Berburu Sunset di Pantai Tanjung Tinggi Pulau Belitung

Reportase sederhana berburu sunset di Pantai Tanjung Tinggi Pulau Belitung

Sore menjelang disaat raga menjejak area pantai tebing tinggi. Suasana relatif sepi dengan cuaca yang begitu bersahabat, sejuk dan sendu. Satu conter pengrajin

 batu satam menyambut kedatangan kami, menawarkan sensasi dongeng bahwa batu satam berwarna hitam itu adalah meteor yang pernah mendarat di bumi belitung. Wallahualam bisshowab.

Deretan batu granit menjulang menutupi hamparan keindahan. Menyambut dingin dan sunyi tetapi sungguh menarik hati. Disinilah sejarah  novel Andrea Hirata bermula. Kaki terus menjejak dengan cepat karena khawatir terlambat untuk menangkap detik penting rutinitas alam yang harus di abadikan.

Setelah meliuk dan menyelinap di sela-sela bebatuan. Kami seakan tertelan batu – batu raksasa yang siaga beratus tahun mula. Semua wajah ternganga melihat sajian sunset yang begitu menggugah asa. Warna kuning keemasan sang mentari menggapai ramah diangkasa serta terpantul sempurna di air laut yang tenang penuh cinta.

Batu-batu granit besar berkumpul dan membentuk kebersahajaan yang penuh sensasi. Hampir semua terpana dan berebut mengabadikan suasana atau siluet diri di ujung pantai tebing tinggi.

Naluri alami memberi instruksi kepada kaki untuk beranjak keluar dari kerumunan rombongan yang berebut selfi. Belok ke kanan mengikuti petunjuk arah, menjejak sejarah kaki-kaki mungil laskar pelangi yang bergembira mengisi hari. 

Segera menyelinap melewati gundukan batu. Disambut pemandangan air laut yang terjebak oleh bebatuan membentuk sensasi kolam jernih penuh keindahan. Ada seseorang yang sedang juga menikmati pemandangan, tak pelak ikut terabadikan.

Lalu bergerak lagi memanjat sedikit demi sedikit hingga tiba di ujung batu terbesar yang bersentuhan dengan permukaan laut, rasa syukur berkumandang dalam jiwa. Sungguh indah ciptaanMu Yaa Allah, terima kasih sudah memberi kesempatan waktu menikmatinya.

Duduk bersila sambil terus gumamkan dzikir, tak henti untuk memujiMu. Sesaat tersadar untuk segera mengabadikan momen penting ini sebelum rekan rombongan datang dan kembali berebut mengambil gambar. Segera Samsung A5 beraksi mengabadikan suasana yang begitu seksi memanjakan hati. Setelah puas berselfi diri segera memohon dalam doa, agar yang datang pertama adalah yang pintar memotret dengan gadget kekinian.

Jrengg…. doa langsung dikabul. Yang datang mbak tri sang guide ceria. Tanpa basa basi karena saling mengerti fungsi, langsung Samsung A5 beraksi mengabadikan diri bersama mentari yang semakin bersinar abadi.

Setelah selesai tidak lupa berucap terima kasih dan bergegas pergi karena anggota rombongan berduyun datang untuk berebut mengabadikan momen tenggelamnya mentari di pantai Tanjung Tinggi.

Note : Lokasi Pantai Tanjung Tinggi berdekatan dengan Lokasi Pantai Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung sekitar 26 km dari pusat kota Belitung Tanjung pandan dengan lama perjalanan 30 menit.
@andriekw 160517

Rumah Keong di Belitong

Sebuah kisah tentang salah satu spot wisata di pulau Belitong

Disaat bus kencang bergerak menuju arah mesjid untuk mengantar kami menunaikan ibadah shalat jumat. Di sebelah kiri terlihat terlihat empat bangunan lucu berwarna krem, setengah lingkaran dan seperti bergaris-garis. Spontan pertanyaanpun berhamburan, “Tadi bangunan apa yach?”.

“Itu rumah keong”, jawab mbak putri, guide setia selama kami beredar di Pulau eksotis ini. Mbak putripun melanjutkan, “Itu tempat wisata baru, ada yang menyebut rumah keong tetapi juga ada yang menyebutnya rumah rotan. Juga disebut dermaga Kirana. Nanti setelah sholat jumat kita menuju ke sana”. Semua mengangguk setuju. Bis akhirnya berbelok memasuki pelataran mesjid dan kami berhampuran menuju tempat wudhu untuk memenuhi syarat sebelum sholat jumat.

Sholat jumat sudah selesai, tidak ada aktifitas makan siang karena ini bulan puasa bulan ramadhan yang merupakan bulan istimewa bagi umat islam. Bus bergerak pasti melahap jalanan yang tidak terlalu ramai, meliuk gesit menuju tempat yang tadi menimbulkan kepenasaran kami. Hanya butuh 9 menit perjalanan, bus hijau berbelok arah kanan dan tiba di halaman luas hamparan tanah keras berwarna coklat. Bus hijau segera bersandar mendekati pepohonan demu mendapat sedikit sentuhan keteduhan.
Ternyata betul rumah keong adalah tempat wisata baru, yang dibangun dipinggir rawa yang sekaligus memiliki fungsi dermaga. Namanya kereen, dermaga Kirana, mengingatkan pada judul lagu Dewa 19. 

