersamaan…. lumayaaaan.

Srupuuut….

Akhirnya waktu jua yang memisahkan kita, musti kembali ke alam nyata melaksanakan tugas negara, berangkaaat…

Jadi yang moo ngopay pas di sekitar sini, kedai kopi ini recomended. Srupuut…. sruput lagii,Wassalam (AKW).

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

One thought on “Kopi Si Petung – Jakarta.”

  1. Waalaikumsalam wr wb…
    Ngiring raos pak bos…
    Srupuut….srupuutt…nuikmat tenan….he…..mugia kapan2 tiasa DL rame lagii….ke jakarte….
    👍👍

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s