Sanitasi bersemi di Malabar

Corat coret tentang sosialisasi Pokja Sanitasi Provinsi Jawa Barat.

Photo : Dokumentasi Pribadi

Pagi sedikit beranjak siang, bergulir waktu tak pernah sedetikpun terdiam. Hadirinpun sudah bersiap untuk memulai perhelatan yang diberi judul sosialisasi Kep.Gubernur Jabar Nomor 660/Kep.576-SPIBUMD/2017 tentang Kelompok Kerja Sanitasi Daerah Provinsi Jawa Barat bertempat di Ruang Malabar, Basement Gedung Sate.

Meskipun para punggawa Sanitasi yang tergabung dalam Tim Sapatu41 tidak bisa hadir secara lengkap, tetapi komunikasi tetap terjaga berkat kemajuan teknologi. Khususnya WA grup sanitasi Jabar yang selalu on minimal untuk say hellow dan sisanya berbagi info tentang seabreg aktivitas lintas OPD yang mengusung semangat sanitasi.

Jika merujuk ke pemerintah pusat yang menjadi jargon adalah PRogram PPSP (Percepatan Pembangunan Sanitasi Pemukiman), untuk di Jawa barat memiliki keunikan dan originalitas karena sudah memiliki roadmap yang jelas dan terukur yang disebut RAM-IP poin16 yaitu ‘Sanitasi Lingkungan Kabupaten/Kota’, itu tercantum dalam SK Gubernur Jawa barat Nomor 500/Kep.66-Org/2014. 

RAM-IP itu singkatan dari Rencana Aksi Multi Pihak Implementasi Pekerjaan yang memuat 37 Program dan kegiatan unggulan Provinsi Jawa Barat. Jadi sebuah payung hukum yang memberi ruang untuk bekerja lintas dinas nyebrang OPD untuk mensukseskan banyak hal wabil khusus tentang sanitasi.

Pembagian bidang mencakup 5 aspek yaitu Perencanaan; Pendanaan; Teknis; Kesehatan, Komunikasi & pemberdayaan masyarakat; Monitoring Evaluasi dan Sekretariat.

Jika di tahun-tahun sebelumnya yang menggawangi itu adalah Bappeda-DisPerkim-Dinkes-DisLH-BiroSPIBUMD + Satker dan Konsultan. Dengan Kepgub terbaru ini pelibatan OPD semakin marak dan menggairahkan dengan bergabungnya Diskominfo, DisPemberdayaanMasyDesa, DisSDA, DisDik, BPKAD dan saudara kandung beda ibu lain bapak yaitu Biro Produksi & Industri.

Diskominfo akan menjadi pintu pembuka untuk akselerasi informasi tentang sanitasi melalui website resmi jabarprov.go.id ataupun menjadi materi dalam agenda jukrak (pertunjukan rakyat).

DisPemberdayaanMasyDesa dengan fungsi koordinasi dan pembinaan 5.320 Desa di seluruh Jabar khususnya urusan Pasyandu, Pamsimas hingga para kader yang menjadi saniter. Meskipun kewenangan provinsi terbatas karena sekat otonomi daerah, tetapi hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk bagaimana tetap bisa mensosialisasikan dan memberi pemahaman tentang pentingnya sanitasi ini.

Dinas Pendidikan jelas menjadi wajib untuk mengusung program sanitasi ini karena generasi penerus tingkat pelajar ada disini. Maka sangat perlu doktrin sanitasi ini melekat di benak menempel di sanubari siswa siswi para pelajar yang akan mewarnai nasib negara indonesia di masa yang akan datang.

Dinas Sumber daya air adalah dukungan untuk penyediaan air baku yang menjadi faktor penting dalam bersanitasi. Ditambah peran BPKAD yang diharapkan selain muara dalam mekanisme penganggaran juga sebagai pengatur pengelolaan keuangan khususnya program sanitasi yang mayoritas melalui pola Bankeu ke Kabupaten/kota.

Photo : FB pa Lucky

Diskusi terus berlanjut dan pendamping setia yakni pak Takdir, Bu Vivi dan bu Ajeng memberi semangat untuk terus membahas tentang pokja sanitasi ini. Sementara smartphone disimpan dulu karena di FB begitu beraneka indahnya photo tentang keindahan Ciletuh geopark yang dijelajahi pa Kombes Lucky hari ini. Terus bu Eva sedang cuti dan ibu Kombes dari dinkes dan Bappedapun terbentur agenda yang lebih prioritas. Termasuk bapa Kasatker pencetus ide ‘-sapatu41-‘ yang belum direalisasikan wae.

Photo : Dokumen Pribadi

Sebuah kenangan acara Kick off meeting bulan April  2017 menjadi penghibur kehampaan ini sehingga tetap bisa tersenyum meskipun kangen membuncah. 

Serta mantera Pokja Sanitasi Jabarpun berkumandang yaitu :

Penganggaran TERDISTRIBUSI

Informasi TERINTEGRASI

Tata Kerja SINERGIS

Sasaran OPTIMIS REALISTIS
Hatur nuhun (Akw).

Author: andriekw

Write a simple story with simple language, mix between Indonesian and Sundanese language.

14 thoughts on “Sanitasi bersemi di Malabar”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s