Bangunan krem yang berbentuk mirip rumah keong dibangun dengan kobstruksi baja yang dililit oleh rotan. Rasa penasaran meraba rotan yang terjalin nyaris sempurna. Tetapi saat telapak tangan bersentuhan, terasa permukaan rotan terasa halus. Maka rabaan meluas karena rasa penasaran, akhirnya muncul sebuah kesimpulan bahwa ini bahan sintetis berbentuk rotan, mirip bingitt apalagi kalau dari kejauhan.

Setelah berkeliling di dalam rumah keong, kaki menjejak menuju dermaga. Tersaji pemandangan alam yang memanjakan mata, bentangan air bening rawa memanggil untuk sejenak bercengkerama. Beberapa perahu bersandar, siaga untuk mengantarkan pengunjung yang ingin beredar mengelilingi kawasan rawa dengan biaya Rp. 250 Ribu per perahu dengan kapasitas sampai 10 orang. 

Ada juga perahu kecil warna warni yang gunakan tenaga kayuh. Tetapi sementara hanya menjadi penghias warna berbalut ceria. Tapi kalau mau nekat mungkin bisa digunakan hanya saja resiko tanggung sendiri.

Setelah mengabadikan berbagai pemandangan yang begitu memanjakan hati. Akhirnya waktu jua yang membatasi semua kesenangan ini, apalagi jadwal pesawat di bandara tidak mau kompromi untuk menunda. Langkah kakipun perlahan membawa raga meninggalkan area dermaga kirana.

@andriekw 160517

KEK pariwisata di Kab. Belitung

Laporan Kunker KEK Pariwisata Prov Jabar tanggal 15-16 Juni 2017 ke KEK Tanjung Kelayang di Kab. Belitung Provinsi Bangka Belitung.

Kegiatan diikuti oleh :

Pemprov Jabar : AsEkbang, KadisPerkim, KadisHut, KadisBun, KadisBun,KabiroDalbang, sekbanBP2D, SekdisKanla, BiroSPIBUMD. Pemkab Skbumi, Pangandaran & Sumedang. P feri + Topan PT Jasasarana, Alfian + Atikah BIJB, Saeful BJB, P agus PD Jawi, Arina R PT KCIC, BU Pangandaran.

Kegiatan Hari I, 15 Juni 2017

Pertemuan dg Bupati Belitung & Jajaran serta Kasubdit Asdep Kemenpar pa Burhan membahas ttg :

1. Best practise Pemkab Belitung dalam mewujudkan KEK Pariwisata Tanjung Kelayang dalam waktu yang singkat hingga turun PPnya (kurun waktu 1 tahun)

2. Syarat penting KEK pariwisata agar segera terwujud ada 2 yaitu : Komitmen dan Kesediaan lahan.

3. Komitmen yg utama adalah leadership dari Bupati beserta jajaran SKPDnya khususnya Dinas pariwisata, unsur Swasta yang fokus mewujudkan bidang pariwisata sera memahami secara utuh potensi yang dimiliki daerah.

4. Pengusul adalah Badan usaha yg berbentuk Konsorsium serta memiliki semangat untuk memajukan daerah.

5. Rencana aksi untuk mewujudkan KEK pariwisata ini sudah berproses 10 tahun lalu dengan roadmap yang jelas dan fokus di satu bidang.

6. Meskipun APBD terbatas, tetapi SKPD bahu membahu untuk mendukung bidang pariwisata serta melobi provinsi dan pusat untuk dukungan anggaran.

7. Melobi pemerintah pusat & pihak lain untuk menjadikan pulau belitung sebagai tempat diselenggarakannya even – even nasional dan internasional sehingga lebih dikenal juga didukung penganggaran untuk pembangunan sarana prasarana infrastruktur yg mendukung.

8. AsdaEkbang prov Jabar menjelaskan maksud dan tujuan kunjungan dalam rangka percepatan penyusunan proposal dari 6 KEK pariwisata yang akan diusulkan serta  memperkenalkan Tim kordinasi dan Tim perintis KEK pariwisata di Jawa barat.

Hari ke II, 16 Juni 2017

Kunjungan ke Lokasi proyek KEK Tanjung Kelayang dan Objek wisata.

1. Pertemuan dg manajemen proyek KEK pariwisata Tanjung kelayang bp Andri dari PT Belpi untuk Proyek pembangunan Hotel & resort oleh Sheraton grup 120 kamar dengan kondisi sedang perataan lahan dengan luas 7,8 Hektar.

2. Kemudahan yang diterima dari investor dlm format KEK adalah : insentif pajak untuk import bahan2 pembangunan, kemudahan perijinan spt ijin lokasi & IMB, kemudahan perijinan untuk konsultan dan pekerja dari luar negeri.

3. Dilanjutkan dengan mengunjungi objek wisata ke Pulau Lengkuas, pantai Tebing tinggi, pantai Tanjung pendam, musium kata & kecamatan Gantong kab. Belitung timur.

Informasi tambahan :

Pulau Belitung terdiri dari 2 kabupaten yaitu Kab belitung & belitung timur dengan jumlah penduduk 300 orang. Dg bandaranya

Bandara Hanajuddin Tj Pandan yang melayani 9x penerbangan ke jakarta.

Demikian laporan kami.

Wassalam