Ber-Levitasi di Pulau Belitung

Akhirnya sebuah cerita tentang kami, grup dadakan yang senang loncat-loncat meski usia sudah tidak muda tuk wujudkan photo-photo levitasi kami

Demi mewujudkan mimpi bersama untuk dapat menghasilkan photo levitasi terbaik kami, maka disaat yang memungkinkan di sela pekerjaan yang bejibun, kami berusaha membuat photo levitasi terbaik versi kami.

Agar hasil photo levitasi kami tidak terlalu mengecewakan maka lokasi pemotretan harus yang kereen. Meskipun kami kurang berhasil atau tidak berhasil melayang… yaa minimal jump shot di dapat atau paling minimal lokasi dan pemandangan yang ada tidak kalah ciamik.

Baca juga : 

  • Mimpi & persiapan betLevitasi

Maka…… eksotisme Pulau Belitung menjadi pilihan kami yang kebetulan mendapat kesempatan berkunjung ke sini dalam rangka menunaikan pekerjaan. Suatu kebetulan atau keberuntungan?… yang pasti harus disyukuri dan ditafakuri.

Perkenalkan anggota levitasi kami yaitu :
1. Mr P

Anggota kami yang pertama mr P, orangnya humoris dan pantang menyerah, kuat mental diketawain banyak orang tapi tetap cool. Wajah sumringah dan ceria. Berlokasi di pantai putih Pulau Lengkuas Belitung, loncatannya begitu membahagiakan kami.

Akhirnya nyerah setelah 25x loncat, “Nanti dicoba besok setelah tenaganya pulih kembali”, ujar Mr P sambil telentang ngos ngosan di pantai.

Dan…. ternyata kata-katanya menjadi kenyataan. Dengan background replika SD muhammadiyah Gantongnya Andrea Hirata, mr P berhasil loncat dan menghasilkan jump shot ciamik di dekat bendera. Hebaat!!!!

2. Mrs L

Dia anggota baru tetapi cepat belajar, mungkin juga karena tubuhnya ringan sehingga berhasil meloncat meski belum sepenuhnya melayang.
Good job mis!!

3. Mr K

Ini anggota lama dan sudah sehati dengan penulis sehingga cukup lompat sekali sudah berhasil melepas pijakan di pantai.

Tapi ternyata susah juga, semua butuh pengorbanan no pain no gain ceunah dan akhirnya berhasil melayang di atas pasir pantai Lengkuas Belitung.

Selanjutnya posisi hormat bendera berhasil didapatkan di halaman SDnya Laskar Pelangi meski belum sempurna berlevitasi yaa… minimal sudah mendekati.

4. Mr L

Ini sih jump shot, tapi lumayan untuk pemula. Dan ekspresinya sangat cocok seperti yang di kejar monster laut… tulung.. tulung.

5. Mr A

Sebut saja begitu, penulispun harus berpeluh dulu sebelum dapat gerakan loncat yang membanggakan.
Jump shot di pasir putih Pantai Lengkuas Belitung.

(Hampir) levitasi di SDnya Laskar Pelangi, tapi kok jadi bantet yaa?….

Lokasi di Kecamatan Gantong Belitung Timur.
Itulah cerita tim levitasi kami yang bernama PLLAK team, gabungan dari nana-nama depan kami.
Salam melayang

Salam jumpshot

Salam Levitasi
Ciaooo….

@andriekw 

Belitong15160617

Mimpi bikin photo Levitasi

Tulisan iseng demi sebuah mimpi menghasilkan photo levitasi

Niatnya ngikutin grup photograpy yang membuat photo melayang, melawan gravitasi. Grupnya disebut aliran levitasi. Untuk mewujudkan hal tersebut ternyata banyak faktor penentu. Diantaranya :

1. Niat.

Niat ini adalah faktor strategis utama karena bisa mendongkrak keinginan serta memberi motivasi lebih kepada siapapun yang ingin menghasilkan gambar photo levitasi terbaik. 

2. Daya tahan phisik.

Daya tahan phisik menjadi hal yang diperhitungkan karena proses pengambilan gambar harus didukung kemampuan loncat – loncat dan loncaaat yang mumpuni.

3. Tidak pemalu

Nah perilaku pemberani menjadi penting, apalagi pas lincat-libcat depan orang banyak. Klo anak kecil sih dimaklum atau Abege. Klo orang tua mah ntar disangka masa kecil tidak bahagia. Tapi demi hasil yang endeees blegedes mantaab, rasa malu ditekan dan loncaaat.. jepret.

4. Sarapan 

Faktor penting adalah isi perut dengan sesuatu, minumal segelas teh hangat atau kopi hitam tanpa gula. Jangan terjebak sarapan itu nasi dan kawan-kawannya lho guys. Bisa juga cuman setetes madu ditambah 2 sendok Virgin Coconut Oil. Ciaooo…

5. Pakaian

Harus diingat bahwa pakaianpun harus yang berbahan kuat. Khawatir pas melompat dengan gerakan tiba2 langsung robek, apalagi depan orang banyak. Bisa jadi bahan tertawaan dan memori kelam seumur hidup.

6. Kamera

Peralatan yang ideal adalah Kamera LSR atau D-LSR tapi asumsi itu bisa salah, karena dengan kamera smarphonepun bisa hasilkan photo levitasi yang bagus. Tinggal menghafalkan shutter lag nya dan pencahayaan yang pas, jadi deh.

7. Jempol sensitif.

Jadi sang ibu jari wajib banyak berlatih untuk memencet shotter atau layar Hape tepat waktu, karena urusannya detik demi detik.

Catatan terakhir adalah jangan terjebak dengan jump shot alias photo loncat. Levitasi itu loncat dengan seni, yaitu ekspresi datar, pakaian tidak tersingkap tetapi mengambang diatas bumi.

Udah ah segitu dulu.

@andriekw Cimohay_170617