
Bentang warna menggetarkan jiwa, paduan merah putih bertabur cerita yang terjalin sempurna di hari merdeka. Begitupun hari ini, di mana mata memandang terlihat keceriaan merah putih yang menjadi saksi tahunan kehadiran beraneka kreatifitas kegiatan, untuk bersama-sama memperingati hari kemerdekaan yang dikemas dalam bermacam bentuk. Upacara adalah yang paling merata, tetapi ternyata dikuntit oleh peringkat lomba makan kerupuk, balap karung dan masukin botol ke dalam paku (ups.. kebalik).
72 tahun lalu detik-detik proklamasi dikumandang oleh bapak proklamator kita, Soekarno-Hatta. Gelora jiwa merdeka adalah puncak perjuangan para pahlawan untuk merintis, meraih dan merebut sebuah status merdeka yang penuh pengorbanan serta rangkaian panjang perjuangan.
Pertanyaan menggelitik sekarang, “Apa artinya merdeka?”
Jangan kaget jika jawaban anak kita yang masih berseragam putih merah atau yang duduk di bangku smp dan smu akan menjawab dengan semangat,
“Merdeka itu bebas pak!”
“Merdeka itu libur bu!”
Itu dua jawaban yang nonjok tuh, sebersit khawatir menyasar dada. Bagaimana nasib bangsa selanjutnya?… tapi kekhawatiran itu mencoba ditepis dengan asumsi mungkin jawaban itu tidak mewakili. Dicoba introspeksi dan merenung, memang benar merdeka itu bebas, bebas dari penjajahan. Tetapi klo diartikan bebas melakukan apa saja, itu berbahaya. Karena mengisi kemerdekaan bukan berarti bebas berbuat sesuka hati. Tetapi bebas yang bertanggungjawab.
Klo merdeka itu libur, ya memang kebijakan pemerintah saat ini seperti itu. Yang pasti siapa sih nggak demen sama libur?… jangankan anak sekolah, lha wong kita2 juga suka bingit. Tapi yang harus diantisipasi adalah pemahaman mendasar tentang arti merdeka itu harus terpatri di generasi muda saat ini. Karena merekalah yang akan menjadi pengisi kemerdekaan pada waktu selanjutnya.
Para pendidik, guru dan orangtua… maksudnya kita juga udah pada jadi orangtua lho…. jiwa boleh muda tapi kenyataan memang sudah jelas bukan pemuda lagi karena anak-anak pasti komplen. Anak kita wajib bin musti dididik dan diberi pemahaman tentang makna merdeka.
Udah dulu yach, moo ikutan upacara dulu nich. Trus baru daftar balap karung dan panjat pinang.
Yang pasti…. Saya sependapat bahwa MERDEKA itu Kebebasan, tapi Kebebasan yang bertanggung jawab.
Hatur nuhun(Akw).
Merdeka itu berani mengungkapkan pendapat secara bebas, santun namun tetap bertanggungjawab.
Merdeka itu hadiah terindah dari ALLAH SWT.
DIRGAHAYU INDONESIA AKU..
LikeLike
Amiiin Yaa robbal alamin…
LikeLike
Merdeka atau “Merdeka”
LikeLike
Atau?….
LikeLike
Merdeka itu adalah anugrah
Anugrah adalah pemberian
Pemberian itu harus dijaga dan dipelihara. “Merdeka”
LikeLike
Mari kita jaga dan pelihara….
LikeLike
Merdeka ituuu Merdeka : bebas, tdk ada unsur tekanan dari pihak manapun juga, gitu x juragan yaaa hehe…duka ketang ahhhh hihihi
LikeLike
Muhun tiasa beéh. Aya oge merdéka teu ceunah upami nguseup tos teu di carék ku bojo héhéhé.
LikeLike
merdeka adalah wareg teuing tuang wa haji hehehehe
LikeLike
Kamerkaan ta maah..
LikeLike
hehehehe ,leres saur murang kalih wa haji…..merdeka adalah libur
LikeLike
Libur dan lomba ngalebetkeun botol kana paku 🙂
LikeLike