Lelah & Kopi.

Jikalau lelah mendera…. makanlah, eh ngopaylahh…

Photo : Sajian kopi tenangkan hati / dokpri.

CIMAHI, akwnulis.com. Terkadang rasa lelah tiba-tiba datang mendera, menghantam pertahanan raga terakhir sehingga tinggal menunggu waktu untuk ambruk dan musnah. Tapi tentu itu adalah kemungkinan terakhir, masih banyak cara mengelola lelah, mengendalikan tekanan yang merupakan bagian dari kehidupan.

“Trus musti gimana sob, lagi kondisi tertekan?”

“Widdih kok jadi nanya serius sihh…. lo tau nggak, badan gue melar kayak gini karena penuh tekanan tauuu….”

“Ngawur ah, itu sih gara-gara lu makannya over aja dan klo liat elu makan, emang kayak yang enak sih”

Hahahaha…. kami berdua tertawa sambil memasukan potongan pizza terakhir ke mulut masing-masing.

Photo : Pemandangan di halaman cafe / dokpri.

“Udah habis pizza besar 2 nampan ini, aku besok mau diet, sueeer”

Berdua berjanji mulai diet, menurunkan berat badan…. mulai hari itu.

***

Esok hari tiba, dan berjanji berjumpa sambil membahas rencana diet yang akan dilakukan, tempatnya di Tukang Mie kocok cokor, esok harinya di tempat coto makasar dann…. seterusnya.

Alhamdulillah… pembahasan diet berjalan berbulan-bulan dan selalu ditempat makan yang enak dan enaak sekali… akhirnya mereka mem-bulat berdua hihihihi.

***

Kembali kepada tekanan hidup termasuk rasa lelah, yang paling prinsip adalah memaknai tekanan itu bukan sebagai beban, tetapi merupakan tantangan yang harus dihadapi.

Sehingga yang muncul adalah pemikiran tentang strategi menghadapinya.

Photo : Neng Wini / dokpri.

Karena jika tiada strategi yang disiapkan, maka bersiaplah menerima kenyataan dan deraan kelelahan yang akan membuat tubuh tidak kuat lagi menahannya hingga akhirnya ambruk, sakit dan menderita.

Photo : Suasana Cafe Meloh / dokpri.

Supaya memikirkan strategi menghadapi tekanan ini lebih mantul (mantaps betul), maka se-teko server bening berisi seduhan kopi tanpa gula yang membantu memberi semangat, membuka pikiran sekaligus menenangkan jiwa sehingga kembali bersemangat dalam menjalani kehidupan yang indah dan berharga.

Wilujeng ngopay bray. Wassalam (AKW).

Catatan :
Jika penasaran, posisi tempat ngopay tersebut dimana, klik aja Kopi Meloh Cisarua.

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

4 thoughts on “Lelah & Kopi.”

  1. Endorse ye…😆
    Biasanya klu tertekan melarnya ka samping, hehe …bukan samping batik.., tapi melar ka gigir…hiiii..diet diet…awon endut mah😅😂

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s