JALAN Versi AKW

Jalan-jalan harus sambil paham tentang pengertian jalan. Mau tau?… yuk atuh kita baca.

Pagi mas bro. Sekarang moo nulis tentang sesuatu yang udah lumrah kita tahu tapi giliran ditanya apa pengertiannya?

Pasti jawabannya, “Ya.. itu.. ya ono”

Coba dech, “Apa pengertian JALAN?”

Diem khan…. 🙂

Klo ngobrolin jalan, pasti semua orang sudah tau. Lha wong tiap hari musti nginjek jalan klo mau aktivitas. Minimal nggak nginjek beneran, ya ngelewatin diatas kendaraan. Moo milik sendiri, pinjeman, masih cicilan atapun angkol alias angkutan online. Dari mulai jalan gang, jalan perumahan, jalan gede yang agak besaran dikit. Itu tuh yang klo 2 mobil papasan musti ati-ati, klo nggak spion bisa ilang atawa rusak. Agak jauh lagi jalan gede yang pake pembatas di tengahnya hingga jalan tol.

Yang bikin ngegelitik tuh, klo ngikutin definisi aturan, apa pengertiannya jalan?… ubek ubek ubek, tanya sono-sini plus donlot via gugel. Dapet tuh Undang2nya, UU 38 Taun 2004 tentang Jalan. Kelar rasa penasaran, buka-buka halaman.. widihh tebel bingit. Lha gimana bacanya?… waktunya kapan?.. pertentangan bathin dimulai.

Tapi semangat tinggi musti dijaga, lawan kemalasan. ‘Iqro’ … kata Alqur’an juga, Bacalah!!!

Jadi, Jalan itu definisinya adalah Prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukan bagi lalu lintas yang berada pada permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan / atau air, serta diatas permukaan air kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan kabel. Ps1.4.

Wow ternyata jalan tuh bukan hanya yang diatas tanah bro, dibawah air juga masih disebut jalan termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya. Diitung-itung secara garis besar ada 17 istilah yang musti dipahami… woyy pusing pale niich.

Tapi tuh dia lagi2, kembali terusik dan tertantang buat coba baca, coba hafalin (yakin sulit bingit) hingga muncul inspirasi dari pengalaman terindah masa SMU ngapalin rumus kimia, khan itu pake singkatan tuh… siapa tau cocok buat ngapalin tentang pembagian jalan.

Secara garis besar, dari sisi peruntukannya, jalan terbagi jadi 2 yaitu jalan umum dan jalan khusus.

Jalan Umum adalah Jalan yang diperuntukan untuk lalu lintas umum. Sementara Jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi, Badan Usaha, Perseorangan, atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri. Tuh udah 2 jenis tentang jalan. Nah jalan khusus nggak dibagi lagi, tapi jalan umum terbagi 4 lagi yang disingkat dengan SIFUSTAKEL (itu singkatan versiku yaa… jangan pada protes).

SIFUSTAKEL yang artinya SIstem, FUngsi, STAtus dan KELas.

Jadi jalan umum itu yang pertama adalah Sistem Jaringan jalan berarti saling berhubungan menjadi kesatuan dari berbagai jenis jalan. Sistem Jaringan jalan ini terbagi menjadi 2 sistem yaitu PRISEK (bukan bhs inggris yaaa….) atau Sistem Jaringan Jalan PRImer dan Sistem Jaringan Jalan SEKunder.

Kedua, Jalan umum itu berdasarkan fungsinya terbagi menjadi 4 bagian yaitu Jalan Arteri, Jalan Kolektor, Jalan Lokal dan Jalan Lingkungan atau supaya nggak mudah lupa ya kita singkat aja menjadi kata baru yaitu ARKOLOLI (ARteri KOlektor LOkal dan LIngkungan).

Ketiga, Jalan umum berdasarkan status dibagi menjadi 5 status. Nah yang ini hati2 karena tidak ada jalan yang statusnya Jomblo, LDR ataupun HTS (Hubungan tanpa status). Yang jelas kelima status jalan ini lebih didasari batas kewilayahan yaitu Jalan nasional, Jalan provinsi, jalan kabupaten, jalan kota dan jalan desa atau klo disingkat adalah NASPROKAKODES.

Keempat, Jalan Umum ini terbagi atas kelas. Lagi-lagi ini bukan urutan kelas 1, 2 dan seterusnya tetapi terbagi 4 menjadi : Jalan Bebas hambatan, jalan raya, jalan sedang dan jalan kecil. Mau disingkat lagi supaya mudah ngapalin?…
Singkatannya adalah BEHARASEDKEC. Pembagian kelas jalan ini berdasarkan spesifiKasi penyediaan prasarana jalan untuk pengaturan penggunaan jalan dan kelancaran lalu lintas. Diatur dengan UU 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Raya.

Kesimpulannya tentang jalan ini coba apalin dulu aja dech :

SIFUSTAKEL Dibagi 4 yaitu :

PRISEK 2
ARKOLOLI 4
NASPROKAKODES 5
BEHARAYSEDKEC 4

Jadi jalan terbagi 2 yaitu jalan umum dan jalan khusus, trus jalan umum itu ada 15 Kriteria bro… jadi totalnya ada 17 khaan…

Semoga tulisan ini bikin penasaran, so capcus donlot UU 38/2004 & UU 22/2009… Baca tuntas bro… ada semua pengertian lengkap.

Atau… Klik ini aja :

21 PENGERTIAN JALAN.

Wassalam (AKW).

Catatan : Singkatan-singkatan yang dibuat itu murni niatan agar mempermudah menghapal dan selanjutnya memahami.

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

One thought on “JALAN Versi AKW”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s